Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gejala Kanker Lambung Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya, Perlu Diwaspadai

Gejala Kanker Lambung Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya, Perlu Diwaspadai asam lambung. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kanker lambung ditandai dengan pertumbuhan sel kanker di dalam lapisan lambung. Disebut juga kanker perut, jenis kanker ini sulit didiagnosis karena kebanyakan orang biasanya tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Meskipun kanker lambung relatif jarang terjadi dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, salah satu bahaya terbesar dari penyakit ini adalah sulitnya mendiagnosisnya. Karena kanker lambung biasanya tidak menimbulkan gejala awal apapun, seringkali tidak terdiagnosis sampai menyebar ke bagian tubuh yang lain. Ini membuatnya lebih sulit untuk diobati.

Kanker lambung biasanya dimulai pada sel penghasil lendir yang melapisi perut. Jenis kanker ini disebut adenokarsinoma. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab dan gejala kanker lambung beserta faktor risikonya, mengutip dari Mayo Clinic dan Healthline:

Gejala Kanker Lambung

Menurut NCI atau National Cancer Institute AS, biasanya tidak ada tanda awal atau gejala kanker lambung. Hal ini lantas sering membuat orang seringkali tidak mengetahui ada yang salah hingga kankernya telah mencapai stadium lanjut.

Tanda dan gejala kanker lambung atau gastroesophageal junction dan kanker perut adalah beberapa hal di bawah ini:

  • Kelelahan
  • Merasa kembung setelah makan
  • Merasa kenyang setelah makan sedikit
  • Sakit maag yang parah dan terus-menerus
  • Gangguan pencernaan parah yang selalu ada
  • Mual terus menerus tanpa sebab yang jelas
  • Sakit perut
  • Muntah terus menerus
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Penyebab Kaker Lambung

    Perut bersama dengan kerongkongan hanyalah salah satu bagian dari bagian atas saluran pencernaan. Perut bertanggung jawab untuk mencerna makanan dan kemudian memindahkan nutrisi ke seluruh organ pencernaan, yaitu usus kecil dan besar.

    ilustrasi sakit perut

    ©iStockphoto

    Kanker lambung terjadi ketika sel-sel yang biasanya sehat di dalam sistem pencernaan bagian atas menjadi kanker dan tumbuh di luar kendali, membentuk tumor. Proses ini berlangsung lambat. Gejala kanker lambung cenderung berkembang selama bertahun-tahun.

    Faktor Risiko Kanker Perut

    Kanker lambung secara langsung terkait dengan tumor di perut. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan sel kanker ini. Faktor risiko tersebut termasuk penyakit dan kondisi tertentu, seperti:

  • limfoma (sekelompok kanker darah)
  • Infeksi bakteri H. pylori (infeksi perut umum yang terkadang dapat menyebabkan tukak)
  • tumor di bagian lain dari sistem pencernaan
  • polip perut (pertumbuhan jaringan abnormal yang terbentuk di lapisan perut)
  • Kanker lambung juga lebih umum terjadi di antara:

  • orang dewasa yang lebih tua, biasanya orang berusia 50 tahun ke atas
  • laki-laki
  • perokok
  • orang dengan riwayat penyakit keluarga
  • orang yang keturunan Asia (terutama Korea atau Jepang), Amerika Selatan, atau Belarusia
  • Meskipun riwayat kesehatan pribadi, dapat memengaruhi risiko terkena kanker lambung, faktor gaya hidup tertentu juga dapat berperan. Anda mungkin lebih mungkin terkena kanker lambung jika merasakan:

  • makan banyak makanan asin atau olahan
  • makan terlalu banyak daging
  • memiliki riwayat penyalahgunaan alkohol
  • tidak berolahraga
  • tidak menyimpan atau memasak makanan dengan benar
  • Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menjalani tes skrining jika yakin Anda berisiko terkena kanker lambung. Tes skrining dilakukan saat orang berisiko terkena penyakit tertentu tetapi belum menunjukkan gejala.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP