Tanda-Tanda Menopause Dini dan Perawatannya, Wanita Wajib Tahu
Merdeka.com - Menopause adalah fase di mana wanita berhenti mengalami menstruasi. Idealnya, wanita akan memasuki fase menopause di usia awal 50-an. Namun, tak sedikit juga wanita yang mengalami menopause dini atau menopause sebelum waktunya pada 40-an.
Penyebab menopause dini bermacam-macam. Di antaranya karena faktor genetik, penyakit atau prosedur medis. Tanda-tanda menopause dini pun bisa diidentifikasi untuk memudahkan penanganannya.
Tanda-tanda menopause dini yang paling umum biasanya adalah tubuh yang terasa panas tiba-tiba, keringat berlebihan di malam hari, vagina yang kering, dan masih banyak lagi. Berikut ulasan selengkapnya.
Tanda-Tanda Menopause Dini

©www.express.co.uk
Menopause dini adalah menopause yang terjadi sebelum usia 45 tahun. Menopause dini ini sendiri diketahui terjadi pada sekitar 5% wanita, dikutip dari Web MD. Beberapa wanita bisa saja mengalami mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur selama beberapa tahun sebelum fase menopause terjadi.
Siklus menstruasi yang lebih panjang atau lebih pendek, bercak di antara periode menstruasi atau perubahan perdarahan vagina seringkali merupakan beberapa tanda awal menopause. Ada banyak tanda-tanda menopause dini yang dapat terlihat dan dirasakan, di antaranya adalah sebagai berikut;
Stres dari aktivitas sehari-hari, pekerjaan, atau peristiwa kehidupan lainnya bukanlah alasan utama seorang wanita mengalami menopause dini. Jika Anda merasakan stres yang mengganggu kehidupan sehari-hari atau kebahagiaan Anda, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan tentang gejala yang terasa untuk mendapatkan perawatan yang membantu Anda mengelola stres.
Penyebab Menopause Dini
Terdapat cukup banyak penyebab menopause dini. Beberapa di antaranya adalah pengobatan kanker, pembedahan, atau kondisi kesehatan tertentu. Namun terkadang, penyebabnya tidak diketahui.
Apa pun yang merusak indung telur atau menghentikan tubuh Anda membuat estrogen dapat menyebabkan menopause. Menopause dini juga memiliki banyak gejala yang sama dengan menopause yang normal secara umum.
Beberapa penyebab menopause dini adalah sebagai berikut:
Perawatan Menopause Dini

©medicalnewstoday.com
Perawatan menopause dini bisa bervariasi tergantung pada penyebabnya. Mengingat risiko kesehatan yang terkait dengan menopause dini, penyedia layanan kesehatan biasanya merekomendasikan terapi penggantian hormon (HRT), kecuali ada alasan terapi hormon tidak aman (seperti jika Anda menderita kanker payudara).
HRT menggantikan beberapa hormon yang hilang dalam tubuh Anda. Hal ini membantu mengurangi gejala dan efek samping menopause, dan mengurangi risiko kondisi kesehatan yang disebabkan oleh menopause dini atau prematur. Dokter umumnya akan meresepkan HRT sampai seseorang berusia 51 tahun (saat kebanyakan orang mencapai menopause).
Penting juga untuk mendiskusikan pro dan kontra terapi hormon dengan dokter. Jika Anda mengalami kemandulan akibat menopause dini atau prematur, diskusikan pilihan Anda dengan spesialis kesuburan, yang dapat membantu Anda mencapai tujuan untuk memiliki keturunan.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya