Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Praktikum Ujian Makanan, Dilakukan untuk Mengetahui Kandungan Bahan

Praktikum Ujian Makanan, Dilakukan untuk Mengetahui Kandungan Bahan Ilustrasi penelitian. ©Shutterstock/Jens Goepfert

Merdeka.com - Praktikum ujian makanan adalah bagian dari pendidikan dan pengajaran yang bertujuan agar siswa memperoleh peluang untuk memeriksa, menguji, dan melaksanakan, dalam keadaan nyata apa yang diperoleh dalam teori yang telah dipelajari.

Praktikum ujian makanan bertujuan untuk mengidentifikasi zat-zat makanan. Uji zat-zat makanan terhadap berbagai bahan makanan dapat dilakukan dengan mengidentifikasi bahan-bahan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin dengan mengelompokkannya sesuai dengan zat-zat yang terkandung di dalamnya.

Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang diperlukan oleh manusia sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Selain karbohidrat, praktikum ujian makanan juga mengidentifikasi protein, zat yang digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan baik otak maupun tubuh.

Berikut ulasan selengkapnya tentang apa saja yang termasuk dalam praktikum ujian makanan dan manfaatnya.

Apa Itu Praktikum Ujian Makanan

Tubuh manusia memerlukan zat makanan seperti amilum, glukosa, protein, dan lemak untuk dapat berfungsi dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Zat-zat makanan ini diperoleh dari ragam jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Praktikum biologi untuk menentukan kandungan zat makanan seringkali disebut sebagai praktikum ujian makanan. Anda bisa mempelajari cara melakukannya saat di bangku sekolah atau kuliah. Praktikum ujian makanan sendiri meliputi uji amilum, uji karbohidrat, uji glukosa, uji protein, uji lemak, dan sebagainya.

Bahan-bahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia sehari-hari umumnya adalah karbohidrat, protein, lemak, dan gula. Karbohidrat banyak ditemukan pada bahan pokok makanan seperti nasi, roti, dan singkong. Sementara, protein terdiri dari dua jenis yakni protein nabati dan protein hewani.

Bahan makanan lain yang sering dikonsumsi adalah lemak, gula, vitamin, mineral, dan air. Untuk membuktikan kandungan yang dimiliki oleh suatu bahan makanan, Anda dapat melaksanakan praktikum ujian makanan. Praktikum biologi ini digunakan untuk menguji dan memastikan zat apa saja zat yang terkandung dalam sebuah bahan makanan.

Zat-Zat yang Umum Ada dalam Praktikum Ujian Makanan

Makanan terdiri atas bermacam-macam zat yang dikenal sebagai nutrien, dan dibedakan menjadi makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien diperlukan dalam jumlah besar oleh tubuh seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Sedangkan mikronutrien merupakan zat yang diperlukan dalam jumlah yang sangat sedikit oleh tubuh seperti mineral dan vitamin, mengutip Mary E. Barasi dalam bukunya At a Glance Ilmu Gizi.

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan komponen bahan makanan yang penting dan merupakan sumber energi yang utama.4Karbohidrat merupakan senyawa karbon yang banyak dijumpai di alam, terutama sebagai penyusun utama jaringan tumbuhan-tumbuhan.

2. Lemak

Lipid adalah sekelompok senyawa organik yang terdapat dalam tumbuhan, hewan, atau manusia dan memegang peranan penting dalam struktur dan fungsi sel. Lipid mempunyai sifat tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik nonpolar seperti eter, kloroform, aseton, dan benzena. Lemak dan minyak merupakan bagian terbesar dan terpenting kelompok lipid, yaitu sebagai komponen makanan utama bagi organisme hidup.

3. Protein

Protein merupakan salah satu kelompok bahan makronutrien, tidak seperti bahan makronutrien lain (karbohidrat dan lemak), protein lebih berperan dalam pembentukan biomolekul dari pada sebagai sumber energi. Meskipun demikian, bila organisme sedang kekurangan energi, maka protein ini juga dapat digunakan sebagai sumber energi setelah karbohidrat dan lemak.

4. Air

Meskipun sering diabaikan, air merupakan salah satu unsur penting dalam makanan. Air bukan merupakan sumber nutrien seperti bahan makanan yang lain, meskipun demikian air sangat penting dalam kelangsungan proses biokimiawi organisme hidup.

5. Vitamin

Vitamin adalah golongan senyawa organik sebagai pelengkap makanan yang sangat diperlukan oleh tubuh. Vitamin memiliki peran sangat penting untuk pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan, dan fungsi-fungsi tubuh lainnya agar metabolisme berjalan normal, tetapi vitamin diperlukan dalam jumlah sedikit, tidak memberikan energi, dan tidak ikut menyusun jaringan tubuh

(mdk/edl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP