Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peringatan Hari Pelaut Sedunia, Pentingnya Laut bagi Kehidupan Manusia

Peringatan Hari Pelaut Sedunia, Pentingnya Laut bagi Kehidupan Manusia Ilustrasi Nelayan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebagai negara kepulauan dan maritim, banyak masyarakat Indonesia yang menggantungkan mata pencahariannya dengan sumber daya alam yang terdapat di laut. Di mana para nelayan berlayar ke tengah laut untuk mencari berbagai produk laut yang kemudian dapat dijual. Mulai dari beragam jeni ikan, udang, kepiting, cumi-cumi, dan aneka hewan laut lainnya.

Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa para nelayan mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Di mana nelayan menjadi salah satu pemasok produksi bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari. Tanpa nelayan, tentu kebutuhan pangan di Indonesia menjadi terbatas.

Pentingnya peran nelayan dan para pelaut ini kemudian diabadikan dalam sebuah peringatan tahunan yang disebut Hari Pelaut Sedunia. Peringatan ini diadakan setiap tanggal 25 Juni di seluruh dunia. Tentu ini menjadi salah satu peringatan penting di Indonesia mengingat banyak masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan dan pelaut yang mendukung perekonomian negara.

Tepat di hari ini, penting bagi masyarakat Indonesia secara umum untuk mengetahui sejarah Hari Pelaut Sedunia, dan berbagai alasan lain mengapa ini menjadi salah satu peringatan penting. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut berbagai informasi tentang sejarah peristiwa 25 Juni yang diperingati sebagai Hari Pelaut Sedunia dan beberapa informasi lainnya, perlu diketahui.

Sejarah Hari Pelaut Sedunia

Untuk memperluas wawasan mengenai peringatan Hari Pelaut Sedunia, bisa dimulai dari sejarahnya. Hari Pelaut Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 2011, menyusul penetapan resolusi yang diadopsi oleh Konferensi Para Pihak pada Konvensi Internasional tentang Standar Pelatihan, Sertifikasi, dan Pengawasan untuk Pelaut (STCW), 1978, yang diadakan di Manila, Filipina pada tahun 2010.

Sejak saat itu, Hari Pelaut telah dimasukkan dalam daftar tahunan Peringatan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tahun 2011, perayaan tersebut hanya berbentuk kampanye online, di mana International Maritime Organization (IMO) meminta semua orang untuk menyuarakan dukungan mereka melalui jejaring sosial.

Kampanye ini juga mengajak orang-orang di seluruh dunia untuk mengucapkan 'Terima kasih pelaut' di berbagai platform. Mulai Facebook, melalui tweet, dengan memposting video di YouTube, berdiskusi di LinkedIn, atau bahkan menulis blog yang menginspirasi.

Peringatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan penghormatan kepada 1,5 juta pelaut dunia atas kontribusi unik dan sering diabaikan bagi kesejahteraan masyarakat secara umum. Berbagai ucapan, penghargaan, dan interaksi yang dilakukan melalui internet, menjadi simbol rasa hormat dan terima kasih kepada pelaut di mana pun.

Jangkauan universal media sosial akan meningkatkan kesadaran akan peran vital para pelaut dalam ekonomi dunia dan dalam banyak hal, termasuk pembangunan berkelanjutan, perdagangan dunia dengan aman dan efisien.

Pentingnya Peringatan Hari Pelaut Sedunia

Setelah mengetahui sejarah peristiwa 25 Juni yang diperingati sebagai Hari Pelaut Sedunia, terakhir akan dijelaskan berbagai alasan mengapa ini termasuk peringatan penting bagi masyarakat. Alasan pertama, bahwa laut dan para pelaut memainkan peranan penting dalam perekonomian dunia. Di mana laut menyajikan beragam sumber pangan dengan nutrisi tinggi yang dapat dikonsumsi sehari-hari.

Dalam hal ini, pelayan atau pelaut berperan dalam mencari dan menyediakan pasokan pangan hasil laut untuk masyarakat secara umum. Jika perdagangan laut dibatasi atau dihentikan, tidak mungkin ekonomi global dapat berfungsi dengan baik. Dengan kata lain, masyarakat berutang kepada mereka yang mengarungi lautan untuk menyediakan pangan dan membangun perekonomian yang makmur.

Alasan kedua, bahwa laut menjadi salah satu sumber kehidupan bagi manusia. Tidak hanya perdagangan melalui laut yang membuat sebagian besar ekonomi global, tetapi juga lautan sendiri memiliki peran sekitar 70% di planet bumi. Lebih dari 1 juta spesies tumbuhan dan hewan hidup di laut, dan para ilmuwan memperkirakan bahwa mungkin ada hingga 9 juta spesies di sana yang belum ditemukan.

Semua yang kita ketahui tentang laut hari ini, tidak lain adalah berkat kerja tak kenal lelah dari ribuan ahli kelautan dan ahli biologi kelautan yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari kedalaman perairan tersebut.

Terakhir, bukan hanya nelayan, pelaut juga termasuk para Angkatan Militer Laut dan penjaga pantai yang berperan dalam menjaga dan menjamin keamanan. Dalam hal ini, para Angkatan Laut bertugas dalam menjaga keamanan negara dari berbagai tindakan dan ancaman perang.

Sementara para penjaga pantai berperan dalam menjamin keamanan masyarakat di tempat wisata air laut, menjaga keamanan dari aktivitas kriminal, hingga mencegah kerusakan lingkungan.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP