Trenggalek Bentuk Komite Komunikasi Digital, Cegah Dampak Buruk Teknologi Informasi

Pemkab Trenggalek berinisiatif membentuk Komite Komunikasi Digital (KKD) untuk memberi edukasi kepada masyarakat mengenai dampak buruk teknologi informasi. Ini alasannya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Trenggalek Bentuk Komite Komunikasi Digital, Cegah Dampak Buruk Teknologi Informasi
Ilustrasi Media Sosial. ©2014 Merdeka.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek berinisiatif membentuk Komite Komunikasi Digital (KKD) menggandeng lintas pemangku kepentingan untuk memberi edukasi kepada masyarakat mengenai dampak buruk teknologi informasi.

Inisiatif pembentukan KKD di wilayah Pemkab Trenggalek merupakan tindak lanjut dari langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang sudah terlebih dahulu membentuk komite komunikasi digital.

“Permasalahan digital tidak hanya terjadi di provinsi dan itu meluas sampai ke pelosok-pelosok. Maka Trenggalek berinisiatif membentuk KKD," ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Trenggalek Edif Hayunan Siswanto, Senin (12/9/2022).

Gandeng Banyak Pihak

Pemkab Trenggalek melalui Dinas Kominfo menggandeng banyak pihak untuk mengoptimalkan capaian sasaran. Mulai dari unsur  birokrasi, keamanan, hingga unsur non pemerintahan mulai dari  polres, kodim, kejaksaan, perguruan tinggi dan media massa di wilayah setempat.

Keberadaan KKD, kata Edif, menjadi sarana edukasi hingga pemecahan solusi untuk menjawab setiap permasalahan informasi digital yang terjadi di tengah masyarakat.

Misalkan, terkait keberadaan kabar hoaks di media sosial yang kerap membuat resah. KKD bertugas mengedukasi masyarakat agar kabar hoaks tidak ditelan mentah-mentah oleh masyarakat. 

"KKD adalah lembaga yang nantinya mempunyai fungsi sebagai literasi, sosialisasi dan advokasi terkait pemberitaan di media sosial. Apakah itu disinformasi, misinformasi atau berita hoaks. Ketika masuk ranah ITE kita ada advokasi, ketika upaya preventif maka dilakukan sosialisasi dan diseminasi terkait berita-berita hasil pemantauan kita,” jelasnya, dikutip dari Antara.

Tugasnya Mengedukasi

Harapannya, keberadaan KKD bisa mengedukasi masyarakat agar selalu bijak menggunakan media sosial. 

Misalnya tidak mengunggah kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya supaya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. 

“Harapannya bisa berfungsi baik memberikan pembelajaran kepada masyarakat di Trenggalek. Supaya lebih bijaksana bermedia sosial dan mengurangi berita hoaks di media sosial," pungkas Edif.

Rekomendasi