Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya genap berusia 60 tahun pada Selasa, 10 November 2020. Peringatan hari jadi ITS bertepatan dengan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal yang sama.
Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang fokus pada bidang teknologi, ITS memiliki sumbangsih besar terhadap perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat. Bertepatan dengan usia barunya yang ke-60 itulah, Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah pujian dan harapan untuk ITS Surabaya, sebagaimana dilansir instagram resmi @its_campus (10/11).
Advertisement
Pujian dari Jokowi
Pada puncak peringatan Lustrum XII atau Dies Natalis ke-60 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Selasa (10/11), Presiden Jokowi menyampaikan pujian dan apresiasi terhadap sejumlah prestasi yang berhasil ditorehkan oleh civitas akademika ITS.
“Saya sebut saja sebagian, Gesits sepeda motor listrik nasional, desain kapal ferry untuk angkutan penyeberangan yang dimanfaatkan ASDP, desain interior dan body LRT di Jakarta dan Palembang hasil kerja sama INKA, termasuk robot Raisa yang merupakan robot asisten untuk rumah sakit yang sangat dibutuhkan di masa pandemi ini, dan pasti masih banyak lagi,” terang Jokowi dalam sambutan yang disampaikan secara virtual.
Menurut Jokowi, pendirian perguruan tinggi yang ditandatangani Presiden Soekarno 60 tahun silam itu sudah banyak melahirkan talenta hebat. Serta menghasilkan teknologi yang bermanfaat bagi negeri tercinta.
“Selamat berkreasi mengembangkan teknologi untuk kemajuan negeri,” pungkas Jokowi, seperti dilansir its.ac.id (10/11).
Advertisement
Harapan untuk ITS
Pada puncak peringatan Lustrum XII ITS Surabaya itu disebutkan bahwasanya, era revolusi industri 4.0 telah menimbulkan disrupsi cukup besar pada aktivitas manusia di berbagai bidang, termasuk pada sektor pengembangan teknologi.
Dengan demikian, Presiden kelahiran Surakarta, Jawa Tengah itu menyatakan harapan besarnya bagi ITS untuk dapat menjadi garda terdepan dalam pengembangan teknologi dan sains.
Sementara itu, Menteri Perhubungan RI Ir Budi Karya Sumadi yang memberikan orasi ilmiah mengenai peran dan tantangan teknologi transportasi masa depan untuk membangun kemakmuran bangsa.
Menurut Budi, sektor transportasi memiliki peranan fundamental dalam konteks pembangunan nasional. Selain sebagai alat mobilitas, transportasi berperan penting dalam kemakmuran bangsa Indonesia.
“Salah satunya dengan dibangunnya infrastruktur transportasi yang mendukung konektivitas mulai dari perkotaan, pedesaan, daerah tertinggal, dan terluar di Indonesia,” terangnya.
Advertisement
Buka Peluang Kerja Sama
Menteri kelahiran Palembang itu mengakui, ITS telah mempersiapkan diri dengan baik untuk teknologi masa depan. Dibuktikan dengan banyaknya prestasi ITS dalam kompetisi robot dan mobil berbahan bakar energi terbarukan yang merupakan kebanggaan Indonesia.
Terakhir mewakili Kementerian Perhubungan, Budi senantiasa membuka diri untuk bekerja sama demi masa depan bangsa Indonesia. Salah satunya, terkait dengan bagaimana inovasi tersebut bisa diterima oleh dunia industri yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Sehingga dapat memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi bangsa Indonesia.
“Saya optimis apa yang dilakukan ini segera akan terjadi, (saya) sangat mendukung upaya-upaya ITS agar bisa mengolaborasikan untuk kejayaan Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menjelaskan, Lustrum XII ini mengangkat tema Technology for Prosperity yang berarti teknologi untuk kemakmuran bangsa.
“Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia ini, kita bersyukur ITS tetap bisa menghasilkan berbagai inovasi yang bermanfaat besar bagi masyarakat,” tutur Guru Besar Teknik Elektro itu.