Belajar mengontrol emosi barangkali bisa dibilang sebagai tugas setiap orang. Tak memandang usia, perubahan emosi yang tajam bisa terjadi kepada siapa saja. Jika orang dewasa masih perlu banyak belajar mengontrol emosi, tentu bagi anak-anak mengontrol emosi sangat sulit.
Namun akun Tik Tok bernama Conrians_Manogari berhasil memberi pelajaran orang tua bahwa anak mampu mengolah emosinya dengan pola asuh yang tepat. Dalam sebuah video singkat yang diunggah akun tersebut tampak seorang anak laki-laki menangis begitu keras.
Tak lantas tersulut emosi, perempuan dalam video tersebut justru berusaha mengajak bicara sang anak. Ia mencoba mencari tahu apa yang diinginkan sang anak sebelum akhirnya berbicara. Di akhir video anak laki-laki berbaju kuning tersebut berhasil menyelesaikan tangisannya dan menenangkan dirinya sendiri.
Advertisement
Validasi Keingingan Anak
Dalam potongan singkat video yang beredar tampak anak laki-laki berbaju kuning tersebut menangis tersedu-sedu. Di awal video sang ibu sempat diketahui menanyakan alasannya duduk di tengah jalan. Anak tersebut sempat menjawab jika dirinya menangis lantaran ditegur sang ibu.
Mengetahui anaknya bersalah dan menangis begitu kencang, ibu dalam video tersebut tak tampak tersulut emosi. Suaranya tetap berusaha stabil dan tidak meninggi meski putranya tak kunjung diam. Ia mencoba men-validasi keinginan sang anak sebelum mengajak berbicara.
"Ini masih mau nangis dulu atau kita bisa bicara ini?" tanya sang ibu.
"Mau nangis dulu," jawab anak tersebut.
"Ya udah nangis dulu," imbuh sang ibu.
Anak berbaju kuning tersebut seketika kembali menangis meraung-raung sembari mengucek matanya. Sang ibu tetap tampak santai dan tak memburu anaknya untuk segera berhenti menangis.
Seketika aksi ibu dan anak yang sama-sama bisa bekerja sama mengontrol emosi ini menuai perhatian. Banyak orang merasa kagum dengan sang ibu yang berhasil mengajarkan putranya mengelola emosi sekaligus mengelola emosinya sendiri.
Advertisement
Anak Berhasil Tenangkan Diri Sendiri
Setelah puas meluapkan tangisannya, anak berbaju kuning tersebut mengatakan kepada ibunya jika ia siap diajak berbicara. Terlihat masih berlinang air mata, sang ibu meminta anaknya untuk tenang agar bisa diajak bicara. Di luar dugaan, anak tersebut seketika menarik napas dalam sembari mengeluarkan kalimat afirmasi.
"Sudah mama. Saya sudah bisa diajak bicara mama," ungkap anak itu.
"Tenangkan dirinya dulu baru bisa kita berbicara," minta sang ibu.
"Tenang, tenang, semua baik-baik saja. Tenang, tenang semua baik-baik saja," ucap anaknya.