Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

8 Ciri Usus Buntu Beserta Letaknya, Cegah Secepat Mungkin

8 Ciri Usus Buntu Beserta Letaknya, Cegah Secepat Mungkin usus buntu. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyakit usus buntu atau yang biasa disebut dengan apendisitis di dalam istilah medisnya merupakan suatu peradangan yang terjadi pada usus buntu atau apendiks. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan di area usus.

Penyakit usus buntu dapat terjadi pada siapa saja, laki-laki perempuan, tua maupun muda, anak serta dewasa. Meski, paling sering terjadi pada usia 10-30 tahun.

Seseorang yang mengidap penyakit usus buntu akan merasa nyeri di perut sebelah kanan bagian bawah. Dalam beberapa kasus, nyeri itu dirasakan sangat hebat sehingga bisa membahayakan para pengidap.

Itulah mengapa, kamu harus mengetahui gejala atau ciri-ciri penyakit usus buntu sejak awal. Tujuannya, untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat dan memperkecil risiko komplikasi.

Lantaran jika terlambat diketahui, bisa menyebabkan kondisi yang lebih buruk, yakni pecahnya usus buntu yang berakibat infeksi berat. Agar dapat mengetahui secara rinci, berikut ini kami telah rangkum 8 ciri usus buntu beserta letaknya, yang dilansir dari Bola.com:

Ciri Usus Buntu

usus buntu

©2020 Merdeka.com

Ciri usus buntu memang perlu kita ketahui agar kita bisa mudah membedakan mana sakit perut biasa ataupun sakit perut akibat usus buntu. Ini akan sangat membantumu mendapatkan penanganan yang tepat dan sesegera mungkin.

Biasanya, gejala awal radang usus buntu sering dirasakan di bagian ulu hati atau sekitar pusar, lalu berpindah ke bagian perut kanan bawah beberapa jam kemudian. Ciri khasnya adalah nyeri yang sangat hebat sehingga pengidapnya sulit berdiri dan berjalan.

Nyeri tumpul di dekat pusar atau perut bagian atas yang bergerak menjalar ke perut kanan bawah biasanya merupakan tanda awal dari usus buntu. Kondisi ini kemudian disertai dengan:

  • Kehilangan selera makan
  • Mual dan muntah segera setelah sakit perut
  • Gejala lain usus buntu adalah rasa mual yang dibarengi dengan muntah. Awalnya, ciri ini mungkin terlihat seperti penyakit lainnya yang lebih ringan, namun jika hal ini tidak berhenti hingga lebih dari 12 jam, Anda harus pergi ke dokter secepatnya.

  • Perut kembung dan sering buang gas
  • Kembung dan sering buang gas tak tampak seperti gejala penyakit berbahaya. Namun, jika keadaan ini diikuti dengan rasa sakit pada perut bagian bawah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

    Ciri Usus Buntu yang Lainnya

    usus buntu

    ©2020 Merdeka.com

  • Demam dari 37,6°-39°C
  • Usus buntu biasanya dibarengi dengan demam, bersamaan dengan rasa sakit pada bagian perut. Ketika situasi dan keadaan makin parah, demam pun makin tinggi.

  • Nyeri seperti ditusuk di perut bagian atas atau bawah yang menjalar ke punggung atau rektum
  • Untuk mengecek apakah kamu memiliki usus buntu, coba tekan perut bagian bawah sebelah kanan, kemudian lepaskan. Jika Anda mengalami rasa sakit saat tekanan dilepas, itu merupakan gejala usus buntu.

  • Nyeri buang air kecil
  • Keram otot perut
  • Sembelit atau diare
  • Dalam banyak kasus usus buntu, sakit perut yang parah biasanya bersamaan dengan diare. Kotoran yang dikeluarkan biasanya juga mengandung lendir. Jika ini yang terjadi pada Anda, segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.

    Letak Usus Buntu

    Setelah kita mengetahui ciri usus buntu, ada baiknya kita juga mempelajari mengenai letak dari usus buntu tersebut. letak usus buntu atau apendisitis berada kurang lebih 2,5 cm dari bawah katup ileusekum.

    Posisi organ ini secara kasat mata akan dapat terlihat di bagian perut sebelah kanan, tepatnya pada garis lurus antara pusar serta tulang panggul.

    Penyebab Usus Buntu

    Ciri usus buntu tak akan lengkap kita pelajari jika kita belum mengetahui apa saja penyebab dari usus buntu itu sendiri. Ada beberapa penyebab dari usus buntu itu sendiri di antaranya:

    1. Menahan Kentut

    Menahan kentut bisa jadi salah satu penyebab munculnya usus buntu. Menahan kentut kerap dilakukan seseorang ketika tengah berada di tempat umum atau sedang berkumpul bersama teman atau keluarga. Menahan kentut merupakan penyebab usus buntu berikutnya yang tak boleh diabaikan.

    Orang yang sering menahan kentut, membuat gas akan tertahan pada saluran pencernaan usus. Hingga membuat apendiks menjadi bengkak dan meradang. Hal ini bisa mengakibatkan dinding usus menjadi tipis dan akan lebih rentan terjadi peradangan dan pembengkakan pada rongga usus buntu. 

    2. Konsumsi Gorengan dan Jajan Sembarangan

    Penyebab usus buntu selanjutnya yakni sering makan gorengan atau jajan sembarangan. Sering mengonsumsi makanan yang digoreng juga merupakan kebiasaan yang tidak baik bagi tubuh. Segala macam makanan yang digoreng mempunyai zat karsinogen yang berbahaya bagi tubuh.

    Fakta menyebutkan bahwa mengonsumsi daging kalengan atau berbagai jenis daging instan yang dijual di pasaran tidak baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Sama seperti makanan yang digoreng atau dibakar, daging kalengan ini menyimpan zat karsinogen yang mampu memicu terjadinya radang pada usus buntu.

    Jajanan yang biasa dijual bebas di pinggir-pinggir jalan tidak terjaga kebersihannya, sehingga rentan tercampur oleh debu, polusi juga bakteri yang tersebar bebas.

    3. Adanya Penyumbatan

    Penyebab usus buntu berikutnya yakni adanya penyumbatan. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh feses, benda asing, atau bahkan sel kanker.

    Penyumbatan ini kemudian dapat menjadi rumah baru bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini lama kelamaan dapat mengakibatkan usus buntu jadi meradang, bengkak, dan dipenuhi dengan nanah.

    Penyumbatan ini pun bisa bersifat sebagian atau seluruh menutupi saluran usus buntu. Bila penyumbatan menutup keseluruhan rongga usus buntu, ini perlu dioperasi.

    (mdk/raf)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP