Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemburu kuis berhadiah mewah

Pemburu kuis berhadiah mewah Ilustrasi berburu hadiah. ©istimewa

Merdeka.com - Hobi mengikuti undian gratis berhadiah sudah dilakoni sejak berusia dini. Pertama kali sebuah majalah anak-anak mengadakan sayembara dibidiknya. Setelah itu, Endah Palupi seperti tak mau melewatkan kuis-kuis berhadiah utama. Pemburu kuis memang ditahbiskan buat dirinya.

Terhitung sudah ratusan kali dia mengikuti setiap undian yang ada. Mulai dari produk pakaian, makanan, sampai hanya produk jasa. Tak mau jadi pegangan hidupnya, puluhan hadiah mewah sudah digenggam berkali-kali.

"Alhamdulilah, sejak dulu memang suka sekali ikutin undian-undian, dari pertama kali seingat saya ikut kuis majalah bobo. Itu juga dapat hadiah walau cuma bingkisan menarik hadiahnya. Nasib saya selalu bagus," ujarnya saat berbincang dengan merdeka.com, pekan lalu di Jakarta.

Tak cuma bermodalkan nasib. Dia juga mengakui sebuah keahlian khusus juga harus dimiliki seorang pemburu kuis. Sayembara berhadiah sendiri mempunyai dua jenis modelnya. Pertama kuis dengan persyaratan dan kedua model undi."Kuis dengan penilaian dan penjurian harus cermat. Itu bisa dibilang harus mempunyai sedikit keahlian tertentu. Nah, kalau cuma undian, Alhamdulilah itu murni nasib saja," ujar wanita berusia 28 tahun itu.

Dia seorang wiraswasta, kegiatan berburu kuis dilakoninya sembari mengurus keluarga dan usahanya.

Semisal sayembara berhadiah dengan persyaratan biasa diadakan sebuah produk makanan. Endah harus benar-benar mengirimkan dengan ide yang tak biasa. Jika dengan undian tak ada trik khusus buat mengikutinya.

"Saya harus pikirkan foto selfie yang benar-benar lucu. Momen juga harus dilihat dan harus alami kan, kalau dengan kuis dengan syarat foto produk kayak gitu," kata ibu satu anak itu.

Berbeda lagi dengan Dju, namanya disamarkan. Sebagai bekas penjudi totok gelap atau akrab disebut Togel, sekarang gemar berburu undian gratis berhadiah jadi pemuas hasratnya sebab tak lagi bermain judi. Dia mengaku kuis-kuis produk yang muncul di media elektronik berhadiah mewah jadi incarannya.

"Sekarang togel sudah sulit, pengecernya sudah ditangkap polisi, ikut kuis-kuis kayak begini juga lumayan menantang. Walau tak sama persis (judi togel)," katanya tertawa di Jakarta.

Dari penelusuran merdeka.com, komunitas berburu undian gratis berhadiah memang mempunyai wadahnya masing-masing. Seperti di media sosial tertentu, mereka biasa sekadar berbagi informasi dengan sesama pemburu kuis.

Di ranah dunia maya contohnya, sebuah laman blog dengan nama pemburu kuis. Isinya sayembara berhadiah dengan periode per tahunnya. Semua persyaratan dan data undian ikut tertera di dalamnya. Berbeda lagi, dengan dunia twitter sebuah akun dengan nama yang sama yaitu pemburu kuis isinya cuitan-cuitan promosi dan informasi sebuah undian gratis berhadiah dengan hadiah utama. Produk dengan sayembara hadiah tertentu sering akun pemburu kuis sering mencuitkan berkali-kali.

Salah satu pemburu kuis, Endah Palupi memang mengakui adanya komunitas tersebut. Terkadang sesama pemburu kuis mereka memang saling mengenal. "Kita juga biasanya orang-orangnya itu saja. Atau kenalnya bisa juga melalui internet coba cari, nama pemenangnya benar atau enggak?" katanya. Sebab nama-nama pemenang undian gratis berhadiah harus dilakukan pengecekan kebenarannya melalui media sosial seperti akun facebook. Apakah asli atau cuma fiktif.

"Beberapa kali saya temukan, beberapa pihak penyelanggara buat kuis bohong-bohongan saja," ujarnya. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP