Mengenal Penyebab Rematik yang Paling Umum dan Cara Mengatasinya
Merdeka.com - Radang sendi (artritis) atau yang sering dikenal dengan sebutan rematik paling banyak menyerang orang dewasa dan lansia. Rematik adalah kondisi peradangan pada sendi yang memiliki ciri khas sendi terasa kaku dan sakit. Rematik tentu menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya. Untuk itu, Anda harus segera mengenal penyebab rematik yang diderita untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Rematik sendiri terdiri dari hampir 100 jenis. Namun yang paling umum menyerang adalah rematik jenis Rheumatoid Arthritis (RA). Rheumatoid arthritis adalah gangguan peradangan kronis yang dapat mempengaruhi lebih dari sekedar bagian persendian. Pada beberapa orang, kondisi ini dapat merusak berbagai sistem tubuh, termasuk kulit, mata, paru-paru, jantung dan pembuluh darah.
Rheumatoid arthritis terjadi ketika pertahanan atau sistem kekebalan tubuh Anda melemah. Rematik jenis ini menyerang sinovium, lapisan tipis jaringan yang melapisi sendi. RA menyebabkan rasa sakit, kelelahan, dan lainnya. Berikut adalah penyebab rematik jenis RA.
Mengenal Rheumatoid Arthritis (RA)
Rheumatoid Arthritis (RA) adalah gangguan autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh Anda sendiri. Tidak seperti kerusakan akibat keausan pada osteoarthritis, rheumatoid arthritis mempengaruhi lapisan sendi, menyebabkan pembengkakan yang terasa sakit, dan pada akhirnya dapat menyebabkan erosi tulang dan deformitas sendi. Bahkan, rheumatoid arthritis yang parah dapat menyebabkan cacat fisik.
Rheumatoid arthritis (RA) biasanya mempengaruhi tangan dan kaki terlebih dahulu, tetapi bisa terjadi pada persendian apa saja. Gejala umumnya termasuk persendian yang kaku, terutama ketika bangun di pagi hari atau setelah duduk sebentar. Beberapa orang sering mengalami kelelahan dan perasaan tidak enak badan secara umum.
Penyebab Rematik Jenis Rheumatoid Arthritis (RA)
Penyebab rematik jenis yang paling umum ini terletak pada kerusakan sistem imun. Sistem imun tubuh yang terlalu agresif menyerang bagian tubuh lain yang sehat. Beberapa orang mendapatkannya berdasarkan faktor genetik. Bakteri atau virus adalah pemicu RA dan penyebab rematik pada orang yang memiliki fitur genetik ini.

Shutterstock/Melodia plus photos
Dalam RA, antibodi sistem kekebalan tubuh menyerang sinovium, yang merupakan lapisan halus dari sendi. Ketika ini terjadi, rasa sakit dan peradangan terjadi. Peradangan menyebabkan sinovium menebal. Jika tidak dirawat, ia dapat menyerang dan menghancurkan tulang rawan-jaringan ikat yang menopang ujung tulang. Tendon dan ligamen yang menyatukan sendi juga bisa melemah dan meregang. Sendi akhirnya kehilangan bentuk dan konfigurasi. Kerusakan yang terjadi bisa menjadi lebih parah.
Sistem kekebalan tubuh biasanya membuat antibodi yang menyerang bakteri dan virus, membantu melawan infeksi. Namun jika Anda menderita rheumatoid arthritis, sistem kekebalan tubuh akan secara keliru mengirimkan antibodi ke lapisan sendi. Hal ini menyebabkan lapisan tipis sel (sinovium) yang menutupi sendi menjadi sakit dan meradang.
Gejala Rematik Jenis Rheumatoid Arthritis (RA)
Tanda dan gejala rheumatoid arthritis meliputi:
Artritis reumatoid dini cenderung memengaruhi sendi kecil Anda terlebih dahulu - terutama sendi yang menempelkan jari-jari ke tangan dan jari-jari kaki ke kaki. Seiring perkembangannya, gejala akan mulaimenyebar ke pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki, siku, pinggul, dan bahu.
Tanda-tanda dan gejala-gejala artritis reumatoid dapat bervariasi berdasarkan tingkat keparahannya. Periode peningkatan aktivitas penyakit, yang disebut suar, berganti dengan periode remisi relatif - ketika pembengkakan dan nyeri memudar atau menghilang. Seiring waktu, rheumatoid arthritis dapat menyebabkan persendian menjadi rusak dan bergeser keluar dari tempatnya.
Faktor Resiko Rematik Jenis Rheumatoid Arthritis (RA)
Setelah sebelumnya membahas penyebab rematik dan gejalanya, berikut ini adalah faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko rheumatoid arthritis. Di antaranya termasuk:
Komplikasi Rematik Jenis Rheumatoid Arthritis (RA)
Rheumatoid Arthritis (RA) dapat meningkatkan risiko perkembangan beberapa penyakit di bawah ini:
Artritis reumatoid meningkatkan risiko limfoma, sekelompok kanker darah yang berkembang dalam sistem getah bening.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya