Bangkit dari Keterpurukan, Ini Curahan Hati Adhisty Zara Ketika Dapat Cibiran

Baru-baru ini, Adhisty Zara menceritakan bagaimana Ia bangkit dari keterpurukan dari hujatan-hujatan banyak orang. Seperti yang diketahui, beberapa bulan belakangan, nama Zara jadi sorotan karena video kontroversi yang diduga dirinya.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Bangkit dari Keterpurukan, Ini Curahan Hati Adhisty Zara Ketika Dapat Cibiran
Zara Adhisty. Instagram @zaraadhsty ©2020 Merdeka.com

Adhisty Zara merupakan penyanyi sekaligus aktris berbakat yang kini namanya makin populer. Selain memiliki paras cantik, Zara juga menjadi aktris pendatang baru yang sukses.

Tidak hanya menjadi penyanyi maupun aktris, Zara juga dikenal sebagai model. Sebelum menjadi aktris, Zara lebih dikenal sebagai member JKT48. Dari idol grup itulah, Ia memulai kariernya.

Baru-baru ini, Adhisty Zara menceritakan bagaimana Ia bangkit dari keterpurukan dari hujatan-hujatan banyak orang. Seperti yang diketahui, beberapa bulan belakangan, nama Zara jadi sorotan karena video kontroversi yang diduga dirinya.

Awal Karier sebagai Idola

Hal itu disampaikan oleh Zara dalam video perbincangannya bersama Putri Tajung yang diunggah oleh kanal Youtube CXO Media pada Kamis (15/10). Dalam perbincangan tersebut, Zara membicarakan kariernya di JKT48 di masa lalu.

Karena Zara cukup populer di kalangan fans, Ia kemudian ditunjuk untuk memimpin koreo di sebuah lagu. Karena hal itu memang sangat diincar oleh para member.

"Aku ditunjuk untuk menjadi center sebuah lagu," ungkap Adhisty Zara.

Pernah Dapat Cibiran

Memang, Zara sudah bisa memimpin koreo di sebuah lagu di usia yang sangat muda. Karena hal itulah, Ia malah justru mendapatkan cibiran dari para fans.

Selain itu, Zara mengaku pada saat itu Ia dicibir karena masih belum lama ada di JKT48.

"Ketika aku jadi center justru aku malah dapatnya bully-an, karena aku junior, tapi sudah di center," jelas Adhisty Zara.

Bangkit dari Keterpurukan

Karena Ia masih merasa muda, Zara berpikiran bahwa Ia tidak diterima. Hal itu juga dikarenakan pola pemikirannya masih sempit.

Tak merundung keadaan begitu saja, akhirnya Zara bisa bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa dengan hujatan itu bisa memegang posisi tengah untuk sebuah koreo lagu.

"Aku sempat down banget, kayak ngerasa kok gue enggak diterima ya? Wah itu down banget, apalagi masih kecil belum bisa berpikiran luas. Tapi aku akhirnya bangkit, karena aku percaya justru dengan hujatan itu aku harus buktiin kalau aku itu bisa, aku itu layak, gitu," tutur Adhisty Zara.

Rekomendasi