Jahe merah dengan nama ilmiah Zingiber officinale Roscoe merupakan salah satu dari suku Zingiberaceae yang menjadi bagian penting dari masyarakat Indonesia. Rimpang jahe merah telah digunakan sebagai obat tradisional secara turun-temurun karena mempunyai komponen minyak atsiri tertinggi jika dibandingkan dengan jenis jahe yang lain.
Selain warnanya yang kemerahan, ia juga lebih sering digunakan untuk obat-obatan daripada sebagai bumbu masakan serta memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan dengan jenis jahe lainnya.
Jahe merah mengandung senyawa bermanfaat seperti shogaol, gingerol, zingeron, dan banyak lagi. Dengan begitu banyak senyawa aktif yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, tak heran jahe merah adalah ramuan yang sangat populer. Berikut beberapa manfaat jahe merah menurut Deltomet:
Advertisement
Menghangatkan Tubuh
Manfaat jahe merah yang pertama ialah mampu menghangatkan tubuh. Kandungan rasa pedas dari gingerol sangat berguna untuk menghangatkan tubuh agar terasa lebih nyaman di musim hujan. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu ambil 1 telunjuk jahe merah dan bersihkan, geprek bersama serai, kemudian rebus dengan air 400 mL dan tambahkan kayu manis.
Minuman ini cocok bagi Anda yang sedang masuk angin. Anda juga bisa menambahkan gula arena tau gula jawa ke dalam minuman anda.
Advertisement
Mengobati Sakit Kepala
Apabila Anda mengalami sakit kepala dan belum sempat membeli obat pereda nyeri, jahe merah memiliki khasiat yang berfungsi meredakannya. Jahe merah mengandung senyawa kamfena, rasa pedas, dan efek hangat, jahe merah sangat ampuh meredakan sakit kepala.
Advertisement
Mencegah Inflamasi Usus
Manfaat jahe merah dikarenakan memiliki kandungan gingerol yang lebih tinggi dibandingkan dengan jahe lainnya. Kandungan gingerol jahe merah lebih tinggi dibanding jahe lainnya. Pada jahe merah senyawa gingerol dan shogaol yang ditemukan adalah dalam bentuk [6]-gingerol dan [6]-shogaol.
Senyawa [6]-gingerol telah dibuktikan mempunyai aktivitas sebagai antiinflamasi. Senyawa [6]-gingerol menghambat sitokin dalam meningkatkan sel radang. Mekanisme jahe kering dapat digunakan sebagai anti inflamasi terkait dengan kerjanya dalam menghambat dari biosintesis prostaglandin.
Advertisement
Memperkuat Kekebalan Tubuh
Ekstrak jahe merah dapat mencegah dan membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh akan jauh lebih kuat. Sebuah penelitian menyebutkan kandungan minyak atsiri dalam rimpang jahe merah dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans.
Rimpang jahe merah mengandung [6]-gingerol yang memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antikarsinogenik, antimutagenik, antitumor.
Agen antibakteri yang bekerja dari jahe, sepertiEscherichia coli, Salmonella enteriditis, danStaphylococcus aureus. Cara mengonsumsinya, Anda cukup menyeduh jahe merah hangat ketika perut terasa bermasalah.
Advertisement
Mengobati Batuk
Manfaat jahe merah selanjutnya adalah mengobati batuk. Kandungan minyak atsiri dalam jahe merah juga bermanfaat untuk mengatasi batuk pada anak-anak maupun orang dewasa.
Cara membuat minuman jahe merah untuk obat batuk yaitu dengan mengambil 1 ruas jahe merah dan mencucinya. Kemudian parut jahe dan rebus dengan 250 mililiter air. Tambahkan gula merah dan tunggu hingga mendidih. Setelah itu angkat dan tambahkan perasan jeruk nipis, tunggu hingga hangat dan siap diminum.
Advertisement
Mengatasi Mual
Manfaat jahe merah yang tak kalah penting ialah mengatasi mual. Salah satu efek dari jahe merah adalah untuk membantu menghilangkan gas ekstra di saluran usus yang membantu menghilangkan mual selama kehamilan atau kemoterapi.
Advertisement
Meningkatkan Nafsu Makan
Rimpang jahe merah telah lama digunakan sebagai stimulan untuk membangkitkan nafsu makan. Hal tersebut dikarenakan jahe merah dapat menstimulasi aliran saliva dan cairan lambung, serta meningkatkan gerak peristaltik usus.
Advertisement
Menurunkan Berat Badan
Manfaat jahe merah yang lainnya adalah menurunkan berat badan. Mengambil pil ekstrak jahe merah sebagai suplemen makanan bermanfaat dalam memberikan efek kenyang yang lebih lama pada perut dan juga bagus untuk membakar kalori.
Advertisement
Menjaga Kondisi Jantung
Konsumsi rutin jahe merah terbukti mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida yang merupakan penyebab utama penyakit jantung. Kadar kolesterol jahat yang tinggi bisa menyebabkan risiko lebih besar terkena stroke jantung dan penyakit kardiovaskular.
Jahe merah juga dipercaya memiliki kemampuan anti-pembekuan darah. Cara mengonsumsi jahe merah cukup mudah yaitu dengan mengambil 1 sendok makan irisan jahe, lalu digeprek. Kemudian rebus dengan dua cangkir air mendidih, selama 10 menit. Tuangkan ke gelas, tambahkan beberapa tetes madu alami sebagai pengganti gula. Minumlah herbal jahe tersebut 2 hingga 3 kali sehari.
Advertisement
Mengatasi Asam Urat
Dari hasil penelitian menunjukkan manfaat jahe merah dapat menurukan kadar asam urat dalam darah. Selain itu juga dapat menurunkan rasa nyeri oleh karena penghambatan pada jalur siklo oksigenase.
Jahe merah masuk dalam daftar 10 tanaman herbal yang efektif mengobati asam urat, dikutip dari laman website resmi Kemementerian Kesehatan RI. Jahe merah membantu mengurangi peradangan di sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan memperlancar sirkulasi darah.