Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Keputihan Saat Hamil, Ketahui Cara Mengatasinya

Penyebab Keputihan Saat Hamil, Ketahui Cara Mengatasinya Ilustrasi hamil. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Bagi sebagian besar wanita tentu sering mengalami apa yang disebut dengan keputihan. Keputihan ini merupakan keluarnya cairan putih susu dari vagina wanita. Biasanya keputihan ini muncul di setiap bulan menjelang dan sesudah masa haid atau menstruasi.Secara alami, keputihan merupakan kondisi fisiologis yang selalu terjadi pada wanita.

Dalam hal ini, keluarnya cairan keputihan berguna untuk melembapkan vulva dan menjaga kesehatan daerah organ intim wanita. Normalnya, keputihan ini tidak menimbulkan bau yang mengganggu. Namun, tidak sedikit pula wanita yang mengalami keputihan dalam jumlah banyak dan timbul aroma yang tidak sedap.

Selain terjadi sebelum dan sesudah haid, keputihan juga dialami wanita di tengah masa kehamilan. Pada wanita hamil, keputihan menjadi salah satu tanda awal kehamilan yang sering terjadi. Tentu ini merupakan kondisi normal, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun biasanya sering terjadi perubahan keputihan pada masa kehamilan, jika dibandingkan saat kondisi tidak hamil.

Dengan begitu, penting untuk mengetahui hal apa yang menjadi penyebab keputihan saat hamil mengalami perubahan. Lalu seperti apa gejala keputihan yang dianggap tidak normal. Dengan mengetahui beberapa hal ini, tentu akan memudahkan Anda mengenali setiap perubahan yang terjadi selama kehamilan.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut kami merangkum penyebab keputihan saat hamil, berbagai gejala, dan cara mengatasinya, perlu Anda ketahui.

Keputihan Saat Hamil

tidak wajar

© boldsky.com

Sebelum mengetahui penyebab keputihan saat hamil, perlu diketahui terlebih dahulu mengenai kondisi keputihan yang terjadi selama kehamilan. Selama masa kehamilan, keputihan merupakan suatu hal yang normal terjadi. Keputihan yang sehat adalah keputihan yang memiliki tekstur encer dan bening atau putih, serta memiliki bau ringan.

Volume keputihan meningkat selama kehamilan untuk mengurangi risiko infeksi vagina dan rahim. Keputihan paling banyak terjadi pada minggu-minggu terakhir kehamilan. Bahkan keputihan ini mungkin akan mengalami perubahan bentuk seperti lendir dan berwarna merah muda.

Keputihan yang berupa lendir ini mempunyai konsistensi seperti jeli. Jika muncul gejala ini biasanya menunjukkan bahwa tubuh sedang mempersiapkan diri untuk proses persalinan.

Penyebab Keputihan Saat Hamil Mengalami Perubahan

Setelah mengetahui kondisi umum, berikutnya penting untuk mengetahui penyebab keputihan saat hamil yang sering mengalami perubahan. Perlu dipahami, bahwa keputihan akan mengalir dan surut selama siklus menstruasi pada wanita.

Hal ini terjadi karena kadar hormon dalam tubuh yang naik dan turun setiap waktu. Saat wanita hamil, hormon ini juga bertanggung jawab atas perubahan keputihan yang terjadi.

Selain itu, penyebab keputihan saat hamil yang mengalami perubahan juga dipengaruhi oleh kondisi serviks selama kehamilan. Saat serviks dan dinding vagina melunak, tubuh memproduksi cairan berlebih untuk membantu mencegah infeksi.

Kepala bayi Anda mungkin juga menekan leher rahim saat Anda mendekati akhir kehamilan Anda, yang sering menyebabkan peningkatan keputihan.

Keputihan yang Tidak Normal

keputihan

©2020 Merdeka.com

Setelah mengetahui penyebab keputihan saat hamil yang kerap mengalami perubahan, berikutnya terdapat beberapa tanda yang menunjukkan keputihan tidak normal. Penting untuk segera memberi tahu dokter saat Anda mengalami perubahan keputihan yang tidak lazim. Berikut adalah beberapa tanda keputihan yang tidak normal :

  • Berwarna kuning, hijau, atau abu-abu
  • Mempunyai bau yang cukup kuat atau bahkan berbau busuk
  • Disertai dengan kemerahan, rasa gatal, atau pembengkakan pada vulva
  • Keputihan yang tidak normal mungkin merupakan tanda infeksi. Infeksi jamur sering terjadi selama kehamilan. Jika Anda mengalami infeksi jamur selama kehamilan, dokter Anda mungkin merekomendasikan krim vagina atau supositoria. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari infeksi jamur:

  • Kenakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat
  • Memakai pakaian dalam katun
  • Keringkan alat kelamin Anda setelah mandi, berenang, atau berolahraga
  • Tambahkan yogurt dan makanan fermentasi lainnya ke dalam diet Anda untuk meningkatkan bakteri sehat
  • Selain bisa menjadi gejala adanya infeksi jamur, keputihan yang tidak normal juga bisa menandakan komplikasi pada kehamilan. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami keputihan yang memiliki debit merah terang melebihi satu ons. Ini bisa menjadi tanda plasenta previa atau solusio plasenta.

    Cara Mengatasi Keputihan Saat hamil

    Setelah mengetahui penyebab keputihan saat hamil, terakhir terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan saat mengalami keputihan selama masa kehamilan. Seperti yang telah dijelaskan, bahwa peningkatan volume keputihan yang berbau ringan selama kehamilan adalah normal, tetapi warna dan bau yang tidak biasa sering mengindikasikan infeksi.

    Untuk menghindari kondisi keputihan yang buruk, setiap wanita perlu memperhatikan kebersihan dan kesehatan vagina dengan baik. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi keputihan selama kehamilan :

  • Hindari penggunaan tampon.
  • Pilih produk perawatan pribadi dan barang-barang kebersihan kewanitaan tanpa pewangi, termasuk kertas toilet dan sabun tanpa pewangi.
  • Gunakan panty liner untuk menyerap kelebihan cairan.
  • Menyeka daerah genital dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau besar.
  • Mengeringkan alat kelamin secara menyeluruh setelah mandi atau berenang.
  • Mengenakan pakaian dalam yang terbuat dari kain yang menyerap keringat.
  • Hindari pemakaian celana jeans ketat dan pantyhose nilon yang dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Makan makanan yang sehat dan hindari terlalu banyak gula, yang dapat mendorong infeksi jamur.
  • Mencoba makanan dan suplemen probiotik yang aman dikonsumsi selama kehamilan. Hal ini dapat membantu mencegah ketidakseimbangan bakteri di vagina.
  • (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP