Jadi Malioboro Versi Surabaya, Begini Kemeriahan Jalan Tunjungan di Malam Hari

Kawasan Jalan Tunjungan disebut-sebut telah menjadi Malioboro versi Surabaya. Begini kemeriahannya setiap malam.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Jadi Malioboro Versi Surabaya, Begini Kemeriahan Jalan Tunjungan di Malam Hari
Kawasan wisata Tunjungan Romansa Surabaya. ©2021 Merdeka.com/Instagram @lovesuroboyo

Kawasan wisata Tunjungan di Kota Surabaya diresmikan pada Senin (22/11/2021). Peresmian itu dibersamai dengan program-program baru yang memikat wisatawan.

Sejumlah fasilitas di kawasan wisata Tunjungan yakni kawasan cagar budaya atau heritage, pusat oleh-oleh Siola, stan kuliner UMKM, kampung budaya Ketandan, tempat-tempat nongkrong, dan sejumlah spot foto instagramable.

Menariknya, kini setiap malam hari dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, ada juga pertunjukan seni, musisi jalanan, musik patrol, musik gamelan, dan berbagai aksi kreativitas komunitas-komunitas.

Malioboro Versi Surabaya

 
 
 
View this post on Instagram
     

A post shared by Love Suroboyo (@lovesuroboyo)

Kawasan wisata yang dinamai Tunjungan Romansa itu disebut-sebut sebagai Maliboro versi Surabaya.

Mulai malam ini Tunjungan Romansa (Malioboro versi Suroboyo) bisa kalian nikmati setiap hari lho Rek! Tiap pukul 18.00-21.00 di sepanjang jalan Tunjungan,” tulis akun Instagram @lovesuroboyo, Senin.

Tunjungan Romansa memanfaatkan trotoar jalan, sehingga lalu lintas Jalan Tunjungan tetap beroperasi seperti biasanya.

Baca Juga BPH Migas Pastikan Stok BBM Jawa Timur Aman Jelang Libur Tahun Baru 2026

Pedagang Tak Dipungut Biaya

Sementara itu, para pedagangan UMKM yang membuka stan di kawasan wisata Tunjungan Romansa masih terbatas pada UMKM binaan Pemerintah Kota Surabaya.

Apabila ada pedagang yang ingin berjualan di kawasan wisata Tunjungan Romansa, bisa mencari informasi di Mall Administrasi SIOLA.

Stand kuliner UMKM yang saat ini ada di Tunjungan sementara diperuntukkan bagi UMKM Binaan pemkot, nantinya diatur jadwal jualannya. Silakan untuk lebih detailnnya bisa berkoordinasi langsung ke SIOLA lantai 2 bagian Dinas Perdagangan. Tidak dipungut biaya apapun kepada UMKM Surabaya yang berjualan,” lanjut @lovesuroboyo.

Halaman Berikutnya Deklarasi Gus Kikin Maju Caketum PBNU Muncul di Forum Sosialisasi Muktamar
Rekomendasi