Bisnis rumah mewah 1

Harga wah Perumahan Mewah

Rabu, 16 Maret 2016 06:15 Reporter : Mohammad Yudha Prasetya, Laurel Benny Saron Silalahi
Harga wah Perumahan Mewah Rumah pengusaha di Pondok Indah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tengoklah iklan di laman jual beli rumah di internet. Harga satu rumah di Pondok Indah bikin mata terbelalak. Paling murah Rp 20 miliar. Jika ada yang lebih murah, bisa dipastikan letaknya kurang strategis. Namun rumah itu masih ada dalam kawasan Perumahan Pondok Indah.

"Paling murah Rp 20 miliar," ujar Lusi, seorang broker rumah mewah saat berbincang dengan merdeka.com Selasa kemarin. Dia pun mengatakan, di perumahan masuk kawasan elit Jakarta Selatan itu juga ada yang lebih murah. "Ada Rp 12 miliar, itu belum termasuk buat kita sekitar 7 persen," katanya.

Di sebuah situs jual beli rumah, harga satu rumah di Pondok Indah saat ini bisa mencapai puluhan miliar. Rumah itu memiliki luas tanah sekitar 500 meter dengan bangunan dua lantai. Fasilitasnya pun di jelaskan, pertama mulai dari lokasinya yang strategis, jumlah kamar hingga penunjang lainnya seperti kolam renang.

"Kalau berminat bisa hubungi nomor saya," ujar si pemasang iklan meyakinkan. Untuk menarik pembeli, dia pun melengkapi rumah yang dijual itu dengan berbagai foto.

Keberadaan rumah-rumah mewah ini memang menjadi daya tarik perusahaan-perusahaan properti juga ikut melihat peluang. Apalagi dengan berdirinya perumahan-perumahan mewah itu juga tak luput dari fasilitas penunjang. Misal, Pusat Perbelanjaan, Sekolah hingga kawasan perniagaan.

Tengoklah Komplek Perumahan Mewah Kelapa Gading di Jakarta Utara. Komplek dulunya bekas rawa-rawa itu kini berjejer rumah-rumah elite. Meski setiap musim hujan beberapa kawasan ini ada genangan air dan banjir, rupanya Kelapa Gading masih memiliki minat tinggi di lirik konsumen. Buat memiliki rumah di kawasan ini paling tidak harus menyiapkan uang Rp 5 miliar. Itu pun dengan luas tanah sekitar 130 meter persegi.

Berdirinya rumah-rumah itu juga ikut menjadikan harga tanah di lokasi berdekatan dengan pemukiman elit itu juga ikut berdampak. Data Daftar Nilai Jual Objek Pajak juga ikut naik. Misalnya di daerah Jalan Kencana Permai Pondok Indah. Jika dulu harga NJOP nya sekitar Rp 8 juta per meter persegi, kini harganya pun mencapai Rp 28, 8 juta. Daftar NJOP DKI Jakarta 2014 memperkirakan kenaikan itu sekitar 260 persen.

Jika di harga tanah di Pondok Indah nilai jualnya mencapai Rp 28 juta, berbeda dengan daerah Kelapa Gading. Kini harga tanah di Kelapa Gading sekitar Rp 10 juta sampai Rp 13 juta. Harga itu pun ditentukan oleh lokasi. Jika letaknya lebih strategis, harga Nilai Jual justru lebih mahal. Itu belum seberapa harganya. Harga tanah di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat mencapai Rp 75 juta per meter persegi.

"Dari harga tanah di Jakarta, kawasan Thamrin itu paling mahal. Itu sekitar Rp 75 juta/m2," ujar Wakil Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Sumantri semalam.

Namun Wakil Ketua Umum DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Theresia V. Rustandi, punya penjelasan lain soal keberadaan rumah mewah di Jakarta. Menurut dia, setiap wilayah di Jakarta memiliki peminatnya sendiri. Misal di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Daerah ini kata Theresia tidak masuk dalam kategori kawasan elit, namun Lebak Bulus merupakan daerah favorit.

"Tetapi kalau dikatakan daerah elit, ya mungkin di situ bukan daerah elit, tetapi jadi favorit. Jadi beda-beda," ujar Theresia saat ditemui di kantornya pekan lalu. Dia pun menjelaskan sejatinya setiap daerah memang memiliki pasar masing-masing. Theresia pun menegaskan jika setiap kawasan memiliki kelas tersendiri yang kemudian dianggap masuk kategori kawasan elit.

"Misalnya Anda bilang daerah Utara itu wilayah favoritnya di mana ? Mungkin buat orang Chinese dan orang Medan, kawasan itu memang favorit sekali. Tetapi kan mereka kalau di suruh beli di Pondok Indah mana mau ? Jadi konteks elitnya itu memang sendiri-sendiri, dan ada karakteristiknya sendiri masing-masing daerah itu,"

ujarnya. [arb]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini