Mengenal Intermittent Fasting, Metode Diet yang Ampuh Turunkan Berat Badan
Merdeka.com - Intermittent fasting atau yang lebih dikenal dengan diet puasa menjadi salah satu tren kesehatan dan kebugaran terpopuler di dunia. Tak hanya untuk menurunkan berat badan, intermitten fasting juga dianggap mampu meningkatkan kesehatan tubuh dan dianggap dapat memperpanjang umur.
Melansir dari Healthline, intermittent fasting adalah pola makan yang menetapkan periode waktu untuk makan dan puasa. Dengan kata lain, istilah ini digunakan untuk mengatur atau pembatasan jam makan.
Banyaknya manfaat intermittent fasting, tidak sedikit orang yang mencoba melakukan metode ini. Selain mudah dilakukan, banyak orang merasa lebih baik dan memiliki lebih banyak energi selama melakukan intermitten fasting.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dan meningkatkan metabolisme tubuh, tidak ada salahnya mulai menggunakan metode ini. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan intermittent fasting dan bagaimana cara melakukannya?
Simak ulasannya yang dilansir dari Healthline:
Mengenal Intermittent Fasting

©Shutterstock
Intermittent fasting diklaim sebagian kalangan sebagai diet paling sehat dan efektif dalam menurunkan berat badan. Intermitten fasting tidak hanya membantu membuat badan tetap ideal, namun juga bisa menguatkan metabolisme tubuh, mencegah penyakit jantung, dan menurunkan risiko diabetes.
Sebuah penelitian yang dilakukan Salk Institute dan University of California San Diego School of Medicine pada 19 partisipan menyatakan metode diet ini sangat efektif dan aman. Selain itu, para partisipan juga mengungkapkan bahwa metode ini juga dapat membuat tidur lebih berkualitas dan tekanan darah menjadi stabil.
Cara Melakukan Intermittent Fasting

iStock
Saat ini, banyak orang ingin menurunkan berat badan dengan menggunakan intermitten fasting. Adapun cara melakukan intermittent fasting yang aman dan efektif, di antaranya sebagai berikut:
Puasa 16 Jam Sehari
Cara melakukan intermittent fasting yang pertama, yaitu puasa selama 16 jam sehari. Berpuasa selama 16 jam sehari dengan waktu makan 8 jam atau biasa disebut dengan metode 16:8. Selama diet, wanita bisa berpuasa selama 14 jam setiap hari, sedangkan pria berpuasa selama 16 jam.
Umumnya, orang yang menggunakan metode ini akan menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam. Selain itu, juga akan melewatkan sarapan pada hari berikutnya dan hanya akan makan saat siang hari.
Puasa 14 Jam Sehari
Metode intermittent fasting selanjutnya, yaitu puasa selama 14 jam sehari. Biasanya, cara ini dilakukan oleh para pemula yang ingin melakukan intermitten fasting. Puasa selama 10-16 jam dapat membuat tubuh mengubah cadangan lemaknya menjadi energi dan melepaskan keton ke dalam aliran darah.
Bagi Anda para pemula yang ingin melakukan intermitten fasting, metode intermitten fasting satu ini dianggap lebih mudah. Selain itu, jika hal ini dilakukan secara teratur mampu mendorong penurunan berat badan secara efektif.
Puasa Dua Hari dalam Seminggu

© sheknows.com
Metode puasa dua hari dalam seminggu atau diet 5:2, menyediakan lima hari dalam seminggu untuk makan normal seperti biasa. Sisanya, Anda harus berpuasa dan membatasi 500-600 kalori saja untuk dikonsumsi selama dua hari itu.
Saat menjalani metode ini, disarankan bagi perempuan hanya mengonsumsi 500 kalori dan bagi laki-laki sekitar 600 kalori. Untuk menjalani ini, direkomendasikan untuk berpuasa pada Senin dan Kamis dan dapat makan secara normal selama lima hari itu.
Puasa Selang-seling
Puasa selang-seling atau dalam Islam disebut dengan puasa Daud, dianggap efektif untuk menurunkan berat badan. Metode ini menyatakan bahwa seseorang hanya diperbolehkan makan sebanyak 25 persen dari konsumsi normal kalori hariannya. Meski begitu, ada juga yang menyatakan bahwa membolehkan 500 kalori saja per harinya.
Eat-Stop-Eat
Metode intermittent fasting lainnya yaitu, Eat-Stop-Eat atau berpuasa selama 24 jam seharian. Meski begitu, diet ini juga tidak mengharuskan Anda berpuasa total tidak makan selama 24 jam. Hanya saja, Anda dilarang mengonsumsi makanan berat dan masih diperbolehkan minum air, kopi, atau makanan ringan lainnya.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya