Ceritakan Pengalamannya di Sebuah Restoran, Food Vlogger Ini Tuai Kritikan Warganet
Merdeka.com - Food vlogger Mgdalenaf yang lekat dengan slogan Barbarkuy tengah banjir hujatan netizen. Kondisi ini bermula ketika Magda menjadi bintang tamu di kanal YouTube Samuel Christ.
Dalam konten YouTube tersebut, Magda mengungkap kekesalan hatinya yang diperlakukan kurang menyenangkan oleh seorang pemilik kedai makan. Sebagai seorang food vlogger, ia sempat disepelekan meski sudah menunjukkan jumlah follower yang banyak.
Cara bercerita Magda yang seolah-olah ingin mendapat perlakuan spesial dari tempat makan tersebut sontak banjir hujatan publik. Terlebih potongan video yang beredar menunjukkan Magda seakan ingin membayar makanan dengan exposure yang dimiliki.
"Aku udah nunjukin followers aku berapa, bisa bantu sejauh apa gitu kan. Terus aku dalem hati kayak pak ini nilainya tidak ternilai loh, kalau misalnya lo disuruh bayar gua bisa bayar berapa gitu kan," tuturnya.
Magdalena Dicecar Publik

©2023 Merdeka.com/instagram magdalenaf
Aksi Magda yang sesumbar dengan jumlah followers membuat publik merasa geram. Tak sedikit orang yang kemudian membandingkannya dengan almarhum Bondan Winarno yang terkenal sangat low profile saat me-review makanan.
"Klo emang vloger makanan, datang sendiri bayar kayak pelanggan lain, la kalau ada pelayanan khusus,makanan yang aslinya standar bisa dibuat istimewa dong sama oemilik resto,amatir sok proff," tulis netizen.
"Bagaimana seorang pengulas makanan di TV seperti (alm) Bondan Winarno bisa dipercaya? Apakah akreditasi "mak nyus" dijamin tidak tercemar iklan atau pesanan dari pemilik restoran? Menurut Bondan, cara menjaga integritas dan independensi lidahnya adalah: Bayar sendiri makanannya," tulis akun Twitter @Dandhy_Laksono.
Pemilik Kanal YouTube Minta Maaf

©2023 Merdeka.com/instagram magdalenaf
Tahu konten YouTubenya memantik kegaduhan, Samuel Christ bergerak cepat untuk meminta maaf dan menulis klarifikasi. Menurutnya, Magda hanya bercerita jika selama ini food vlogger masih kerap diremehkan oleh banyak orang dan selalu dicap minta makanan gratis. Padahal Magda dan food vlogger lain bermaksud memberikan promosi gratis dan tetap membayar makanan yang dipesan.
"Saya Samuel Christ ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada kak @mgdalenaf dan seluruh pihak yang telah dirugikan dengan podcast yang terupload di Channel Samuel Christ. Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Terjadi kesalahpahaman yang akhirnya menimbulkan kesan bahwa food vlogger MGDALENAF 'meminta makanan gratis dan bayar hanya dengan exposure' dan 'meminta diberikan pelayanan istimewa'," ungkapnya.
Samuel membagi klarifikasinya dalam tiga poin. Tiga poin tersebut kurang lebih menjelaskan tujuan mulia Magda sebagai food vlogger.
"1. MGDALENAF selalu berinsiatif melakukan pembayaran setiap meliput UMKM kuliner tapi seringkali dikira minta makanan gratis," bebernya.
"Penunjukkan jumlah followers kepada pelaku UMKM kuliner merupakan prosedur perusahaan yang dilakukan supaya pelaku UMKM yang belum mengenal media MGDALENAF dapat mengerti tujuan digitalisasi atau promosi GRATIS yng akan dilakukan. 3. Magda mempunyai visi dan misi membantu UMKM kuliner tidak hanya dalam digitalisasi tapi juga permodalan bahkan bernilai hingga puluhan/ratusan juta," tandasnya.
(mdk/vna)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya