5 Cara Mengatasi Alergi Debu yang Ampuh dan Mudah Diterapkan

Tidak seperti namanya, alergi debu sebenarnya tidak disebabkan oleh debu. Sebaliknya, penyebabnya adalah tungau debu -organisme mikroskopis yang memakan sel kulit mati. Cara terbaik adalah dengan mengurangi kuantitasnya di rumah Anda. Berikut ini 5 cara mengatasi alergi debu yang ampuh dan mudah diterapkan.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
5 Cara Mengatasi Alergi Debu yang Ampuh dan Mudah Diterapkan
vacum cleaner. shutterstock

Alergi debu bisa menjadi masalah yang membuat frustrasi. Terlebih, Anda juga tidak mungkin untuk menghindari debu meski keadaan rumah bersih. Meski demikian, ada beberapa cara mengatasi alergi debu yang bisa dilakukan. Gejala mungkin akan selalu ada, tetapi dapat dikurangi alih-alih merasa terganggu dan frustrasi terus-menerus.

Tidak seperti namanya, alergi debu sebenarnya tidak disebabkan oleh debu. Sebaliknya, penyebabnya adalah tungau debu - organisme mikroskopis yang memakan sel kulit mati. Makhluk-makhluk ini menyebabkan sejumlah masalah yang mengejutkan mengingat ukurannya yang sangat kecil.

Bagian tubuh yang mati dari tungau, beserta limbahnya, dapat memicu reaksi alergi. Diperkirakan lebih dari 65 juta orang menderita alergi debu dengan gejala seperti mata gatal, bersin, pilek dan sulit tidur. Cara normal untuk meredakan alergi adalah dengan menghindari alergen. Namun ini sulit dilakukan, karena tidak mungkin menyingkirkan setiap tungau debu di rumah.

Alih-alih menghindari tungau debu, cara terbaik untuk meredakan gejala alergi debu adalah dengan mengurangi kuantitasnya di rumah. Berikut ini 5 cara mengatasi alergi debu yang ampuh dan mudah diterapkan:

1. Kurangi Kelembapan di Rumah Anda

Cara mengatasi alergi debu yang pertama adalah dengan mengurangi kadar kelembapan di rumah. Tungau debu sulit bertahan hidup jika kelembapan sekitarnya turun di bawah 50%. Ini karena mereka mengambil air melalui penyerapan, yang menjadi lebih sulit ketika kelembapan udara menurun.

Untuk itu, tugas pertama dalam menangani alergi tungau debu adalah mengurangi kelembapan di rumah. Memasang ventilasi di dapur dan kamar mandi bisa membantu menguranginya. Tetapi untuk pengurangan jumlah tungau secara cepat, Anda dapat membeli dehumidifier.

Pastikan membeli satu yang dapat mempertahankan kelembapan di bawah 50% di seluruh rumah. Hal ini tentu tidak akan meredakan alergi debu dengan segera, karena bagian tubuh tungau yang mati masih dapat menyebabkan reaksi. Namun ini adalah langkah pertama yang signifikan.

2. Vakum dengan HEPA Filter

Cara mengatasi alergi debu yang kedua adalah dengan vakum yang memiliki HEPA Filter. Vakum modern memiliki filter bawaan. Ini dapat mencegah debu dan kotoran-kotoran lainnya keluar melalui saringan. Masalahnya adalah, filter vakum rata-rata tidak mampu menyaring partikel yang sangat kecil.

Alergen kecil, termasuk bagian tubuh dan kotoran tungau, dapat melarikan diri. Inilah sebabnya mengapa gejala alergi mungkin terasa lebih buruk setelah menyedot debu, karena mesin telah memompa alergen ke udara. Solusinya adalah membeli vakum dengan filter HEPA. Filter ini lebih efektif dalam menangkap partikel, sehingga udara di rumah lebih bersih dan mengandung lebih sedikit alergen.

3. Gunakan Selimut Alergi

Cara mengatasi alergi debu yang ketiga adalah dengan menggunakan selimut alergi untuk tempat tidur. Tempat tinggal tungau debu yang umum adalah di tempat tidur. Lingkungan yang hangat dan lembap dengan banyak sel kulit menjadikannya ideal bagi tungau untuk berkembang.

Hasilnya adalah gejala alergi sering memburuk di malam hari. Bagian hidung yang tersumbat, batuk dan dada yang sesak juga dapat mengurangi kualitas tidur dan menyebabkan rasa lelah yang terus menerus. Cara mudah untuk mengurangi gejala malam hari adalah dengan membeli selimut anti alergi untuk bantal dan kasur. Ini tidak membunuh tungau, tetapi mencegah mereka melarikan diri dari tempat tidur ke udara.

Juga penting untuk mencuci atau menjemur tempat tidur dengan panas matahari setidaknya sekali seminggu. Suhu di atas 140F dapat membunuh tungau debu dan menghilangkan banyak alergen yang ada. Jika memungkinkan, keringkan tempat tidur di luar agar tidak meningkatkan kelembapan di dalam rumah.

4. Ganti Karpet Lantai

Cara mengatasi alergi debu yang ke empat adalah dengan mengganti karpet lantai. Meski tempat tidur merupakan tempat persembunyian favorit tungau debu, karpet adalah tempat favorit kedua. Serat karpet dapat memerangkap debu, sel-sel kulit dan makanan tungau lainnya, sambil memberikan lingkungan yang hangat untuk mereka bereproduksi.

Karena alasan ini, untuk menghilangkan alergi tungau, harus sering mengganti karpet lantai. Atau lebih baik lagi, tidah usah gunakan karpet untuk lantai rumah. Jauh lebih mudah untuk menjaga lantai tanpa karpet debu, sekaligus mengurangi jumlah tungau yang hidup di rumah.

5. Bersihkan Debu dengan Kain Basah

Cara mengatasi alergi debu yang ke lima adalah dengan membersihkan rumah dengan menggunakan kain yang basah dan lembap. Sangat penting untuk sering-sering membersihkan semua permukaan di rumah. Semakin sedikit debu dan sel-sel kulit yang tersebar, semakin sulit juga bagi tungau debu untuk bertahan hidup.

Adalah suatu kesalahan mengelap debu dengan kain kering. Karena hal itu hanya akan menggerakkan alergen ke udara dan dapat membuat gejala alergi debu menjadi lebih buruk. Sebagai gantinya, gunakan kain yang basah dan lembap untuk menyeka kusen jendela dan permukaan lainnya. Permukaan yang lembap menjebak alergen dan mencegah debu menumpuk.

Rekomendasi