Fenomena Judi Online (4)

Licin bandar sembunyikan duit haram

Senin, 10 Februari 2014 09:26 Reporter : Arbi Sumandoyo, Pramirvan Datu Aprillatu
Licin bandar sembunyikan duit haram Judi online. shutterstock

Merdeka.com - Lambat laun togel saat ini menjadi kata kunci paling dicari lewat mesin pencari Google oleh publik di Indonesia. Orang tidak lagi harus mencari kios menjual kupon togel. Saban hari, miliaran uang masyarakat masuk ke ratusan nomor rekening melayani judi online.

Rekening-rekening itu, menurut sumber merdeka.com, dibuat di beberapa bank beroperasi di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Hasil penelusuran polisi dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), rekening itu tidak menggunakan nama bandar. Rekening dibuat dengan identitas asli milik orang lain tidak tersangkut mafia judi. Tetapi setelah dibuat, buku dan kartu atm-nya dipegang sang bandar judi.

Setelah duit terkumpul, bandar langsung menyedot secara tunai melalui ATM dan dialihkan pada rekening lain. Pemilik kartu identitas namanya dicatut hanya diberi fulus tidak sampai Rp 500 ribu untuk membuka rekening.

Sampai akhir tahun lalu, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia menemukan sedikitnya ada 140 rekening terkait judi online.

Seorang sumber di perbankan menyebut ada ratusan rekening terkait judi online di Indonesia. Misalnya di satu bank swasta nasional terbesar membuka cabang di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ada 500 rekening diduga digunakan untuk menampung uang judi. "Sudah mengirimkan seratus rekening mencurigakan kepada PPATK," katanya.

PPATK, kata sumber itu, saat ini terus menelusuri dana-dana itu, apakah hanya mengalir di dalam negeri atau keluar negeri. "Kalau ada atau tidaknya orang asing bermain, itu sedang kami cek. Saat ini belum kelihatan," ujarnya.

Hingga akhir Desember tahun lalu, perkembangan jumlah pelaporan ke PPATK makin meningkat. Kenaikan penerimaan laporan terutama terkait laporan transaksi keuangan mencurigakan mencapai 23,8 persen.

Paling tidak, PPATK sejak Januari 2003 sampai Desember 2013 telah menerima 13.979.815 laporan. Transaksi mencurigakan terkait judi online meningkat hampir 500 persen setiap tahun. Hasil telaah lembaga ini, sedikitnya sampai akhir tahun lalu ada 256 transaksi.

Biar duit haram judi tidak mengalir keluar negeri dan menambah kaya para bandar, PPATK dan polisi akan menyita aset mereka dengan menggunakan peraturan anyar dikeluarkan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Penyelesaian Permohonan Penanganan Harta Kekayaan Dalam Tidak Pidana Pencucian Uang dan Pidana lainnya. "Aturan ini akan segera diimplementasikan. PPATK telah melakukan penghentian transaksi," ujar sumber merdeka.com.

Baca juga:
Dari kupon sampai telepon
Berharap fulus dari Dewa Togel

Beradu nasib di dunia maya

Judi bola online beromzet Rp 8 M dibongkar, dua agen diciduk

Ketika togel lebih menarik dibanding Sinabung

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Togel
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini