Potret Rumah Crazy Rich Era 1970-an di Pasuruan, Dulunya Juragan Beras hingga Opium

Keluarga ini jadi kesayangan pemerintah Hindia Belanda.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Potret Rumah Crazy Rich Era 1970-an di Pasuruan, Dulunya Juragan Beras hingga Opium
Potret Rumah Crazy Rich Era 1970-an di Pasuruan, Dulunya Juragan Beras hingga Opium (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Salah satu bangunan termegah di Kabupaten Pasuruan ini menyimpan cerita sejarah yang menarik. Bangunan yang kini dikenal sebagai Hotel Daroessalam ini dulunya milik keluarga crazy rich kesayangan Belanda. 

(Foto: Google Maps Alfan Nur Ihsan)

Kesayangan Belanda

Awalnya, rumah ini merupakan milik keturunan Han Kikko, mantan Kapitein der
Chineezen Pasuruan pada tahun 1771-1794. Keluarga Han merupakan salah satu keluarga konglomerat di Pasuruan yang diberi keistimewaan dalam bidang
perdagangan dan pajak oleh
Pemerintah Hindia Belanda.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka menguasai perdagangan hasil bumi seperti beras dan
tebu. Selain itu, Pemerintah Hindia Belanda juga menunjuk keluarga ini untuk mengatur tata niaga opium.

(Foto: Freepik)

Arsitektur Rumah

Arsitektur Rumah
Dok. Istimewa

Keluarga Han hidup dalam budaya Cina, Jawa, dan Eropa. Ketiga budaya itu jadi inspirasi membangun hunian keluarga. Hasilnya, muncullah arsitektur unik yang tidak bisa ditemukan di daerah lain. Bangunan ini menunjukkan hasil akulturasi budaya yang padu dan serasi. 

(Foto: Dok. Hotel Daroessalam)

Beralih Kepemilikan

Pada tahun 1938, rumah ini dibeli seorang saudagar Arab asal Yaman bernama Muhammad Thalib. Hingga kini, masih dimiliki dan dikelola oleh keluarga bin Thalib.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Keluarga Bin Thalib mengubah altar sembah pemilik sebelumnya dengan penambahan kaligrafi "Allah" dan menghilangkan ukiran kepala naga pada tiang altar tersebut.

(Foto: Dok. Hotel Daroessalam)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, pada bagian atap depan bangunan juga ditambahkan kaligrafi Arab dan aksara latin berbunyi "DAROESSALAM", artinya rumah yang terbuka untuk semua orang

(Foto: Google Maps DWI PRSITIYANTI)

Cagar Budaya

Cagar Budaya
Dok. Istimewa

Beberapa ahli Rumah Daroessalam sebagai 
Chinese Architecture of Pasuruan. Bangunan ini jadi bukti kejayaan Kota Pasuruan sebagai Kota Bandar di Timur Jawa pada masa lampau. Mengutip Instagram @disbudparjatimprov, pada 2021 lalu, Rumah Daroessalam ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya.

Rekomendasi