Warna-warni Emosi Kongres Partai NasDem

Rabu, 13 November 2019 08:26 Reporter : Ahda Bayhaqi, Tri Yuniwati Lestari, Angga Yudha Pratomo
Warna-warni Emosi Kongres Partai NasDem Kongres Partai Nasdem. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Bergaya elegan dengan jas hitam, Surya Paloh berpidato di hadapan kader. Tidak seperti biasanya kerap meledak-ledak. Surya lebih santai dan banyak senyum menyampaikan gagasan politik di hari ulang tahun ke-8 Partai NasDem. Celetukan politik banyak dilontarkan. Membuat banyak kuping kawan politik kepanasan.

Banyak curahan hati Ketua Umum Partai NasDem terpilih itu disampaikan lewat pidato. Salah satunya terkait momen rangkulan dengan Presiden PKS Sohibul Iman beberapa waktu lalu. Menurut Surya, simbol pertemanan itu memunculkan beragam kecurigaan dalam perpolitikan tanah air.

Kecurigaan tentang rangkulan Surya dan Sohibul dimaknai sebagai sikap picik dalam pemahaman politik Indonesia. Sindiran itu terutama ditujukan kepada partai mengaku paling Pancasila. Ketum Partai NasDem ini memang tidak menyebut spesifik partai tersebut.

kongres partai nasdem

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh ©Liputan6.com/Johan Tallo

"Semua penuh dengan kecurigaan maka kita makin jauh dari nilai Pancasila. Pancasila sebagai pegangan, way of life, tapi ngakunya partai nasionalis pancasilais, buktikan saja," ujar Surya dalam pidatonya, Jumat pekan lalu.

PDI Perjuangan angkat bicara terkait sindiran Ketua Umum Nasdem Surya Paloh tentang partai mengaku pancasilais tetapi sinis dan curiga. Sebagai partai dengan memegang teguh konsep Pancasila, tuduhan Paloh terkait partai pancasilais terlalu emosional dan tak bermakna ideologis.

"Sehingga menurut saya, tuduhan SP soal partai Pancasilais pun menjadi terlalu emosional dan sama sekali tidak bermakna ideologis," ujar Politikus PDI Perjuangan Andreas Pareira.

Menurut Andreas, seharusnya Surya melihat bahwa Jokowi selaku pimpinan koalisi berharap partai pendukung tetap solid kendati pembagian kabinet tidak memenuhi harapan. Sehingga itu menjadi pesan penting sebagai salah satu partai koalisi pemerintah.

Bagi Surya, selama ini Partai NasDem memang masih muda. Untuk itu masih belajar dalam berkomitmen dalam tiap ucapannya. Untuk itu, dia mengatakan, jangan cuma lip service menyatakan paling setia mendampingi Presiden Joko Widodo.

"Jika ada ujian berat yang dihadapi Presiden jangan-jangan hanya Nasdem yang cuma bersama Presiden," tegas Surya.

Baca Selanjutnya: Bang Surya dan Bung Anies...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini