Rela Utang Demi Film Petulangan Sherina, Ini Perjuangan Mira Lesmana di Awal Karier

Di awal era 2000-an industri film Indonesia sempat mengalami kenaikan kurva peminat yang signifikan. Salah satu sosok yang paling disorot pada saat itu adalah Mira Lesmana.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Rela Utang Demi Film Petulangan Sherina, Ini Perjuangan Mira Lesmana di Awal Karier
Ngutang untuk Petualangan Sherina, Ini Perjuangan Mira Lesmana di Industri Film. You Tube - Ernes

Di awal era 2000-an industri film Indonesia sempat mengalami kenaikan kurva peminat yang signifikan. Salah satu sosok yang paling disorot pada saat itu adalah Mira Lesmana.

Karyanya yang bisa membuat ekosistem film bangkit lagi adalah Petualangan Sherina. Ia berhasil membuat film Petualangan Sherina menjadi film box office dengan jutaan penonton.

Tentu, perjuangan Mira Lesmana tak mudah untuk memproduksi film tersebut. Bahkan ia sempat berutang demi menggandakan film yang dirilis pada tahun 2000 itu.

Film Sebesar 2 Miliar

Baru-baru ini, Mira Lesmana bercerita tentang kisah di balik layar film Petualangan Sherina. Hal itu diungkapkan dalam video yang diunggah di kanal Youtube Ernest Prakasa.

Di masa itu, Mira Lesmana mencoba percaya diri dengan idenya membuat film anak-anak. Ia pun berusaha menebar proposal film itu di banyak produser film.

"Gue itu bawa proposal ke mana-mana. Ke produser-produser besar di masa itu," kata Mira Lesmana.

"Gue memperlihatkan kalau gue punya ide, kita bikin film yang nggak murah-murah amat, target penonton 250 ribu, dengan membuat film sebesar Rp 2 miliar yang pada saat itu gede banget, terus kita promosikan dengan baik," tambahnya.

Meledak

Meski dipandang sebelah mata oleh pihak bioskop, Mira Lesmana tetap melanjutkan niatnya dan gayung pun bersambut dengan para pihak yang mendukungnya. Dengan promosi yang dikelola dengan baik, Petualangan Sherina seketika kebanjiran penonton.

"Terus pada saat itu bioskop bilang, 'gila aja, film Disney setengah mati buat dapetin 250 ribu penonton'. Tapi ini Bahasa Indonesia bukan Bahasa Inggris," kata Mira Lesmana.

"Terus pas mulai presscon film, wartawan pada bilang 'Mbak Mira udah tau itu antrian film gila'" tuturnya.

Rela Utang

Setelah menuai kesuksesannya, Mira Lesmana berkeinginan untuk menggandakan ulang film tersebut agar bisa diputar di lebih banyak bioskop. Finansial tak membuat meruntuhkan niatnya, ia lalu mencoba berutang kepada pihak yang memproduksi roll film.

"Terus ada salah satu produser bilang 'kamu udah tau film kamu meledak? Cepat cetak lagi 40 kopi (gulungan film)'. Terus saya bilang kalau saya nggak punya uang," jelas Mira Lesmana.

"Akhirnya gue langsung telepon lab produksi filmnya. Terus gue bilang kalau mau bikin tambahan untuk 20 layar tapi boleh utang nggak. Jadi itu utang dulu," ucapnya.

"Sekitar 4 bulan bertahan di bioskop utama. Tapi di bioskop lain selama setahun ada terus. Dengan total 1,6 juta penonton," pungkasnya.

Rekomendasi