Kini Sukses jadi Youtuber, Deddy Corbuzier Kenang Awal Kelola Kanal Youtube

Podcast milik Deddy Corbuzier ini sering masuk dalam jajaran Trending di youtube. Konten yang dibikinnya pun banyak didengar atau dilihat oleh jutaan orang.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Kini Sukses jadi Youtuber, Deddy Corbuzier Kenang Awal Kelola Kanal Youtube
You Tube - Novel Baswedan

Adanya berbagai platform digital mulai dari Tik Tok, Spotify, Twitter hingga Youtube membuat banyak orang bisa menyalurkan kreativitasnya. Mereka membuat konten yang bisa diunggah ke platform tersebut, begitu pula yang dilakukan Deddy Corbuzier.

Mungkin banyak sebagian dari kita yang sering mendengarkan Podcast Deddy Corbuzier. Ayah satu orang anak ini kerap menghadirkan pembicara hebat mulai dari pejabat, selebritis hingga orang yang sedang banyak diperbincangkan.

Tak heran jika podcast milik Deddy Corbuzier sering masuk dalam jajaran Trending di youtube. Konten yang dibikinnya pun banyak didengar atau dilihat oleh jutaan orang.

Frekuensi Suara

Baru-baru ini, Deddy berbagi tentang kanal dan konten yang ia kelola. Hal itu diungkapkannya dalam video yang diunggah di kanal Youtube Novel Baswedan pada beberapa hari yang lalu.

Ternyata jauh sebelum memulai mengelola kanal Youtube dan menjadi seorang podcaster, ia melakukan riset di banyak aspek. Bahkan dirinya sampai mengulik teknis tentang frekuensi suara.

"Saya belajar (untuk podcast) tapi banyak orang yang nggak paham kayak 'wah ini kebetulan, ini hobi'. Bukan, saya belajar," ungkap Deddy.

"Saya melihat apa yang belum ada di Indonesia pada saat itu, salah satunya adalah podcast," imbuhnya.

Butuh Waktu Enam Bulan

Tak sebentar, Deddy telah menghabiskan waktu berbulan-bulan sebelum ia memahami tentang teknis audio. Menurutnya, masih banyak pembuat konten yang tak melakukan seperti yang dilakukannya.

"Itu saya pelajari, enam bulan saya pelajari. Saya pelajari sampai frekuensi suara yang masuk ke audio,"

"Nah itu banyak orang yang nggak paham tentang hal itu. Makanya pada saat saya podcast, saya pakai headphone," tambahnya.

Nilai Tambah

Ia juga mengatakan, banyak pengalaman penting yang bisa diambil dari proses tersebut. Hingga sekarang, dirinya bisa menuai hasil yang memuaskan.

"Saya nonton hampir podcast yang ada di seluruh dunia baru saja bikin," ucapnya.

"Nilai tambah (dari podcast) adalah saya dapat berbagai macam ilmu dari berbagai sumber. Itu bisa digunakan buat diri saya dan kemajuan saya," pungkasnya.

Rekomendasi