Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mencicipi Kelezatan Sego Boranan Khas Lamongan, Cocok untuk Sahur dan Buka Puasa

Mencicipi Kelezatan Sego Boranan Khas Lamongan, Cocok untuk Sahur dan Buka Puasa Sego Boranan, makanan khas Lamongan. ©2020 Merdeka.com/indonesia.go.id

Merdeka.com - Sego Boranan atau Nasi Boranan merupakan salah satu kuliner khas Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Lamongan bahkan memiliki rencana mematenkan kuliner tersebut.

Dikutip dari indonesia.go.id, berkunjung ke Lamongan rasanya belum lengkap jika belum menyantap Sego Boranan. Pasalnya, kuliner yang hanya ada di Lamongan ini memiliki cita rasa yang lezat dan sejumlah keunikan lainnya.

Mengenal Sego Boranan

sego boranan makanan khas lamongan

©2020 Merdeka.com/lamongankab.go.id

Sego Boranan terdiri dari nasi, bumbu, urap-urap, rempeyek, dan lauk lainnya seperti empuk (tepung yang digoreng) dan pletuk (kacang dan remah nasi aking). Kuliner ini biasanya disajikan dengan daun pincuk.

Kata boranan berasal dari wadah nasi yang terbuat dari anyaman bambu. Biasanya tempat ini dibawa dengan cara digendong menggunakan selendang.

Para penjual Nasi Boranan meletakkan nasinya di dalam wadah yang terbuat dari anyaman bambu tersebut.

Hanya Ada di Lamongan

sego boranan makanan khas lamongan

©2020 Merdeka.com/lamongankab.go.id

Dihimpun dari berbagai sumber, Nasi Boranan sudah ada sejak tahun 1944. Pada mulanya hanya satu penjual, namun pada 1945 jumlah penjual Nasi Boranan terus bertambah.

Para penjual Nasi Boranan generasi pertama berasal dari Dusun Kaotan, Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan.

Konon, Nasi Boranan hanya bisa ditemukan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Di banyak sudut kota Lamongan, bisa dijumpai para pedagang Nasi Boranan.

Salah satu momentum yang menjadikan kuliner ini sangat banyak dicari yakni pada saat Lebaran tiba. Meskipun demikian, setiap hari kuliner ini bisa ditemukan dengan mudah di Lamongan.

Komposisi Nasi Boranan

sego boranan makanan khas lamongan

©2020 Merdeka.com/lamongankab.go.id

Dikutip dari Indonesia.go.id, para pembeli Nasi Boranan bisa memilih sendiri lauk yang diinginkan. Pilihan lauk yang tersedia di antaranya ikan bandeng, udang, telur asin, teri, daging ayam, tahu, jeroan, tempe, telur dadar, dan masih banyak lagi.

Berikutnya, barulah diberikan tambahan urapan sayur seperti yang biasa dijumpai saat menyantap nasi pecel. Tidak lupa diberi parutan kelapa dan sambal.

Selanjutnya, Nasi Boranan dilumuri dengan bumbu kuah khas yang memberikan rasa pedas.

Cara Membuat Bumbu Pelengkap

sego boranan makanan khas lamongan

©2020 Merdeka.com/indonesia.go.id

Bahan yang digunakan untuk membuah bumbu kuah terdiri dari lengkuas, jahe, terasi, jeruk purut, cabe rawit yang direbus, beras mentah yang direndam sebagai pengental, parutan kelapa, bawang merah, bawang putih, merica, gula, serta garam.

Sementara sambal urapan sayur dibuat dari bahan bawang merah, bawang putih, garam, cabe merah, penyedap rasa, dan parutan kelapa. Cara memasaknya sambalnya terbilang unik.

Bahan-bahan mentah dipanaskan di kreweng, alat masak yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Proses memasak ini menimbulkan aroma sedap tersendiri pada sambal yang dihasilkan.

Keunikan Lain

ilustrasi uang

©©2014 Merdeka.com

Keunikan lain yang ada pada Sego Boranan yakni keberadaan ikan sili sebagai pilihan lauk. Lauk ini lebih mahal dari jenis lauk lainnya.

Pasalnya, ikan sili merupakan jenis ikan air tawar yang ditemukan hidup liar di rawa atau sungai. Ikan ini belum bisa dikembangkan secara massal.

Nasi Boranan bisa bisa dijumpai selama 24 jam di Lamongan. Banyak penjual yang menjajakan kuliner unik tersebut dengan cara lesehan.

Harga satu porsi Sego Boranan sekitar Rp10 ribu. Namun, jika memilih lauk ikan sili, harga seporsi Sego Boranan menjadi Rp15 ribu hingga Rp25 ribu.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP