Di Bioskop Grand Theater, seorang proyeksionis bernama Danny Mulyana tinggal di sana. Dia sehari-harinya menjajakan DVD bajakan. Pada suatu hari di bulan perfilman Indonesia, dia kembali bernostalgia. Menulusuri kembali bioskop tempatnya bekerja dulu, dan mengenang masa-masa manis di ruang proyektor yang telah mati.
Nostalgia manis Sang Proyeksionis
Pada suatu hari di bulan perfilman Indonesia, dia kembali bernostalgia. Menulusuri kembali bioskop tempatnya bekerja dulu, dan mengenang masa-masa manis di ruang proyektor yang telah mati.
Advertisement
Rekomendasi