Kemenpora Gelar Kegiatan Pemuda Mengkaji

Minggu, 6 Oktober 2019 16:37 Reporter : Bagus Suryadinata
Kemenpora Gelar Kegiatan Pemuda Mengkaji Kemenpora Gelar Kegiatan Pemuda Mengkaji. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemenpora menggelar kegiatan Pemuda Mengkaji dengan tajuk Millenial Bersatu Indonesia Maju di Shopping Avenue, Jakarta, Sabtu (5/10) sore. Untuk menjaga persatuan, teknologi informasi harus dimanfaatkan dengan maksimal.

Pembicara dalam kegiatan ini ialah Staf Khusus Presiden Ali Mochtar Ngabalin dan Asiten Deputi Kemenpora Abdul Rafur. Menurut Ali Ngabalin, untuk membangun bangsa yang kuat, generasi milenial harus disiapkan menghadapi masa depan Indonesia.

"Kepercayaan, moral, pengetahuan, harus dimiliki oleh generasi muda bangsa ini. Karena legacy bagi negara ialah negara yang mampu menyiapkan generasi mudanya," kata Ali.

Namun, di tengah era digital, arus informasi menjadi tak terbendung dan banyak informasi yang salah, akhirnya keluar masuk tanpa filter. Akibatnya, provokasi mudah terjadi.

Apabila sudah terjadi provokasi, lanjut dia, maka masyarakat terutama anak muda akan mudah dibenturkan dan diadu domba. Salah satu pemicunya, ialah tak mampu menyaring segala informasi yang masuk via media sosial.

"Media sosial, ini tak bisa dipertanggung jawabkan. Beda dengan media mainstream. Untuk itu, yang harus menjaga ialah dirinya sendiri. Maka sebisa mungkin, harus bisa konfirmasi atau check and recheck," kata Ali.

Sementara itu, Rafur menegaskan bahwa generasi milenial harusnya mampu lebih pintar dalam menerima informasi.

"Peradaban manusia diukur dari pengetahuan, dan itu dari membaca buku. Jadi dengan banyak membaca, kita lebih bisa lebih mudah melakukan filterisasi," tutur Rafur.

Terkait millenial Indonesia, dia meminta agar jangan mudah kena berita hoaks yang menyebar begitu cepat.

"Ini yang harus diantisipasi, kita periksa informasinya. Anak muda harus cerdas, harus banyak membaca menambah literasinya, tak malu melakukan konfirmasi cepat sehingga bisa mudah mengerti. Generasi millenial harus selektif dan berpikir maju," tandasnya. [paw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemenpora
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini