Tinggalkan Kota demi Temani Orang Tua, Pemuda Ini Sukses Jadi Dosen dan Kelola Puluhan Kolam Ikan di Kampung

Lulusan pascasarjana UGM ini rela lepaskan peluang berkarier di perkotaan demi menemani orang tuanya di rumah

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Tinggalkan Kota demi Temani Orang Tua, Pemuda Ini Sukses Jadi Dosen dan Kelola Puluhan Kolam Ikan di Kampung
Tinggalkan Kota demi Temani Orang Tua, Pemuda Ini Sukses Jadi Dosen dan Kelola Puluhan Kolam Ikan di Kampung (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Akbar, lulusan Magister Hukum UGM meninggalkan cita-citanya bekerja di kota besar bahkan luar negeri demi menemani orang tuanya. Ia ingin mendampingi masa tua sang ayah di kampung halamannya di Tulungagung, Jawa Timur.

Tinggalkan Cita-cita

Saat pandemi, Akbar yang tengah berada di Yogyakarta terus-menerus memikirkan keberadaan orang tuanya di Tulungagung. Gentingnya situasi pandemi yang menelan banyak korban jiwa membuat ia tergerak untuk pulang ke kampung halaman. Ia ingin membersamai orang tuanya yang sudah lanjut usia. 

"Idealisme untuk bekerja di kota besar atau luar negeri mulai luntur karena pandemi. Saya ingat bapak saya di rumah," ujarnya.

Susah Dapat Kerja

Susah Dapat Kerja
Dok. Istimewa

Pulang ke kampung halaman dengan ijazah S2 sempat membuat Akbar kebingungan mencari pekerjaan. 

"Ijazah S2 di Tulungagung peluang kerjanya apa, saya sempat mengalami kesulitan mendapat pekerjaan," ungkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Rupanya niat mulia Akbar menemani orang tua diganjar keberkahan. Ia kemudian diterima sebagai dosen luar biasa sebuah kampus negeri di Tulungagung, Jawa Timur.

Bahagia

Sejak pulang kampung, Akbar mengaku hidup bahagia. 

"Hidup saya sudah cukup bahagia untuk saat ini, dekat dengan orang tua, bisa bekerja. Kebahagiaan kan tidak diukur dari materi," terang Akbar, dikutip dari YouTube PecahTelur. 

Hidup bahagia, imbuh Akbar, saat di mana seseorang tidak punya rasa iri terhadap kehidupan orang lain.

Kelola Puluhan Kolam Ikan

Kelola Puluhan Kolam Ikan
Dok. Istimewa

Kini, selain bekerja sebagai dosen, Akbar menemani ayahnya mengelola puluhan kolam ikan patin dan gurami.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Akbar bertekad memaksimalkan usaha budi daya ikan milik orang tuanya. Ia mengikuti pelatihan di BLK untuk menambah ilmu tetang budi daya ikan.

(Foto: YouTube PecahTelur)

Marjiani, ayah Akbar, mengaku senang anaknya mau menemani masa tuanya di kampung halaman.

Rekomendasi