Posisi Tidur untuk Penderita Asam Lambung, Hindari Miring ke Sisi Kanan
Merdeka.com - Asam lambung merupakan salah satu gangguan pencernaan yang umum terjadi pada banyak orang. Biasanya orang dengan masalah ini mempunyai kondisi lambung yang sensitif terhadap makanan yang dikonsumsi. Seperti makanan pedas, asam, atau bersantan yang sering kali menyebabkan berbagai gejala.
Gejala yang muncul pada penderita asam lambung pun bermacam-macam. Mulai dari kondisi perut kembung atau bergas, nyeri bagian perut, hingga sensasi panas di dalam perut yang mengganggu. Bukan hanya itu, sebagian orang juga mengalami nyeri bagian ulu hati atau dada saat kondisi asam lambung naik.
Berbagai gejala ini tentu menyebabkan kondisi yang tidak nyaman. Terlebih lagi, ketika gejala asam lambung muncul saat jam tidur. Tentu kondisi perut yang kembung dan sensasi panas membuat istirahat menjadi terganggu. Dalam hal ini, penderita asam lambung perlu memperhatikan posisi tidur yang baik agar tidak memperparah kondisi.
Diketahui, terdapat beberapa posisi tidur untuk penderita asam lambung yang dianjurkan. Selain itu, ada pula beberapa posisi tidur yang sebaiknya dihindari sebab dapat meningkatkan kondisi gejala asam lambung yang semakin buruk. Ini termasuk posisi tidur berbaring telentang dan miring ke sisi kanan.
Dengan memperhatikan beberapa hal ini, Anda bisa mengurangi gejala asam lambung yang sedang dialami dan istirahat bisa dilakukan dengan lebih nyaman. Dilansir dari Sleepscore, berikut kami merangkum beberapa posisi tidur untuk penderita asam lambung yang perlu diketahui.
Tidur Posisi Telentang

©PxHere
Posisi tidur untuk penderita asam lambung yang pertama harus menghindari posisi telentang. Saat Anda mengalami gejala asam lambung di malam hari dan tidur dengan posisi telentang, ini memungkinkan asam lambung mengalir dengan bebas ke kerongkongan. Tentu kondisi ini akan semakin memperburuk gejala asam lambung.
Bahkan berdasarkan penelitian, tidur dengan posisi telentang menyebabkan gejala asam lambung bertahan lebih lama. Tingkat keparahan gejala juga dapat meningkat jika Anda memiliki lemak perut, yang menekan bagian perut sehingga memaksa isi perut untuk keluar. Tidur dengan posisi telentang merupakan hal pertama yang perlu dihindari pada penderita asam lambung yang menderita refluks asam di malam hari.
Tidur Posisi Miring ke Kanan
Posisi tidur untuk penderita asam lambung yang perlu dihindari berikutnya yaitu posisi miring ke sisi kanan. Saat berbaring ke sisi kanan, perut Anda sebenarnya berada di atas kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan keran bocor dan memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, berbaring ke sisi kanan saat asam lambung muncul di malam hari, biasanya juga menyebabkan beberapa gejala lain seperti regurgitasi, batuk, dan tersedak.
Dalam posisi ini, gravitasi juga tidak bekerja dengan baik sehingga bisa meningkatkan risiko asam lambung bertahan di kerongkongan lebih lama. Bagi Anda penderita asam lambung yang sering mengalami perut kembung atau sensasi panas di malam hari, hindari tidur posisi miring ke kanan karena hanya akan memperburuk gejala.
Tidur Posisi Miring ke Kiri

boldsky.com
Posisi tidur untuk penderita asam lambung yang aman dan dianjurkan adalah posisi miring ke sisi kiri. Pada posisi ini, gerakan gravitasi lebih bekerja dengan baik dibandingkan saat miring ke kanan. Saat Anda tidur berbaring ke sisi kiri, perut berada di bawah kerongkongan sehingga refluks asam lebih sulit untuk naik.
Jika asam lambung keluar, gravitasi dapat mengembalikannya ke perut Anda lebih cepat daripada saat di sisi kanan atau telentang. Tidur dengan posisi miring ke kanan cenderung menghasilkan refluks cair, sedangkan miring ke kiri menghasilkan refluks berupa gas yang lebih ringan. Inilah alasan mengapa para dokter lebih menyarankan untuk tidur dengan posisi miring ke kiri bagi penderita asam lambung.
Posisi Kelapa Lebih Tinggi
Posisi tidur untuk penderita asam lambung yang direkomendasikan terakhir adalah tidur dengan penyangga kepala. Usahakan untuk meletakkan posisi kepala lebih tinggi daripada perut. Studi menunjukkan bahwa tidur dengan kondisi tubuh di mana kepala lebih tinggi daripada perut dapat membantu refkuks asam kembali dan tetap bertahan di dalam perut.
Pada posisi ini, gaya gravitasi juga dapat bekerja lebih baik dibandingkan tidur telentang atau miring ke kanan. Jika Anda mengalami refluks asam di malam hari, maka sebaiknya mengambil posisi tidur miring ke kiri dengan menyangga bagian kepala lebih tinggi. Posisi ini dapat membantu mengendalikan gejala asam lambung secara efektif.
Hindari Makanan Pemicu

Shutterstock/wizdata
Selain memperhatikan beberapa posisi tidur untuk penderita asam lambung, penting juga untuk menghindari konsumsi makanan pemicu. Usahakan untuk memilih makanan yang sehat dan ramah bagi lambung. Hindari konsumsi makanan pedas dan asam karena dapat memicu gejala asam lambung yang tidak nyaman.
Di samping itu, Anda juga perlu memperhatikan jam makan dengan baik. Jika Anda sering mengalami asam lambung di malam hari, sebaiknya hindari konsumsi makanan menjelang waktu tidur.
Usahakan untuk makan malam beberapa jam sebelum jam tidur. Hal ini dapat membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik sebelum waktu tidur tiba. Dengan begitu, gejala asam lambung bisa terkontrol dengan baik. Meskipun sepele, namun hal ini memberikan pengaruh besar pada penderita GERD.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya