Surah Al Luqman 13-14, Lengkap Beserta Terjemahan dan Isi Kandungannya
Merdeka.com - Surah Al Luqman 13 14 memiliki kandungan penting yang wajib diketahui umat muslim. Dalam ayat tersebut, berisi tentang pelajaran Luqman al Hakim kepada anaknya. Yang mana Luqman meminta kepada anaknya agar tidak menyekutukan Allah dan selalu berbuat baik kepada kedua orang tua.
Seperti yang sudah diketahui, Alquran adalah kitab suci yang dijadikan pedoman hidup umat Islam. Kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril ini, berisi firman Allah sebagai petunjuk atau pedoman umat manusia. Tak hanya untuk dihafalkan, namun setiap Muslim juga dianjurkan untuk mengamalkan nilai-nilai yang ada di dalam Alquran.
Sebagai umat muslim, kita diperintahkan untuk senantiasa mengambil pelajaran yang ada di dalam ayat-ayat Alquran, tak terkecuali surah Al Luqman 13-14. Isi kandungan ayat ini bisa dijadikan pedoman orang tua saat mendidik anak-anaknya. Lantas, seperti apa bacaan surah Al Luqman 13-14 dan artinya? Simak ulasannya yang dirangkum dari NU Online:
Surah Al Luqman Ayat 13-14

Liputan6 ©2022 Merdeka.com
Surah Al Luqman ayat 13-14 berisi tentang pelajaran Luqman al Hakim kepada anaknya. Adapun bacaan surah Al Luqman 13-14 adalah sebagai berikut:
Tulisan Arab:
(13) وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ
(14) وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْر
Surah Al Luqman 13 14 berisi pelajaran penting yang perlu diketahui umat muslim.
Tulisan Latin:
13. Wa itż qala luqmanu libnihi wa huwa ya'iẓuhụ yā bunayya la tusyrik billah, innasy-syirka laẓulmun 'aẓim
14. Wa waṣṣainal-insāna biwalidaih, ḥamalat-hu ummuhụ wahnan 'ala wahniw wa fiṣaluhụ fi 'amaini anisykur liwa liwalidaik, ilayyal-maṣir
Artinya:
13. Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, "Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar."
14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.
Kandungan Isi Al Luqman 13-14

Liputan6 ©2022 Merdeka.com
Sebagaimana kita tahu, Alquran mengandung banyak pelajaran yang baik untuk dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, tak terkecuali isi kandungan surah Al Luqman 13-14.
Seperti dikutip dari NU Online, Alquran datang untuk memberi petunjuk-petunjuk, keterangan-keterangan, dan konsep- konsep, agar manusia bisa memperoleh kebahagiaan di dunia maupun akhirat. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam salah satu bacaan surat Alquran, Allah SWT berfirman, artinya:
"Sungguh, orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan tersembunyi dan terang benderang. Mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi agar Allah menyempurnakan untuk mereka pahala mereka dan menambahi mereka dengan sebagian karunia-Nya. Sungguh Allah maha pengampun lagi maha penerima syukur." (Surat Fathir ayat 29-30).
Sementara itu, isi kandungan surah Al Luqman ayat 13-14, yaitu mengabadikan pelajaran Luqman al Hakim kepada anaknya tentang tauhid. Dalam surah tersebut, Luqman memberi tahu anaknya agar tidak menyekutukan Allah. Sebab, perbuatan tersebut merupakan perbuatan aniaya yang paling besar dan tidak akan diampuni oleh Allah SWT.
Melansir dari NU Online, dalam surah Al Luqman 13-14, ada beberapa pelajaran penting dalam ayat tersebut, salahh satunya ajaran untuk tidak mempersekutukan Allah SWT. Hal ini menjadi langkah awal agar manusia bisa hidup sukses, baik di dunia maupun di akhirat. Karena sesungguhnya, ilmu yang dimiliki oleh manusia hanya oleh dan karena kehendak Allah SWT.
Selain itu, dalam surah Al Luqman 13-14, mengandung ajaran untuk berbakti dan menghormat kepada orang tua. Dalam ayat tersebut, Luqman mengingatkan kepada anaknya untuk senantiasa berperilaku baik terhadap orang tua. Pasalnya, tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk syukur kepada Allah SWT dan kepada kedua orang tua.
Tidak cukup dengan berbuat baik kepada orang tua, Luqman juga meminta kepada anaknya agar selalu berbaik kepada sesama meskipun hanya seberat biji sawi. Dengan begitu, niscaya Allah SWT akan memberinya balasan berupa kebaikan.
Alasan Manusia Dilarang Menyekutukan Allah
Setelah dijelaskan kandungan isi Surah Al Luqman ayat 13-14, selanjutnya dijelaskan alasan mengapa umat manusia dilarang menyekutukan Allah.
Berikut berbagai alasan mengapa manusia dilarang menyekutukan Allah:
-
Pelanggaran terhadap TauhidMenyekutukan Allah adalah pelanggaran terhadap tauhid, yaitu keyakinan bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. Tauhid merupakan inti dari ajaran Islam, dan menyekutukan Allah (syirik) adalah dosa besar yang merusak konsep ini.
-
Dosa yang Tidak DiampuniDalam Al-Qur’an (An-Nisa: 48), Allah menyatakan bahwa dosa syirik tidak akan diampuni kecuali jika pelakunya bertaubat dengan sungguh-sungguh sebelum meninggal. Dosa ini lebih berat daripada dosa-dosa lainnya karena langsung menyalahi hak Allah sebagai satu-satunya yang patut disembah.
-
Menghilangkan Keikhlasan dalam BeribadahMenyekutukan Allah berarti tidak lagi murni dalam niat beribadah. Ibadah hanya akan diterima jika dilakukan dengan ikhlas untuk Allah semata. Ketika seseorang menyekutukan Allah, ibadah yang dilakukan menjadi sia-sia.
-
Mengakibatkan Kehilangan Petunjuk dan BerkahSyirik menyebabkan seseorang kehilangan petunjuk dari Allah. Dalam Al-Qur'an (Az-Zumar: 65), Allah menegaskan bahwa amal perbuatan orang yang menyekutukan-Nya akan hilang atau menjadi tidak bernilai di sisi-Nya.
-
Penyebab Kehancuran Moral dan AkhlakMenyekutukan Allah dapat merusak akhlak manusia, karena orang yang menyekutukan Allah tidak lagi mengakui kebesaran-Nya dan sering kali menjadi lemah dalam memegang prinsip-prinsip moral yang baik.
-
Memperoleh Azab yang Berat di AkhiratOrang yang menyekutukan Allah diancam dengan siksaan yang berat di akhirat. Dalam berbagai ayat Al-Qur'an, Allah menjelaskan bahwa mereka yang berbuat syirik akan ditempatkan di neraka dan tidak akan memperoleh pertolongan.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya