Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Raden Adipati Ario Niti Adiningrat yang Pernah Jadi Bupati Surabaya Selama 22 Tahun

Ia adalah buah hati anak Raden Toemenggoeng Ario Soerjodiningrat, Bupati Probolinggo.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Raden Adipati Ario Niti Adiningrat yang Pernah Jadi Bupati Surabaya Selama 22 Tahun
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Raden Adipati Ario Niti Adiningrat yang Pernah Jadi Bupati Surabaya Selama 22 Tahun (Merdeka.com)

Keluarga besarnya adalah kaum bangsawan Jawa.

Profil

Raden Adipati Ario Niti Adiningrat lahir di Kabupaten Pasuruan pada 12 Juli 1870. Ia adalah buah hati anak Raden Toemenggoeng Ario Soerjodiningrat, Bupati Probolinggo. Ia meninggal pada 12 Januari 1959.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Quora

Sang ayah, Raden Toemenggoeng Ario Soerjodiningrat adalah keluarga Bupati Pasuruan lama. Tak hanya itu, keluarga besarnya merupakan bangsawan Jawa kuno.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Google Maps

Mengutip situs respository.ub.ac.id, masyarakat Pasuruan menyebut para bupati Pasuruan lama yakni Kiai Nitiadiningrat I sampai Kiai Nitiadiningrat IV sebagai Mbah Surga-Surgi. Makam mereka ada di kompleks Masjid Al Anwar Pasuruan.

Karier

Saat beranjak dewasa, Adipati Ario Niti Adiningrat menerima pelatihan administrasi pendidikan di Hoofdenschool Probolinggo

Pada Juni 1887, saat berusia 17 tahun ia bekerja pada salah satu kantor dinas Kabupaten Pasuruan. 

Tak sampai satu tahun, Ario Niti Adiningrat diangkat sebagai Mantri Ulu-ulu di Winongan, Kabupaten Pasuruan. Saat ini, jabatan tersebut sudah tidak ada.

Mengutip Instagram @sidoarjomasakuno, pada tahun 1890, Adipati Ario Niti Adiningrat dipindahkan ke Gempeng dekat Bangil dengan posisi yang sama, yakni sebagai Mantri Ulu-ulu.

Pada Februari 1893, ia dipromosikan sebagai Asisten Wedono Karangploso, Malang.

Selanjutnya, pada Mei 1898, Adipati Ario Niti Adiningrat diangkat sebagai Asisten Wedono kelas 1 di Sumberpucung, Malang.

Pada Desember 1989, Adipati Ario Niti Adiningrat diangkat sebagai pejabat wedono Senguruh.

Kemudian, pada tahun 1901, ia diangkat menjadi wedono dari Gondanglegi.

Pada tahun 1905, Adipati Ario Niti Adiningrat dipercaya menjadi patih Bangil, Pasuruan. 

Lima tahun kemudian yakni pada tahun 1910, ia diangkap menjadi patih mandiri di Kraksaan.

Bupati Surabaya

Bupati Surabaya
© 2024 merdeka.com/Instagram @sidoarjomasakuno

Kecakapannya dalam memimpin membuat Adipati Ario Niti Adiningrat diangkat menjadi Bupati Surabaya pada 6 September 1912. Ia menduduki pucuk pimpinan Surabaya cukup lama yakni selama 21 tahun. Ia baru lengser pada 31 Mei 1934.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/wikitree.com

Raden Adipati Ario Niti Adiningrat juga pernah menjadi Bupati Sidoarjo hingga dua kali, yakni pada tahun 1925 dan tahun terakhir 1932.

Rekomendasi