Pernah Terjebak Narkoba, Begini Cara Sara Wijayanto Lepas dan Jadi Lebih Baik

Baru-baru ini, Sara Wijayanto mengungkapkan bagaimana cara Ia bisa terlepas dari jeratan obat-obatan terlarang tersebut.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Pernah Terjebak Narkoba, Begini Cara Sara Wijayanto Lepas dan Jadi Lebih Baik
Sara Wijayanto. ©kapanlagi.com

Salah satu momen mencekam dibagikan Sara Wijayanto. Ini terkait masa kelamnya ketika bersinggungan dengan obat-obatan terlarang.

Baru-baru ini, Sara Wijayanto mengungkapkan bagaimana cara Ia bisa terlepas dari jeratan obat-obatan terlarang tersebut. Tidak hanya itu, Ia juga membagikan alasan mengapa Ia harus meninggalkannya.

Merasa Buruk

Hal itu diungkapkan Sara Wijayanto dalam video perbincangannya bersama Uus yang diunggah di kanal YouTube Uus Kamukita pada Selasa (29/9) lalu. Dalam kesempatan itu, Sara Wijayanto mengungkapkan bagaimana kondisinya pada saat itu.

Sara Wijayanto mengaku pada saat itu Ia mengalami kondisi di mana Ia sama sekali tidak percaya diri. Bahkan, Sara Wijayanto merasa tak berharga dan buruk.

"Waktu dulu aku keluar, berusaha untuk (tinggalkan) itu kan enggak bisa langsung ya, aku merasa aku enggak berharga, merasa aku buruk, enggak worthy gitu jadi enggak pede," ungkap Sara Wijayanto.

Peran Tuhan

Selain itu, Sara Wijayanto juga mengungkapkan bagaimana Tuhan berperan untuk menjauhi obat-obatan terlarang tersebut. Sara Wijayanto mengaku bahwa Ia pada saat itu diberi kesempatan untuk membenahi diri.

Karena Ia merasa diberi kesempatan, Sara Wijayanto menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin. Meski usaha yang dilakukan Sara Wijayanto saat itu tidaklah mudah.

"Gue dikasih kesempatan sama Tuhan untuk memperbaiki ya gue harus berusaha, memang enggak gampang," tambahnya.

Beri Kekuatan

Sedangkan ada cara lain yang dilakukan Sara Wijayanto untuk bisa terlepas dari kecanduan obat-obatan terlarang tersebut. Menurutnya, menjalin komunikasi dengan orang lain juga bisa menjadi cara untuk terlepas.

Lebih detail, Sara Wijayanto menjelaskan bahwa berkomunikasi dengan orang yang mempunyai masalah yang sama akan saling memberikan kekuatan. Ia juga menegaskan bahwa tidak perlu menggunakan obat-obatan terlarang untuk bisa percaya diri.

"The best thing we can do adalah ngobrol sama orang-orang yang pernah mengalaminya juga, kasih kekuatan. Padahal, tanpa itu (narkoba) you can do that," jelas Sara Wijayanto.

Rekomendasi