Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mozaik adalah Karya Seni Dua Dimensi, Ketahui Fungsi dan Cara Membuatnya

Mozaik adalah Karya Seni Dua Dimensi, Ketahui Fungsi dan Cara Membuatnya Taman Mozaik. ©2020 Merdeka.com/Instagram @eventsuroboyo

Merdeka.com - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari seni, terutama seni rupa. Cabang seni yang dapat dinikmati secara visual oleh mata ini, terbagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah mozaik. Adapun bentuk dari jenis seni rupa ini merupakan karya dua dimensi berupa kepingan atau bahan yang ditempel pada bidang datar.

Secara umum, mozaik merupakan karya seni rupa dua dimensi atau tiga dimensi yang menggunakan media beragam jenis material. Biasanya, mozaik dibuat dari kepingan-kepingan yang sengaja dipotong sesuai keinginan. Nantinya, potongan-potongan tersebut akan disusun dengan cara disusun di bidang yang datar menggunakan perekat.

Seiring berjalannya waktu, seni mozaik semakin diminati oleh semua kalangan. Bahkan, beberapa lembaga pendidikan formal telah menggunakan jenis seni rupa ini untuk melatih kemampuan para peserta didik. Selain dapat meningkatkan kreativitas, mozaik juga memiliki beragam fungsi yang baik untuk pembentukan karakter anak.

Lantas, apa saja fungsi mozaik dan bagaimana cara membuatnya? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari laman Cek Bagus berikut:

Mengenal Bahan Dasar Mozaik

taman mozaik

©2020 Merdeka.com/Instagram @info_surabaya

Sama seperti jenis seni rupa lainnya, sebelum membuat seni mozaik, Anda harus menentukan sebuah ide atau gagasan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut. Meski demikian, mozaik memiliki perbedaan cukup mendasar dengan jenis seni rupa lainnya, terutama bahan atau media yang digunakan.

Seni mozaik membutuhkan bahan-bahan berupa lembaran atau bersifat kepingan. Adapun beberapa bahan atau media yang biasa digunakan adalah daun, kertas, kepingan kaca, pecahan keramik, bijian, dan masih banyak lagi. Beberapa kepingan bahan material tersebut akan digabung dan membentuk suatu pola atau sebuah gambar yang indah.

Di samping itu, mozaik sendiri hingga kini masih banyak digunakan pada seni arsitektur bangsa Romawi. Tentunya, hal ini tidak lepas dari sejarahnya, yang mana sejak dahulu Romawi terkenal sekali dengan karya-karya mozaiknya.

Cara Membuat Seni Mozaik

karya judy castelli

©Judy Castelli

Setelah mengenal beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat mozaik, kini Anda sudah bisa mencobanya sendiri di rumah. Adapun langkah-langkah pembuatan mozaik ialah seperti berikut:

Alat dan bahan-bahan

• Lem• Pensil• Kertas• Kepingan kaca• Kepingan keramik• Cangkang telur• Bebatuan• Kancing baju• Daun

Cara membuatnya:

1. Langkah pertama, bentuk pola pada kertas sesuai dengan tema yang diinginkan.

2. Setelah itu, tempelkan beberapa bahan tersebut menggunakan lem sesuai pola yang sebelumnya sudah Anda bentuk.

3. Jika semua pola sudah tertutupi, langkah berikutnya yaitu menjemur kertas tersebut hingga kering.

Fungsi Mozaik

Mozaik merupakan salah satu jenis karya seni yang mengandung kreativitas tinggi. Hal ini karena karya mozaik mengandung beberapa unsur di dalamnya seperti seni tempel, gambar, dan lainnya. Oleh kerena itu, jenis seni rupa satu ini sangat cocok digunakan untuk mengembangkan potensi serta meningkatkan kreativitas anak yang masih usia dini.

Salah satu fungsi mozaik bagi anak usia dini ialah mampu mengembangkan kemampuan daya pikir, fisik, rasa cinta keindahan, dan kreativitas. Selain fungsi edukatif, ada beberapa fungsi mozaik lainnya, di antaranya sebagai berikut:

Fungsi Sosial

Mozaik merupakan salah satu jenis seni rupa yang mampu meningkatkan kepekaan di lingkungan sekitar. Dengan kata lain, melalui media ini, dapat membantu anak untuk belajar menyelesaikan beragam persoalan sosial. Selain itu, melalui seni mozaik, dapat meningkatkan nalar berpikir anak-anak untuk senantiasa mencintai lingkungan sekitar.

Fungsi Psikologis

Selain memiliki fungsi sosial, membuat mozaik juga dapat dijadikan fungsi terapeutik untuk sarana sublimasi dan releksasi. Melalui media ini, mampu memberi ruang untuk anak-anak agar bisa berekspresi serta menyalurkan beragam permasalahan yang pernah dialami anak.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP