Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Geopark Meratus disebut menyimpan banyak keajaiban alam.

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Pegunungan Meratus merupakan kawasan perbukitan yang membujur di bagian selatan Provinsi Kalimantan Selatan. Sisi selatan perbukitan itu merupakan Kawasan Geopark Meratus yang memiliki panjang rute sekitar 67,44 km dan terdapat 14 situs di dalamnya.

Situs di kawasan geopark itu cukup beragam mulai dari ladang pertanian, petilasan sejarah dan religi, desa wisata, hingga situs alam. Situs alam di geopark itu juga beragam, dari hutan hujan sampai mata air panas yang berada di kawasan tersebut.

Lalu apa saja hal menarik yang dapat dijumpai di situs tersebut? Berikut selengkapnya:

Situs pertama yang bisa dikunjungi wisatawan adalah Rumah Konservasi Anggrek. Lokasinya hanya sekitar 40 meter dari pusat informasi Geopark.

Taman seluas 1,5 hektare ini memiliki beberapa tempat yang bisa dikunjungi seperti rumah persemaian, rumah aklimatisasi, rumah perawatan, dan rumah display tanaman.

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Rumah konservasi ini punya 110 jenis anggrek, terdiri dari 58 jenis anggrek spesies asli dan 52 jenis anggrek yang berasal dari luar wilayah geopark tersebut.

Situs kedua yang kita kunjungi kali ini adalah Batu Kulit Ular. Lokasi situs ini berada di Desa Mandiangin, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Lokasinya dapat ditempuh dari Pusat Informasi Geopark sejauh 6 kilometer menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

Mengutip Liputan6.com, lokasi situs ini berada pada ketinggian sekitar 400-600 meter di atas permukaan laut.

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Situs Batu Kulit Ular tersusun atas batuan sepertinit yang merupakan bagian dari Kelompok Batuan Ultrabasa yang berumur 180-152 juta tahun yang lalu.

Situs ketiga adalah tempat penambangan Tradisional Intan Cempaka.

Lokasi yang berada di dataran rendah dengan ketinggian sekitar 10 meter di atas permukaan laut itu terususun atas endapan alluvial seperti batu pasir, kerikil, lanau, lempung, lumpur, serta pembawa intan dan emas yang merupakan bagian Kelompok Aluvium berasal dari endapan Sungai Martapura Purba.

Proses penambangan di kawasan ini telah dilakukan sejak tahun 600 Masehi sampai saat ini, di mana pada 26 Agustus 1975 ditemukan intan dengan berat mencapai 166,7 karat dan diberi nama Intan Trisakti oleh Presiden RI pertama, Ir. Soekarno.

Pada tahun 1998 ditemukan juga intan dengan berat mencapai 200 karat yang diberi nama Putri Malu.

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Situs berikutnya adalah mata air panas non vulkanik yang ditemui di daerah Tanuhi, Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

(Foto: meratusgeopark.org)

Mengutip ANTARA, fenomena mata air panas di kawasan tersebut terbentuk oleh proses peluruhan radioaktif seperti uranium, thorium, dan potassium yang bercampur sehingga menghasilkan sumber air panas.

Umumnya sistem ini ditemukan pada batuan plutonik (intrusi batuan granit) yang ditemukan pada batuan granit dari kelompok Granit Batanglai atau Belawayan yang berumur kapur awal, atau 95-135 juta tahun.

Menjelajahi Kekayaan Alam di Geopark Meratus, dari Hutan Hujan hingga Mata Air Panas Non Vulkanik

Di luar beberapa situs yang disebutkan di atas, masih banyak situs-situs alam yang bisa dijumpai di kawasan Geopark Meratus. Apalagi geopark itu disebut banyak menyimpan keajaiban alam.

Sejarah Terbentuknya Geopark Dieng, Terdiri dari Tiga Episode Letusan
Sejarah Terbentuknya Geopark Dieng, Terdiri dari Tiga Episode Letusan

Keanekaragaman geologi Dieng dibentuk oleh sebuah proses alam yang cukup lama.

Baca Selengkapnya
Misteri Hutan Awan, Tempat Mirip Dongeng yang Nyata dan Punya Hewan-Hewan Menakjubkan
Misteri Hutan Awan, Tempat Mirip Dongeng yang Nyata dan Punya Hewan-Hewan Menakjubkan

Hutan awan, atau hutan air, merupakan bagian nyata ekosistem bumi. hutan ini menarik ilmuwan dan peminat alam karena karena keanekaragaman hayati uniknya.

Baca Selengkapnya
Air Terjun Doyam Gerigu, Wisata Alam di Desa Sumentai yang Memesona
Air Terjun Doyam Gerigu, Wisata Alam di Desa Sumentai yang Memesona

Doyam Gerigu, salah satu wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Paser.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Penjelasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Penyebab 'Lautan' Pasir Gunung Bromo
Penjelasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Penyebab 'Lautan' Pasir Gunung Bromo

Pengunjung diimbau selalu waspada dan berhati-hati terutama saat terjadi hujan deras karena lautan pasir biasa terbawa saat hujan turun.

Baca Selengkapnya
Resmi Jadi Geopark Nasional, Ini Deretan Fakta Taman Nasional Ujung Kulon
Resmi Jadi Geopark Nasional, Ini Deretan Fakta Taman Nasional Ujung Kulon

Pada 10 November lalu Taman Nasional Ujung Kulon di Banten ditetapkan sebagai Geopark Nasional

Baca Selengkapnya
Menjelajah Desa Wisata Pronojiwo di Lumajang, Surga Wisata Berlatar Gunung Semeru
Menjelajah Desa Wisata Pronojiwo di Lumajang, Surga Wisata Berlatar Gunung Semeru

Konon desa ini diklaim sebagai "serpihan Surga" di Kabupaten Lumajang

Baca Selengkapnya
Berpetualang Menuju Air Terjun Grenjengan Kembar, Surga Tersembunyi di Lereng Gunung Merbabu
Berpetualang Menuju Air Terjun Grenjengan Kembar, Surga Tersembunyi di Lereng Gunung Merbabu

Waktu terbaik mengunjungi air terjun ini adalah saat musim hujan

Baca Selengkapnya
Potret Indah Curug Cikanteh Sukabumi, Tiga Tingkat Air Terjun Besar yang Tersembunyi di Antara Pepohonan
Potret Indah Curug Cikanteh Sukabumi, Tiga Tingkat Air Terjun Besar yang Tersembunyi di Antara Pepohonan

Curug Cikanteh jadi tempat yang tak boleh dilewati saat berwisata di Geopark Ciletuh

Baca Selengkapnya
7 Wisata Magetan yang Indah dan Menakjubkan, Wajib Dikunjungi
7 Wisata Magetan yang Indah dan Menakjubkan, Wajib Dikunjungi

Selain keelokan alamnya, Kabupaten Magetan juga kaya akan nilai budaya dan sejarah.

Baca Selengkapnya