Kancah balap Formula 1 di musim 2014 kali ini sukses membawa beberapa kejutan besar seiring diterapkannya seabrek regulasi baru termasuk penggunaan mesin V6 turbo-charged yang menggantikan mesin V8 yang digunakan di musim 2013.
Penasaran kejutan apa saja yang terjadi di balap Formula 1 2014 setidaknya hingga pertengahan musim kali ini? Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Secara mengejutkan, Mercedes mampu membuat paket mesin V6 1.6L dengan turbo charger yang sangat mumpuni dan membuat tim pengusung mesin Mercedes begitu digdaya di musim 2014 kali ini.
Tercatat 9 kemenangan dari 10 seri yang telah berjalan di musim balap Formula 1 2014 kali ini dimenangkan tim pengusung mesin Mercedes. Bahkan 9 dari 10 seri ini, podium keduanya juga diisi pembalap yang menggeber mesin Mercedes.
Advertisement
Kembalinya Raikkonen ke tim Ferrari di musim 2014 ini awalnya sempat membuat media memprediksikan jika Ferrari bakal kuat di atas lintasan. Namun kenyataannya hingga jeda tengah musim 2014, baik Alonso terlebih raikkonen masih sulit untuk mengejar Mercedes AMG Petronas sebagai tim terbaik di atas lintasan saat ini.
Raikkonen sendiri malah tampil buruk dan belum pernah sekalipun finish di depan Alonso. Tercatat saat ini Raikkonen tertinggal 78 poin dari rekan setimnya dan 171 poin dari pemimpin klasemen sementara, Nico Rosberg. Posisi terbaik yang pernah dicapai Raikkonen di musim balap 2014 ii adalah dengan mengakhiri balap di posisi ke-7.
Advertisement
Kejutan lainnya yang terjadi di musim 2014 ini adalah dengan meningkatnya kecepatan dan performa mobil tim Williams.
Kegemilangan prestasi tim Williams ini sendiri bermula ketika mereka memutuskan untuk mengganti pemasok mesin mobil mereka dari Renault ke Mercedes di akhir musim 2013 lalu. Hasilnya, pembalap mereka Filipe Massa dan Valtteri Bottas mampu tampil apik.
Sepanjang paruh pertama musim, Bottas mampu dua kali naik podium ketika finis di posisi kedua pada GP Jerman dan Inggris. Selain itu Massa juga hampir selalu finis di posisi 10 besar di musim kali ini. Hasilnya saat ini Williams berhasil menduduki posisi ketiga dalam klasemen konstruktor.
Advertisement
Juara dunia empat kali secara beruntun, Sebastian Vettel juga secara mengejutkan tampil melempem di sepanjang paruh musim 2014 kali ini.
Vettel yang sangat mendominasi di empat musim balap Formula 1 harus rela menjadi pembalap kelas dua dan tak mampu bersaing dengan Hamilton serta Rosberg yang seperti bereda di planet lain untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Bahkan, Vettel yang biasanya selalu tak terhentikan di setiap seri balap kini malah kalah bersinar dengan rekan barunya Daniel Ricciardo yang sukses menjadi juara di GP Kanada. Vettel pun kini tertinggal 25 poin dari Ricciardo di klasemen pembalap Formula 1 musim 2014.
Advertisement
Kejutan kelima yang hadir di balap Formula 1 musim ini adalah hilangnya hingar bingar suara mesin yang identik di setiap seri balap jet darat.
Penggunaan mesin yang lebih kecil dengan mengurangi jumlah silinder harus berdampak pada senyapnya suara mesin mobil Formula 1 saat ini.
Memang suara mesin V6 dan V8 (yang digunakan di musim 2013) tak beda jauh jika dilihat dari kebisingannya, namun pitch dari suara mesin lah yang jauh berbeda. Mesin V6 cenderung lebih berat, sedangkan mesin V8 terdengar lebih melengking seperti suara lebah yang sedang terbang dengan kecepatan penuh.
Advertisement
Begitu superiornya mesin V6 PU106A buatan Mercedes juga berimbas pada dominannya performa tim Mercedes AMG Petronas sebagai tim utama Mercedes di ajang Formula 1.
Bahkan dari 10 seri yang telah digelar di musim 2014 ini, duet Hamilton dan Rosberg berhasil menyabet sembilan podium tertinggi dan hanya Ricciardo yang berhasil mencuri hegemoni tim Mercedes dengan memenangi GP Kanada.
Rosberg pun saat ini berhasil menjadi pemimpin klasemen pembalap di musim kali ini sedangkan Hamilton menguntitnya di posisi dua klasemen.