Kamis malam (1/6), Presiden Jokowi liburan bersama keluarga di Jogja. Dalam kesempatan itu, ia mencicipi salah satu kuliner legendaris asal kota pelajar, namanya Bakmi Pak Pele.
Bakmi Pak Pele sudah berdiri sejak tahun 1983. Pemiliknya bernama Bapak Suhardiman. Sekilas tidak ada hubungan antara nama Suhardiman dengan Pele. Namun waktu itu, wajahnya dianggap mirip dengan legenda sepak bola Brazil, Pele.
Hingga akhirnya bakmi ini dikenal dengan nama Bakmi Pak Pele. Lalu seperti apa keunikan Bakmi Pak Pele? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Dilansir dari Yogyakarta-airport.co.id, lokasi Bakmi Pak Pele berada di pojok timur bagian selatan Alun-Alun Utara Jogja, tepatnya di depan SD Keputran. Warung Pak Pele buka mulai sore hari menggunakan tenda yang lumayan besar.
Di sana pula disediakan lesehan agar pengunjung dapat bersantai, namun juga ada tempat duduk kursi dilengkapi dengan meja. Warung legendaris itu menyediakan berbagai menu masakan Jawa seperti bakmi goreng, bakmi rebus, nasi goreng, dan magelangan.
Cara masaknya juga menggunakan cara tradisional, yaitu menggunakan arang dan tungku.
Advertisement
Dikutip dari kanal YouTube Icip Rasa, aroma khas dari arang dari Bakmi Pele begitu terasa di lidah.
Selain itu, mi pada makanan itu tidak terlalu lembek dan teksturnya masih bagus. Mi besar dan mi bihun dipadukan dalam satu porsi. Dalam sehari, mereka bisa menghabiskan 20 kilogram mi atau 300 porsi, antara sore hingga malam hari.
Selain itu, topping ayam pada bakmi itu cukup banyak dan bumbunya meresap. Sementara telur yang digunakan adalah telur bebek, sehingga rasanya tambah gurih.
Advertisement
Ini dia sosok Pak Pele, meski dikenal dengan nama Pak Pele namun pria paruh baya memiliki nama asli Suhardiman.
Banyak yang mengatakan wajah Suhardiman mirip dengan pemain sepakbola, Pele. Alhasil, bakmi Jawa dagangannya pun dikenal dengan nama Bakmi Pele.
Saat Jokowi mengunjungi Bakmi Pele, Suhardiman mengaku terkejut dengan kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini.
"Baru kali ini kedatangan Pak Presiden. Waduh saya kaget," kata Pak Pele