Kini Sukses jadi Pesinetron, Amanda Manopo Kenang Perjuangan Cari Uang Sejak Sekolah

Selasa, 24 Agustus 2021 11:45 Reporter : Vinna Wardhani
Kini Sukses jadi Pesinetron, Amanda Manopo Kenang Perjuangan Cari Uang Sejak Sekolah Amanda Manopo. ©Instagram.com/amandamanopo

Merdeka.com - Kepopuleran sinetron Ikatan Cinta membawa berkah baik bagi para pemainnya. Amanda Manopo menjadi pesinetron yang kemudian naik daun dan banjir tawaran pekerjaan.

Hampir seluruh acara televisi kini didominasi oleh wajah Amanda Manopo. Berbagai macam iklan hampir menggunakan Amanda sebagai modelnya. Hal ini tak aneh, pasalnya Amanda memang memiliki kualitas akting yang baik.

Kini dikenal sebagai pesinetron yang sukses, rupanya jalan hidup Amanda dulu tak mulus. Sebelum mendapat bayaran yang tinggi seperti sekarang, Amanda Manopo kecil melakukan segala cara untuk dapat memiliki uang jajan sendiri.

Melansir dari kanal YouTube Ade Bakti, Amanda mengatakan jika sejak kecil dirinya sudah mandiri mencari uang. Berbagai macam cara rela Amanda Manopo tempuh untuk bisa menjalani hidupnya.

2 dari 3 halaman

Berjualan Sejak SD

perjuangan amanda manopo cari uang
©2021 Merdeka.com

Berbeda dengan hidupnya kini yang sudah mapan, Amanda kecil rupanya harus menjual makanan ke sekolah untuk bisa punya uang jajan. Sebagai anak kecil yang masih duduk di bangku SD, Amanda mengaku tak malu belajar sambil berjualan.

"Dulu pas masih SD ngejual makanan. Aku ngejual makan. (Bawa makanan ke sekolah ngejualin). Supaya bisa dapet uang pegangan buat jajan," tutur Amanda.

3 dari 3 halaman

Jual Barang Endorsement

perjuangan amanda manopo cari uang©2021 Merdeka.com

Tak berhenti di bangku SD, Amanda masih terus berjualan hingga duduk di bangku SMP. Meski sudah ada jadwal syuting dan endorsement, pada saat itu bayaran yang ia terima tak selalu dalam bentuk uang. Oleh karena itu, Amanda berpikir untuk menjual barang-barang endorsment yang diterimanya agar punya pegangan uang.

"SMP juga melakukan hal yang sama. Syuting tapi udah ada endorsement. Tapi barang-barang waktu itu belum ada tarif. Terima barang aja. Nah barang itu aku jualin. Uangnya dari situ," imbuhnya.

[vna]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini