6 Bahaya Gorengan Jika Dikonsumsi Saat Berbuka Puasa, Tingkatkan Kadar Lemak

Untuk mengetahui secara lebih rinci, berikut kami rangkum 6 bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa.

Rakha Fahreza Widyananda
6 Bahaya Gorengan Jika Dikonsumsi Saat Berbuka Puasa, Tingkatkan Kadar Lemak
Ilustrasi gorengan. ©Wikimedia Commons/Sakurai Midori

Bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa memang beragam jenisnya. Hal itu menjadi alasan mengapa Anda harus memperhatikan dan memahami baik-baik akan dampak yang dapat ditimbulkan. Hal tersebut dipengaruhi oleh bahaya memakan gorengan saat buka puasa yang akan sangat berpengaruh bagi kondisi kesehatan Anda.

Memang, gorengan biasanya merupakan salah satu jenis makanan yang paling dicari saat menjelang waktu berbuka puasa. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah sangat menggoda tentunya. Namun, di balik kenikmatan tersebut justru terdapat sangat banyak bahaya makan gorengan saat buka puasa yang bisa ditimbulkan.

Bahaya makan gorengan saat berbuka puasa ini memang bisa timbul dalam jangka waktu yang pendek ataupun panjang. Hal itulah menjadi penyebab mengapa banyak pakar kesehatan yang kurang menyarankan konsumsi gorengan, terutama jika mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak.

Jika Anda sangat menyukai gorengan, namun Anda merupakan seseorang yang memiliki riwayat penyakit seperti kolesterol, obesitas, atau asam lambung, alangkah baiknya jika terlebih dahulu mengetahui bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa.

Untuk mengetahui secara lebih rinci, berikut kami rangkum 6 bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa, yang dilansir dari Liputan6.com

1. Memicu Peningkatan Kadar Lemak

Bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa yang pertama adalah dapat memicu peningkatan kadar lemak dalam tubuh. Gorengan merupakan sebutan bagi bahan makanan yang diolah dengan cara digoreng dalam minyak dengan jumlah yang banyak.

Di balik makanan tersebut, gorengan sesungguhnya memiliki kandungan minyak yang sangat tinggi meski terlihat kering. Minyak tersebut sebenarnya sudah mengandung lemak yang sangat banyak. Selain memiliki kandungan lemak yang cukup banyak, gorengan juga sangat tinggi kalori.

Selain itu, akan lebih berbahaya jika Anda mengonsumsi gorengan yang dilapisi dengan tepung, dimana tepung tersebut memiliki kandungan gula, sehingga akan menambah jumlah asupan kalori pada tubuh Anda. Yang perlu Anda ketahui juga adalah gorengan tidak akan mudah membuat Anda merasakan kenyang. Justru kandungan lemak yang cukup banyak dapat membuat gorengan susah dicerna. Anda juga akan lambat merasakan kenyang dan justru akan sering makan berlebihan.

Oleh sebab itu, gorengan akan berpotensi untuk meningkatkan timbunan lemak yang cukup banyak. Semakin banyak timbunan lemak tersebut yang menyebabkan obesitas.

2. Tingkatkan Kadar Kolesterol Jahat

Bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa yang selanjutnya adalah dapat berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh atau biasa disebut dengan LDL. Kolesterol ini akan bisa berisiko akan naik jika Anda terlalu banyak mengonsumsi gorengan, mengingat kandungan lemak jahat dari gorengan sangatlah banyak. Di sisi lain, lemak baik atau yang biasa disebut HDL, dimana berfungsi sebagai pelindung saluran jantung dan saluran kardiovaskular, memiliki risiko turun.

Adanya peningkatan kadar kolesterol jahat atau LDL pada tubuh telah terbukti akan menyebabkan datangnya risiko berbagai macam penyakit berbahaya seperti stroke hingga serangan jantung yang dimana kedua penyakit itu merupakan jenis penyakit mematikan.

3. Timbulnya Sembelit

Salah satu hal yang dapat menjadi penyebab sembelit atau susah buang air besar adalah disebabkan karena terlalu banyaknya mengonsumsi makanan dengan kadar lemak yang tinggi.

Apabila kita sering makan gorengan saat berbuka, yang sudah jelas memiliki lemak tinggi, maka risiko Anda untuk mengalami gangguan pencernaan berupa sembelit ini akan naik dengan drastis.

4. Naiknya Asam Lambung

Bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa yang berikutnya adalah dapat menjadi penyebab naiknya asam lambung. Ketika puasa, perut akan kosong setelah seharian tidak diisi dengan makanan sama sekali.

Ketika perut sedang kosong, asam lambung tentu akan naik perlahan. Asam lambung ini akan semakin cepat naik apabila Anda memiliki riwayat penyakit asam lambung tersebut. Oleh sebab itu, bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit asam lambung sebaiknya mencari alternatif makanan berbuka yang lainnya agar terhindar dari penyakit asam lambung.

5. Rasa Gatal Pada Tenggorokan

Salah satu bahaya jika mengonsumsi gorengan terlalu banyak saat buka puasa yaitu akan timbul rasa gatal yang disertai serak pada tenggorokan. Bukan tanpa sebab mengapa hal tersebut dapat terjadi.

Hal ini disebabkan karena kandungan akrolein yang merupakan jenis senyawa organik tak jenuh yang terkandung pada gorengan. Akrolein ini berasal dari minyak goreng yang sudah berkali-kali digunakan untuk menggoreng dan tidak jarang juga bahwa banyak penjual gorengan menggunakan minyak goreng tersebut hingga berwarna hitam pekat.

6. Pemicu Kanker

Bahaya gorengan jika dikonsumsi saat berbuka puasa yang terakhir adalah dapat memicu adanya penyakit kanker.

Menggoreng bahan makanan dengan minyak yang masih baru sekali digunakan saja sudah menimbulkan banyak sekali risiko kesehatan, dan apabila minyak yang dipakai tersebut telah digunakan berulang kali maka dapat sangat besar menimbulkan naiknya risiko kanker.

Rekomendasi