Ketahui Penyebab Lutut Sakit Tiba-Tiba dan Cara Mengobatinya

Penyebab lutut sakit dapat terjadi karena adanya kelainan pada sendi yang diakibatkan oleh tekanan dan gesekan yang terjadi terus-menerus secara berlebihan, sehingga pelumas sendi lutut menjadi berkurang. Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab lutut sakit dan bagaimana cara mengobatinya.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Ketahui Penyebab Lutut Sakit Tiba-Tiba dan Cara Mengobatinya
Ilustrasi lutut sakit. ©Shutterstock.com/Juriah Mosin

Lutut merupakan sendi terbesar dibanding sendi tubuh lainnya. Sendi ini terletak di antara sendi ankle dan sendi hip yang berperan sebagai stabilisator dan penggerak. Lutut dalam kesehariannya sering mengalami berbagai keluhan seperti sakit dan nyeri. Terlebih jika aktivitas harian Anda mengharuskan kaki untuk banyak melangkah dan bergerak.

Penyebab lutut sakit dapat terjadi karena adanya kelainan pada sendi yang diakibatkan oleh tekanan dan gesekan yang terjadi terus-menerus secara berlebihan, sehingga pelumas sendi lutut menjadi berkurang. Gesekan permukaan sendi lutut akibat berkurangnya pelumas sendi dapat membuat seseorang merasakan sensasi nyeri pada bagian lutut saat melakukan aktivitas.

Nyeri lutut dapat terjadi pada siapa saja baik yang memiliki berat badan normal maupun berlebih. Namun nyeri lutut lebih sering terjadi pada orang yang memiliki berat badan berlebih karena ketika berjalan beban berat badan akan dipindahkan ke sendi lutut 3-6 kali lipat berat badan.

Pembentuk Sendi Lutut

Sendi lutut merupakan sendi sinovium yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a. Permukaan artikular dilapisi tulang rawan hialin,

b. Mempunyai kapsul sendi,

c. Mempunyai membran sinovium yang memproduksi cairan sinovium,

d. Intra-artikular di beberapa sendi terdapat meniscus yang berfungsi sebagai peredam kejut,

e. Persarafan umumnya dari saraf yang memasok otot-otot yang bekerja pada sendi,

f. Akhir saraf atau nerves ending mechanoreceptors terdapat pada kapsul dan ligamen, proprioceptor sebagai sensasi posisi dan gerak, serta nociceptor sebagai sensasi sakit, ada pula ujung saraf simpatik saraf otonom.

Semua komponen tersebut memiliki pembuluh darah sebagai suplai nutrisi, kecuali tulang rawan sendi yang diketahui memperoleh nutrisi dari cairan sinovium yang juga berfungsi sebagai pelumas

Sendi lutut kompleks terdiri atas sendi tibiofemoral, sendi patelofemoral, dan sendi proksimal tibiofibular. Sendi-sendi tersebut dibentuk oleh beberapa tulang seperti tulang femur, tibia, patela, dan fibula.

Untuk tulang femur, pada ujung distal terdiri atas dua kondilus besar, yakni kondilus medialis dan kondilus lateralis. Lekukan interkondilaris memisahkan bagian posterior dari kondilus medialis dan laterlis, serta pada bagian anterior, terdapat alur patela sebagai tempat patela meluncur.

Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab lutut sakit dan bagaimana cara mengobatinya.

1. Knee Osteoarthritis

Knee Osteoarthritis adalah penyebab lutut sakit yang pertama. Lutut adalah salah satu sendi terbesar pada tubuh manusia yang terdiri dari struktur tulang, tulang rawan, ligamen, dan membrane synovial. Membran synovial ini bertanggung jawab untuk menghasilkan cairan synovial yang berfungsi sebagai pelumas dan nutrisi pada tulang rawan.

Namun, tulang rawan dapat mengalami kerusakan yang menyebabkan gesekan antar tulang pada lutut dan memunculkan rasa nyeri. Menurut Journal of Pain Research, ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab lutut sakit jenis knee osteoarthritis yaitu trauma pada lutut, peradangan, dan gangguan metabolisme.

2. Cedera Lutut

Cedera lutut adalah penyebab lutut sakit yang kedua. Rasa sakit dan nyeri yang datang tiba-tiba dapat menjadi gejala adanya cedera pada lutut. Cedera lutut menyebabkan robekan di ligamen dan tendon.

Kondisi ini dapat menjadi penyebab lutut sakit dan nyeri yang muncul secara tiba-tiba. Selain itu, cedera bisa mengakibatkan pendarahan pada bagian yang menjadi penyebab lutut sakit.

Cedera akibat aktivitas seperti berlari atau melompat yang dilakukan berulang-ulang juga dapat menjadi penyebab lutut sakit. Untuk itu, disarankan bagi Anda yang merasakan sakit pada lutut untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan lutut di rumah sakit terdekat. Terlebih jika lutut mengalami kondisi seperti panas, bengkak, dan memar setelah mengalami cedera.

3. Sindrom Nyeri Patellofemoral

Sindrom nyeri patellofemoral adalah penyebab lutut sakit yang ketiga. Sindrom nyeri patellofemoral dapat menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada bagian depan lutut dan sekitar tulang tempurung. Kondisi ini disebabkan oleh tulang tempurung lutut yang bergeser akibat dari tertarik oleh otot dan jaringan di sekitarnya.

Banyak faktor pendorong yang juga berpengaruh dalam kemunculan sindrom nyeri patellofemoral. Seperti misalnya peningkatan durasi atau intensitas aktivitas olahraga yang terjadi secara mendadak, olahraga yang terlalu membebani lutut, atau melemahnya otot paha bagian depan.

4. Asam Urat

Asam urat adalah penyebab lutut sakit yang ke empat. Melansir dari National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases di laman halodoc.com, nyeri dan sakit pada lutut  terjadi sebagai gejala penyakit tertentu, salah satunya adalah asam urat. Saat asam urat menyerang, gejala yang akan muncul pada umumnya adalah rasa panas, nyeri tidak tertahankan, hingga lutut menjadi kemerahan.

Hal ini karena saat lutut memproduksi asam urat secara berlebih dan membentuk kristal di sendi, lutut menjadi meradang dan menyebabkan rasa nyeri tidak tertahankan. Pada kondisi yang tingkat lanjut, asam urat dapat menyebabkan pengidapnya mengalami kesulitan untuk berjalan dengan normal dan kesusahan untuk menggerakkan lutut.

5. Penyakit Osgood-Schaltter

Penyakit Osgood-schaltter adalah penyebab sakit lutut kelima. Penyakit Osgood-schaltter adalah salah satu kondisi penyakit lutut yang sangat umum terjadi dan menyerang anak-anak maupun remaja akibat tekanan yang berlebihan pada bagian tendon patella.

Tendon patella sendiri adalah salah satu bagian yang menghubungkan ujung bawah penutup lutut bagian atas menuju bagian atas bagian kaki bawah. Menurut Harvard Medical School, kegiatan fisik, seperti melompat, olahraga basket atau senam yang sering dilakukan anak-anak membuat otot paha menarik tendon patella.

Serat tendon patella ini melekat pada tulang kering. Dengan penarikan yang berulang, bagian ini dapat mengalami pembengkakan atau peradangan yang menjadi penyebab lutut sakit dan nyeri.

Cara Mengobati Lutut yang Sakit

Secara umum, mengobati nyeri dan sakit lutut cukup dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit. Jika lutut yang sakit mengalami pembengkakan, maka waktu penyembuhan yang diperlukan akan menjadi sedikit lebih lama dibandingkan dengan nyeri lutut biasa.

Agar rasa sakit pada lutut tidak semakin parah, Anda perlu beristirahat dari segala aktivitas berat yang menguras banyak stamina. Apalagi, aktivitas yang melibatkan lutut, seperti olahraga, lari, bersepeda, atau naik gunung. Sementara itu, cara untuk mengurangi rasa sakit pada lutut secara alami adalah dengan mengompres area lutut yang sakit dengan es selama 20 menit.

Apabila nyeri lutut tidak kunjung membaik atau malah semakin parah, disarankan bagi Anda agar segera memeriksakan diri ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan berbagai tindakan yang sesuai dengan penyebab lutut sakit. 

Rekomendasi