Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Dokter Pejuang Kemerdekaan RI, Punya Banyak Keahlian Lawan Penjajah

5 Dokter Pejuang Kemerdekaan RI, Punya Banyak Keahlian Lawan Penjajah ilustrasi dokter. stemgenex.com

Merdeka.com - Pada masa penjajahan Belanda maupun Jepang, rasanya tidak ada masyarakat yang tidak ingin turut serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Para pemuda yang menyandang gelar dokter pun tak mau ketinggalan.

Tak sedikit dokter yang terlibat aktif dalam perjuangan meraih dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Perjuangan mereka yang tulus dan tak kenal lelah pun diganjar dengan penghargaan sebagai pahlawan nasional.

Dikutip dari laman resmi RSUD Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ini lima dokter yang berjasa besar bagi Indonesia. Nama-nama dokter ini juga diabadikan menjadi nama rumah sakit di Jawa Timur.

1. dr. Wahidin Soedirohusodo

 dokter wahidin sudirohusodo

©2022 Merdeka.com/Wikipedia

Dokter Wahidin ialah lulusan STOVIA Jakarta yang senang bergaul dengan masyarakat tanpa memandang status sosialnya. Bahkan, ia sering mengobati orang secara cuma-cuma. 

Selama masa penjajahan Belanda, ia paham betul bagaimana penderitaan masyarakat. Ia pun berpendapat bahwasanya salah satu cara terbebas dari penjajahan yakni masyarakat harus cerdas. 

2. dr. Radjiman Wedyodiningrat

dokter radjiman wedyodiningrat

©2022 Merdeka.com/Dok. Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia

Usianya baru 20 tahun saat Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat berhasil mendapat gelar dokter. Empat tahun kemudian, ia berhasil meraih gelar Master of Art. 

Radjiman memantapkan hati menjadi dokter karena prihatin melihat masyarakat Ngawi yang saat itu dilanda wabah pes. 

Secara khusus, ia kemudian mempelajari ilmu kandungan demi menyelamatkan generasi masa depan. Pasalnya saat itu banyak ibu-ibu yang meninggal dunia usai melahirkan. 

3. dr. Soetomo

dokter soetomo

©2022 Merdeka.com/Wikipedia

Lahir di Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dokter Soetomo menjadi salah satu pemuda yang paling vokal melawan penjajah. Saat masih menempuh studi di STOVIA Jakarta, pria bernama asli Subroto itu mendirikan organisasi pemuda bernama Boedi Oetomo. Gagasan tentang pendirian organisasi pemuda itu merupakan usulan dokter Wahidin Soedirohusodo.

Pada tahun 1911, ia lulus dari STOVIA lalu bertugas menjadi dokter di Semarang, Jawa Tengah. Selanjutnya ia berpindah-pindah tugas, mulai dari Tuban, Lubuk Pakam, hingga Malang. Di kota terakhir inilah ia berjuang membasmi wabah pes yang menyengsarakan masyarakat.

4. dr. Tjipto Mangoenkoesoemo

dokter tjipto mangunkusumo

©2022 Merdeka.com/Wikipedia

dr. Tjipto Mangoenkoesoemo adalah dokter profesional yang lebih dikenal sebagai tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. 

Kiprahnya yang paling terkenal ialah menjadi salah satu pendiri Indische Partij, organisasi partai pertama yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 

Dokter yang juga ahli menulis pun menggunakan senjata kata-kata untuk melancarkan kritik pedas pada pemerintah Hindia Belanda di Indonesia. 

5. drg. Moestopo

dokter moestopo

©2022 Merdeka.com/Wikipedia

Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur itu menyelesaikan pendidikan dokter gigi di Kota Surabaya. 

Pada tahun 1942, dokter Moestopo ditangkap oleh polisi militer Jepang, Kempeitai karena aktivitasnya sebagai dokter dianggap mencurigakan. 

Setelah bebas dari sandera Kempeitai, dokter Moestopo sempat bekerja sebagai dokter gigi untuk Jepang. Namun, ia akhirnya memutuskan berlatih menjadi perwira tentara dan berjuang meraih kemerdekaan RI bersama para pejuang lain.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP