Penyebab Pelanggaran HAM yang Wajib Diketahui, Pelajari Selengkapnya

Jumat, 14 Januari 2022 12:30 Reporter : Edelweis Lararenjana
Penyebab Pelanggaran HAM yang Wajib Diketahui, Pelajari Selengkapnya Ilustrasi hukum. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Mariusz Szczygiel

Merdeka.com - Terdapat beberapa faktor penyebab pelanggaran HAM yang wajib untuk diketahui. Terjadinya pelanggaran HAM tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, melainkan juga warga negaranya. Ini karena selain merugikan individu perseorangan, pelanggaran HAM juga akan berdampak pada sebuah tatanan hidup dalam bermasyarakat.

Dalam mengatur penyelenggaraan HAM yang adil, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR) didirikan sebagai tanggapan atas kekejaman selama Perang Dunia II, termasuk Holocaust. Dokumen tersebut menguraikan hak asasi manusia yang dimiliki semua orang seperti kebebasan dari penyiksaan, kebebasan berekspresi, dan hak untuk mencari suaka.

Ketika hak-hak itu tidak dilindungi atau diabaikan secara terang-terangan, artinya sebuah praktik pelanggaran HAM sedang terjadi. Lalu, apa saja jenis-jenis pelanggaran HAM itu? Apa pula penyebab pelanggaran HAM yang umum terjadi? Siapa yang bertanggung jawab untuk mencegah dan mengatasinya? Berikut informasi selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Memahami Pelanggaran HAM

Terdapat konsensus yang berlaku secara universal di mana individu berhak atas hak-hak dasar tertentu dalam keadaan apapun. Ini termasuk kebebasan sipil dan hak politik tertentu, yang paling mendasar adalah hak untuk hidup dan keamanan fisik.

Menurut Pasal 1 Angka 1 UU No. 39/1999, HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan dan merupakan anugerah yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dilindungi negara, hukum, pemerintah, dan tiap orang, demi kehormatan, harkat, dan martabat manusia.

ilustrasi hak asasi manusia
innovationforum.co.uk

Hak asasi manusia adalah artikulasi kebutuhan akan keadilan, toleransi, saling menghormati, dan martabat manusia dalam semua aktivitas. Berbicara tentang hak memungkinkan kita untuk mengungkapkan gagasan bahwa semua individu adalah bagian dari ruang lingkup moralitas dan keadilan.

Suatu negara bisa melakukan penyebab pelanggaran HAM baik secara langsung maupun tidak langsung. Mengutip publikasi dalam Minnesota Journal of International Law, pelanggaran dapat dilakukan dengan sengaja oleh negara dan atau terjadi karena negara gagal mencegah pelanggaran tersebut.

Ketika suatu negara melakukan pelanggaran HAM, berbagai aktor dapat terlibat seperti polisi, hakim, jaksa, pejabat pemerintah, dan banyak lagi. Pelanggaran tersebut dapat berupa kekerasan fisik, seperti kebrutalan polisi, sementara hak-hak seperti hak atas pengadilan yang adil juga dapat dilanggar, di mana tidak ada kekerasan fisik yang terlibat.

Jenis pelanggaran HAM kedua adalah kegagalan negara untuk melindungi, yang sering terjadi ketika timbul sebuah konflik antar individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Jika negara tidak melakukan apa pun untuk mengintervensi dan melindungi orang dan kelompok yang rentan, maka negara telah berpartisipasi dalam pelanggaran.

Contohnya di Amerika Serikat, negara gagal melindungi orang kulit hitam Amerika ketika hukuman mati tanpa pengadilan terjadi di seluruh negeri. Karena, banyak dari mereka yang bertanggung jawab atas hukuman mati tanpa pengadilan tersebut adalah aktor negara (seperti polisi) itu sendiri. Dan, ini adalah contoh dari kedua jenis pelanggaran yang terjadi secara bersamaan.

3 dari 4 halaman

Penyebab Pelanggaran HAM

Menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000, pelanggaran HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut Hak Asasi Manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-Undang ini, dan tidak didapatkan, atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar, berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

Secara singkat, pelanggaran HAM merupakan tindakan pelanggaran kemanusiaan baik yang dilakukan oleh individu maupun oleh institusi negara atau institusi lainnya terhadap hak asasi individu lain tanpa ada dasar atau alasan yuridis dan alasan rasional yang menjadi pijakannya. Berikut adalah beberapa penyebab pelanggaran HAM, dikutip dari Liputan6.com:

  • Penyebab pelanggaran HAM internal

Penyebab pelanggaran HAM internal adalah dorongan untuk melakukan pelanggaran HAM yang berasal dari diri si pelanggar sendiri. Beberapa bentuk faktor penyebab pelanggaran HAM internal adalah:

- Sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri

- Rendahnya kesadaran HAM

- Sikap tidak toleran

  • Penyebab pelanggaran HAM eksternal

Sementara, penyebab pelanggaran HAM eksternal adalah faktor yang asalnya dari luar diri pelanggar, yang mendorong terjadinya pelanggaran HAM. Bentuk penyebab pelanggaran HAM eksternal di antaranya adalah:

- Penyalahgunaan kekuasaan

- Ketidaktegasan aparat penegak hukum

- Penyalahgunaan teknologi

- Kesenjangan sosial dan ekonomi yang tinggi

4 dari 4 halaman

Macam-Macam HAM

Setelah mengetahui penyebab pelanggaran HAM, ketahui juga mengenai macam-macam HAM. Hak-hak asasi manusia yang diakui oleh bangsa Indonesia, ditetapkan dengan TAP MPR Nomor XVII Tahun 1998 tentang HAM. Isinya antara lain adalah sebagai berikut:

- Hak untuk hidup: setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan kehidupannya.

- Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan: setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.

- Hak mengembangkan diri: Setiap orang berhak atas pemenuhan kebutuhan dasarnya untuk tumbuh dan berkembang secara layak.

- Hak keadilan: Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan perlakuan hukum yang adil.

- Hak kemerdekaan: Setiap orang bebas memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Setiap orang berhak atas kebebasan menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nurani. Setiap orang bebas memilih pendidikan, pekerjaan, kewarganegaraan, tempat tinggal, dan berserikat.

- Hak atas kebebasan: Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.

- Hak keamanan: Setiap orang berhak atas rasa aman dan perlindungan terhadap ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

- Hak kesejahteraan: Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin.

- Kewajiban: Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

- Perlindungan dan pemajuan: Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (non-derogable).

[edl]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pelanggaran HAM
  3. Ragam
  4. Jatim
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini