5 Cara Mengobati Bisul di Ketiak, Aman dan Mudah Dilakukan
Merdeka.com - Cara mengobati bisul di ketiak bisa menjadi pertolongan pertama agar dampak negatif dari bisul tersebut tidak semakin meluas. Salah satu dampak ketika bisul menjadi semakin parah biasanya akan menyebabkan rasa sakit yang cukup mengganggu. Bayangkan saja jika lokasi bisul tersebut di ketiak, maka akan amat mengganggu karena ketiak menjadi salah satu bagian tubuh yang akan sering mengalami gesekan.
Bisul memang umum disebabkan oleh infeksi bakteri pada folikel rambut (pertumbuhan akar). Kondisi bisul yang baru muncul, bisa dengan mudah diatasi dengan memperlancar aliran darah di lokasi tersebut. Namun, untuk bisul yang sudah berhari-hari harus ditunggu hingga ‘matang’ sebelum dilakukan pembersihan. Ketika bisul sudah pecah, maka harus dibersihkan dan diberi penanganan yang benar agar tidak kambuh.
Dengan rasa yang amat tidak nyaman tersebut, pasti para penderita bisul akan ingin cepat menangani bisul tersebut. Sayangnya, dalam beberapa kasus justru cara mengobati bisul di ketiak terkadang tidak dilakukan dengan benar dan malah menyebabkan infeksi dari bisul tersebut menyebar luas.
Untuk lebih memahami bagaimana penanganan bisul dengan cepat, berikut 5 cara mengobati bisul di ketiak yang dilansir dari Liputan6.com.
1. Kompres Air Hangat

shutterstock
Cara mengobati bisul di ketiak yang pertama dengan melakukan kompres air hangat. Sewajarnya, bisul di ketiak yang muncul bisa secara tiba-tiba sembuh dan menghilang dengan cepat.
Hal ini terjadi ketika aliran darah ke daerah tersebut diperbanyak. Darah di tubuh manusia memuat berbagai macam sel serta zat kekebalan tubuh yang mampu membasmi bakteri penyebab bisul. Berikut cara yang dapat Anda lakukan:
Anda bisa melakukan cara mengobati bisul di ketiak dengan kompres air hangat ini selama 2-3 kali sehari hingga bisul yang baru muncul mengempis dan hilang.
2. Menggunakan Kunyit

©Shutterstock
Cara mengobati bisul di ketiak ini juga cukup mudah dilakukan dan bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi bisul di ketiak. Kunyit terkenal mampu untuk mengatasi inflamasi (peradangan) serta infeksi. Cara yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:
Jika dirasa masih kurang manjur, maka Anda bisa mengonsumsi kunyit dengan cara diminum. Baik memanfaatkan kunyit dengan cara diminum atau dioles sama-sama efektif untuk menyembuhkan bisul di ketiak.
3. Minyak Jarak

©2017 naturallivingideas.com
Cara mengobati bisul di ketiak yang berikutnya dengan menggunakan minyak jarak. Minyak jarak mengandung asam risinoleat yang bersifat anti-radang dan anti-bakteri. Kandungan tersebut membuat minyak jarak bisa digunakan sebagai cara mengobati bisul di ketiak. Caranya yaitu:
Anda bisa melakukan cara ini sekitar 2-3 kali sehari agar bisul di ketiak segera menghilang.
4. Garam Epsom

Shutterstock
Garam ini cukup berbeda dibanding jenis garam lainnya. Garam Epsom atau yang umum disebut garam Inggris merupakan bentuk padat dari senyawa mineral magnesium sulfat alami yang tersedia di alam.
Garam Epsom sebenarnya tidak hanya baik untuk mengatasi bisul, namun juga bermanfaat bagi kulit dan saraf. Cara menggunakan garam Epsom sebagai berikut:
Anda bisa melakukan cara di atas hingga dua kali sehari hingga bisul mulai sembuh.
5. Salep Bisul

©iStock
Cara mengobati bisul di ketiak ini menjadi cara terakhir jika Anda masih sempat membeli obat anti bisul ke apotek. Berikut jenis obat yang bisa Anda beli untuk menunjang kesembuhan dari bisul di ketiak Anda:
Salep ini mampu meredakan rasa sakit karena bisul di ketiak. Zat anestesi lokal di dalamnya mampu menghalangi transmisi sinyal rasa sakit.
Mupirocin sebenarnya merupakan produk antibiotik topikal yang efektif membasmi bakteri penyebab bisul, MRSA (meticillin resistant Staphylococcus aureus), serta bakteri lainnya. Biasanya salep ini digunakan sebanyak tiga kali sehari. Namun, ada efek samping yang mungkin bisa timbul, seperti sakit, rasa terbakar, gatal, menyengat, hingga timbul ruam kulit.
Produk ini merupakan antibiotik spektrum luas yang sangat efektif menyembuhkan bisul di ketiak. Anda bisa mengoles salep ini sebanyak 3-4 kali sehari. Tapi, ada baiknya untuk tidak menggunakan salep ini lebih dari dua minggu. Sebab, penggunan salep ini dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri terhadap antibiotik.
Di Indonesia, salep ini biasanya sangat popular untuk mengobati bisul. Kandungan ichtammolum 10% di dalamnya berfungsi sebagai anti-inflamasi, antibakteri, serta antifungi sehingga efektif untuk mengobati bisul.
(mdk/raf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya