Seperti diketahui, manusia terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kehidupan dunia yang semakin maju dan baik. Dengan begitu, manusia bisa menciptakan berbagai macam inovasi yang berguna untuk membantu pekerjaan dan mengatasi masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Bukan hanya itu, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga dilakukan untuk menjawab rasa penasaran tentang hal-hal yang belum pernah diketahui sebelumnya. Salah satu contohnya, ketika astronaut melakukan penelitian di planet lain atau satelit bumi untuk mengetahui kondisi alam dan potensi kehidupan yang ada.
Hal ini seperti yang dilakukan oleh astronaut Amerika Serikat, Neil Armstrong dan Edwin Buzz Aldrin yang berhasil melakukan pendaratan pertama kali di bulan pada tahun 1969. Tentu ini menjadi salah satu sejarah penting dalam kehidupan manusia yang membuka penelitian-penelitian lain di luar angkasa. Tidak heran jika, peristiwa yang terjadi pada 20 Juli ini masih diingat hingga saat ini.
Bagi Anda yang tertarik dengan ilmu pengetahuan dan dunia luar angkasa, sejarah peristiwa pendaratan pertama manusia di bulan ini sangat menarik untuk disimak. Ini juga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi masa depan yang lebih baik.
Melansir dari History, berikut kami merangkum sejarah peristiwa 20 Juli, pendaratan pertama manusia di bulan yang bisa Anda simak.
Advertisement
Peristiwa 20 Juli 1969 dikenal sebagai sejarah pendaratan manusia pertama di bulan yang dilakukan oleh astronot Amerika Serikat, Neil Armstrong dan Edwin Buzz Aldrin. Pada pendaratan pertama yang berhasil dilakukan, Armstrong mencoba berjalan di permukaan bulan yang tidak rata. Dalam momen ini, Armstrong berkata bahwa ini merupakan langkah kecil bagi manusia, sekaligus menjadi satu lompatan raksasa bagi umat manusia, karena telah berhasil mendarat di luar angkasa.
Tentu ini menjadi dasar pertama bagi para ilmuwan untuk melakukan misi pendaratan dan penelitian selanjutnya. Bahkan ini menjadi salah satu tujuan nasional Amerika Serikat untuk mendaratkan manusia di bulan pada pemerintahan Presiden John F. Kennedy.
Advertisement
Sebagai salah satu sejarah penting, peristiwa 20 Juli 1969 atau pendaratan pertama di bulan ini melalui proses yang tidak singkat. Peristiwa ini diawali dengan proses pesawat Apollo 11 yang ditumpangi oleh Neil Armstrong, Buzz Aldrin dan Michael Collins lepas landas dari Kennedy Space Center. Dalam misi penerbangan ini, Armstrong menjadi komandan yang memimpin misi pendaratan.
Setelah menempuh jarak 240.000 mil dalam 76 jam, Apollo 11 memasuki orbit bulan pada 19 Juli. Keesokan harinya, pada pukul 13:46, modul bulan Eagle, yang diawaki oleh Armstrong dan Aldrin, terpisah dari modul perintah, tempat Collins tinggal.
Dua jam kemudian, Elang mulai turun ke permukaan bulan, dan pada pukul 16.17 pesawat mendarat di tepi barat daya Laut Ketenangan. Armstrong segera mengirim pesan radio ke Mission Control di Houston, Texas, sebuah pesan yang sekarang terkenal: "Elang telah mendarat."
Pada pukul 22:39, lima jam lebih cepat dari jadwal semula, Armstrong membuka palka modul bulan. Saat dia menuruni tangga modul, kamera televisi yang terpasang pada pesawat merekam kemajuannya dan mengirimkan sinyal kembali ke Bumi, di mana ratusan juta orang menyaksikan dengan penuh harap.
Pada pukul 22:56, saat Armstrong turun dari tangga dan menginjakkan kakinya di permukaan bulan yang berdebu, dia mengucapkan kutipannya yang terkenal melalui mikrofon, "ini satu langkah kecil untuk seorang pria, satu lompatan besar bagi umat manusia."
Aldrin bergabung dengannya di permukaan bulan 19 menit kemudian, dan bersama-sama mereka mengambil foto medan, memasang bendera AS, menjalankan beberapa tes ilmiah sederhana dan berbicara dengan Presiden Richard Nixon (1913-1994) melalui Houston.
Pada pukul 01:11 tanggal 21 Juli, kedua astronot kembali ke modul lunar dan palka ditutup. Kedua pria itu tidur malam itu di permukaan bulan, dan pada pukul 13.54 Elang mulai mendaki kembali ke modul komando. Di antara barang-barang yang tertinggal di permukaan bulan adalah sebuah plakat bertuliskan: "Di sini orang-orang dari planet Bumi pertama kali menginjakkan kaki di bulan—Juli 1969 M—Kami datang dalam damai untuk seluruh umat manusia."
Pada pukul 17:35, Armstrong dan Aldrin berhasil merapat dan bergabung kembali dengan Collins, dan pada pukul 12:56 pada tanggal 22 Juli Apollo 11 memulai perjalanan pulangnya, mendarat dengan selamat di Samudra Pasifik pada pukul 12:50 pada tanggal 24 Juli.
Advertisement
Setelah peristiwa 20 juli 1969 atau pendaratan manusia pertama di bulan, Amerika Serikat merencanakan lima misi pendaratan selanjutnya. Bukan hanya itu, Amerika juga melakukan kunjungan ke bulan yang tidak direncanakan. Dari beberapa misi yang dilakukan, orang terakhir yang berjalan di bulan adalah astronot Eugene Cernan (1934-2017) dan Harrison Schmitt (1935-) dari misi Apollo 17, meninggalkan permukaan bulan pada 14 Desember 1972.
Perlu diketahui, bahwa program Apollo merupakan salah satu upaya padat karya yang mahal dan membutuhkan banyak dana. Bukan hanya itu, program ini juga memerlukan berbagai pihak untuk terlibat membantu melancarkan misi. Ini termasuk melibatkan sekitar 400.000 insinyur, teknisi, dan ilmuwan, dan menelan biaya $24 miliar (hampir $100 miliar dalam dolar hari ini). Biaya itu dibenarkan oleh mandat Kennedy pada tahun 1961. Peristiwa 20 juli 1969 ini tidak lain adalah ambisi Amerika Serikat yang ingin mengalahkan Uni Soviet dalam misi pendaratan manusia ke bulan.