Diduga Pernah Jadi Tempat Pertapaan Soeharto, Ini Potret Gua Semar di Dataran Tinggi Dieng

Pertapaan di dataran tinggi Dieng Ini selalu ramai pengunjung karena dipercaya permudah urusan studi hingga menikah.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Diduga Pernah Jadi Tempat Pertapaan Soeharto, Ini Potret Gua Semar di Dataran Tinggi Dieng
Diduga Pernah Jadi Tempat Pertapaan Soeharto, Ini Potret Gua Semar di Dataran Tinggi Dieng (Merdeka.com)

Konon, Soeharto mendapat wangsit bakal jadi Presiden Indonesia di tempat ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip Indonesia Kaya, pertapaan yang terletak di antara Telaga Warna dan Telaga Pengilon ini jadi salah satu kawasan yang disakralkan masyarakat dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Bahkan, di kawasan pertapaan ini ada lima lokasi yang dianggap keramat dan sering jadi tujuan orang untuk bertapa. 

(Foto: indonesiakaya.com)

Tempat Paling Ramai

Tempat Paling Ramai
Dok. Istimewa

Salah satu bagian dari kawasan pertapaan di dataran tinggi Dieng yang paling terkenal adalah Gua Semar.  Konon, gua ini menjadi lokasi semedi para raja Jawa di masa lalu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bahkan, Soeharto disebut mendapatkan wangsit bakal menjadi Presiden Indonesia di gua ini. Ada kepercayaan bahwa orang yang bermeditasi di gua ini akan mendapatkan wahyu kasampurnaning jati (ilmu yang dapat membedakan baik dan buruk).

(Foto: indonesiakaya.com)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut legenda, wahyu kasampurnaning jati diturunkan di Mandalasari (tempat tertinggi di kayangan). Sosok pertama yang mendapatkan wahyu ini adalah Dewa Ismaya yang kemudian berubah wujud menjadi sosok Semar.

(Foto: Google Maps pohon bumi)

Batu Tulis

Batu Tulis
Dok. Istimewa

Dari samping, batu besar ini menyerupai Semar, salah satu tokoh Punakawan dalam cerita wayang. Tempat ini juga dianggap sakral oleh masyarakat, khususnya warga Dieng.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut cerita tutur yang berkembang di masyarakat sekitar, Batu tulis ini merupakan tempat Eyang Purba Wasesa (leluhur masyarakat Dieng) mendapat pencerahan. Batu tulis ini sering menjadi tempat ziarah orang tua atau pelajar yang mengalami kesulitan terkait studi. 

(Foto: indonesiakaya.com)

Gua Pengantin

Gua Pengantin
Dok. Istimewa

Banyak laporan pasangan yang datang ke gua ini melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Pada tahun 2005, Pemkab Wonosobo meresmikan nama situs ini sebagai Gua Pengantin.

Gua Sumur

Gua Sumur
Dok. Istimewa

Di dalam gua ini, terdapat sebuah sumber mata air bernama Sendang Kamulyan. Sumber air ini dianggap suci oleh pemeluk agama Hindu.

Gua Jaran

Gua Jaran
Dok. Istimewa

Gua ini dipercaya dijaga oleh seorang resi (orang sakti) yang bernama Kendali Seto (diartikan sebagai penunggang kuda putih).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Konon, suatu ketika ada seekor kuda betina berwarna putih yang masuk ke dalam gua ini. Ketika keluar dari gua ini keesokan harinya, kuda putih tersebut sudah dalam keadaan mengandung. Gua ini sering menjadi tujuan ziarah pasangan yang kesulitan memiliki keturunan.

(Foto: Freepik valeria_aksakova)

Rekomendasi