Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Banyak yang Tahu, Ini Sejarah Kopi Joss Khas Jogja yang Melegenda

Tak Banyak yang Tahu, Ini Sejarah Kopi Joss Khas Jogja yang Melegenda Ilustrasi Kopi Joss Jogja. ©2020 Pinterest/palingmales.com/Edtorial Merdeka.com

Merdeka.com - Selain gudeg, kopi joss telah lama menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta. Rasanya yang unik dan berbeda dari kopi lainnya membuat kopi khas Kota Pelajar tersebut banyak disukai oleh berbagai lapisan masyarakat.

Keunikan kopi joss terletak dari cara penyajiannya. Setelah dibuat, kopi hitam tersebut langsung dicampurkan dengan potongan arang yang masih membara sehingga mengeluarkan suara ‘josss’. Suara inilah yang kemudian menjadi asal usul nama kopi joss.

Para wisatawan bisa mencicipi minuman unik ini di kedai-kedai angkringan di hampir setiap sudut Kota Yogyakarta dengan harga yang relatif terjangkau. Selain itu para wisatawan juga bisa memesan varian lainnya seperti kopi susu joss yang juga menjadi favorit.

Lantas bagaimana asal mula kopi yang melegenda di Kota Yogyakarta tersebut? Berikut informasi yang berhasil dihimpun oleh merdeka.com.

Berawal dari Pesanan Masinis di Stasiun Tugu

ilustrasi kopi joss jogja

©2020 Pinterest/Edtorial Merdeka.com

Kopi joss pertama kali dibuat di angkringan Lik Man yang berlokasi di utara Stasiun Tugu pada akhir tahun 1980. Saat itu ada seorang masinis yang singgah dan meminta dibuatkan kopi di angkringan tersebut.

Pemilik angkringan yang akrab disapa Lik Man itu pun langsung meracik kopi dengan merebusnya di dalam sebuah kaleng (klotok). Ia kemudian menambahkan sepotong arang dari agar kopi tersebut lebih matang.

“Dulu waktu akhir tahun 80 an ada masinis kereta api suruh bikin kopi klotok yang direbus pake kaleng. Terus sama bapak dikasih arang bara api supaya kopinya lebih matang dan sampai sekarang malah ketagihan. Di sini juga kopi joss yang pertama,” kata Kobar, generasi ketiga penjual Angkringan Lik Man seperti dilansir kanal Youtube Our Grandfather Story.

Mulai Dikenal Sebagai Kopi Khas Jogja

Karena rasanya yang unik, kopi tersebut mulai terkenal di kalangan pekerja Stasiun Tugu. Tak lama kemudian kepopuleran kopi tersebut mulai menyebar ke masyarakat luas. 

“Kan banyak pada ke sini bawa temen perempuan bikin kopi tadi malah jadi terkenal,” tambah Kobar.

Untuk menikmati segelas kopi joss, ada cara unik yang biasa dilakukan oleh pelanggan setianya. Mereka kerap menuangkan kopi ke alas gelas berupa piring kecil sedikit demi sedikit kemudian langsung meminumnya.

“Orang dulu kan mereka minumnya kayak gini (dituang ke alas gelas), pas panas-panasnya dituang sedikit sedikit dan diminum pelan-pelan,” lanjut Kobar.

Kopi unik ini dijual dengan harga yang cukup murah, yaitu Rp5.000 untuk kopi hitam dan Rp6.000 untuk kopi susu. 

Memiliki Khasiat

Banyak yang menganggap jika kopi joss berbahaya bagi kesehatan karena kandungan arangnya. Namun menurut penjelasan Kobar, kopi tersebut justru memiliki khasiat yang luar biasa.

Ia menyebut bahwa arang yang dicampurkan ke dalam kopi bisa menyerap racun sehingga kopi joss baik untuk dikonsumsi.

Selain itu, kopi joss juga dipercaya bisa memulihkan kondisi tubuh penikmatnya saat mengalami masuk angin.

“Arang itu menyerap racun, kan norit itu dari arang, mau tidur minum ini malah enak. Capeknya hilang dan anginnya keluar,” pungkas Kobar.

 

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP