Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Potret Kereta Api Ponorogo-Madiun Zaman Kolonial Belanda, Bikin Takjub

6 Potret Kereta Api Ponorogo-Madiun Zaman Kolonial Belanda, Bikin Takjub Kereta Api Ponorogo-Madiun Zaman Kolonial Belanda. ©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Merdeka.com - Pada zaman kolonial Belanda, kereta api merupakan moda transportasi yang paling banyak digunakan. Selain digunakan sebagai angkutan penumpang, kereta api juga menjadi transportasi favorit untuk mengangkut aneka hasil pertanian dan barang dari satu daerah ke daerah lain.

Kepopuleran kereta api di masa lalu dapat disaksikan dengan banyaknya jalur rel kereta api di Indonesia, terutama di Jawa. Walaupun kini banyak yang sudah tidak difungsikan, jalur rel kereta api masih banyak dijumpai bentuk fisiknya.

Kereta Api di Madiun

kereta api ponorogo madiun zaman kolonial belanda

©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Kereta api juga pernah mengalami masa kejayaan sebagai moda transportasi paling diminati di Madiun, Jawa Timur. Perkembangan ekonomi Madiun di zaman kolonial Belanda tidak bisa lepas dari pengaruh pembangunan jalur kereta api oleh perusahaan milik pemerintah Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).

Saat itu, kereta api menjadi moda transportasi yang menghubungkan Madiun dengan daerah lain seperti Ponorogo, Solo, dan Surabaya. Merdeka menghimpun foto-foto lawas kereta api Madiun-Ponorogo dari Brilio.net (21/3/2016). Foto-foto tersebut merupakan hasil bidikan kamera fotografer Rob Dickinson.

Jalur Kereta Api

kereta api ponorogo madiun zaman kolonial belanda

©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Jalur kereta api Madiun-Ponorogo pada zaman kolonial Belanda dibangun awal abad 20 atau sekitar tahun 1907. Pembangunan jalur kereta api tersebut dilakukan perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda, Staatsspoorwegen.

Stasiun Madiun dan Stasiun Slahung

kereta api ponorogo madiun zaman kolonial belanda

©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Jalur kereta api Madiun-Ponorogo dimulai dari Stasiun Madiun dan berakhir di Stasiun Slahung Ponorogo. Kini, Stasiun Madiun yang terletak di Madiun Lor, Manguharjo, Madiun menjadi stasiun kereta api kelas besar tipe A. Stasiun ini menjadi stasiun utama di wilayah Madiun dan berada dalam pengelolaan Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VII Madiun.

Sementara Stasiun Slahung merupakan stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Slahung, Ponorogo. Terletak pada ketinggian +154 meter, stasiun ini berada paling selatan di Wilayah Aset VII Madiun lintas jalur kereta api Ponorogo–Slahung.

Jalur Ramai

kereta api ponorogo madiun zaman kolonial belanda

©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Jalur kereta api Madiun-Ponorogo pada zaman kolonial Belanda diramaikan oleh penduduk setempat. Saat itu, penduduk yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang juga memanfaatkan moda transportasi kereta api menuju pasar untuk menjual hasil buminya.

Transportasi Primadona

kereta api ponorogo madiun zaman kolonial belanda

©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Sekitar tahun 1970-an, jalur kereta api Madiun-Ponorogo masih diminati masyarakat. Terlebih saat itu, kereta api merupakan moda transportasi yang mudah dijangkau dan murah. 

Lewat Tengah Kota

kereta api ponorogo madiun zaman kolonial belanda

©2021 Merdeka.com/Brilio.net

Selain melewati kawasan pedesaan, kereta api Madiun-Ponorogo pada zaman kolonial Belanda juga melintasi rel di kawasan perkotaan.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP