Mengenal Fungsi Hardisk Eksternal, Lengkap Beserta Cara Kerjanya
Merdeka.com - Bagi pengguna laptop, komputer, atau PC tentu sudah tidak asing dengan hardisk. Hardisk sendiri merupakan perangkat yang digunakan untuk menyimpan data pada laptop atau PC.
Saat ini, ada dua jenis hardisk yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu hardisk internal dan hardisk eksternal. Hardisk internal adalah perangkat yang sudah tertanam di dalam laptop atau PC. Sementara itu, hardisk eksternal merupakan perangkat tambahan yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan saat hardisk internal sudah penuh.
Adapun fungsi hardisk eksternal hampir sama dengan hardisk internal, yaitu untuk menyimpan data. Bedanya, hardisk eksternal berbentuk portable sehingga mudah dibawa ke mana-mana. Berikut beberapa fungsi hardisk eksternal dan cara kerjanya yang dilansir dari Osf.io:
Mengenal Hardisk Eksternal

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037
Hardisk adalah media penyimpanan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Sederhananya, hardisk eksternal merupakan alat penyimpanan portable yang berkapasitas besar, yang dapat digunakan kapan saja dengan mencolokkan kabel USB ke laptop, komputer, atau PC.
Hardisk eksternal sendiri merupakan perangkat tambahan dan bukan menjadi perangkat utama. Artinya, tanpa perangkat ini komputer tetap akan dapat berjalan dengan normal. Pasalnya, hardisk eksternal hanya berfungsi sebagai media tambahan.
Fungsi Hardisk Eksternal

©2021 Pixabay
Hardisk eksternal portabel sangat mudah digunakan dan menyediakan penyimpanan dengan jumlah besar. Selain itu, pengguna juga dapat menyimpan perangkat di tempat yang disukai dan bisa dibawa kemana pun pergi. Adapun fungsi hardisk eksternal di antaranya sebagai berikut:
Penyimpanan Data
Salah satu fungsi hardisk eksternal yang paling utama adalah untuk menyimpan data. Tidak hanya untuk menyimpan dokumen, tetapi juga gambar, musik, dan video.
Saat komputer sudah terlalu banyak menyimpan data atau file, dapat memengaruhi kinerja komputer menjadi sangat lambat. Maka dari itu, dibutuhkan hardsik ekseternal untuk menekan risiko kerusakan pada komputer.
Menyimpan Data dari Software
Fungsi hardisk eksternal selanjutnya, yaitu menyimpan data dari software. Agar aplikasi dapat diinstall pada komputer, diperlukan kapasitas hardisk yang memadai untuk aplikasi tersebut.
Apabila hardisk yang digunakan sudah penuh, akan berpengaruh terhadap kinerja aplikasi dan komputer. Maka dari itu, diperlukan hardisk eksternal yang berperan sebagai tempat penyimpanan tambahan dengan kapasitas besar.
Sebagai Back-up Data
Fungsi hardisk eksternal juga sebagai back-up data. Dengan kapasitas yang besar pada hardisk eksternal, pengguna dapat menyimpan berbagai jenis data di sana. Selain itu, pengguna juga bisa mengamankan data-data penting di komputer agar tidak hilang.
Cara Kerja Hardisk Eksternal
Dalam hardisk, terdapat komponen yang bernama platter yang terdiri dari material magnetik. Di mana dalam material magnetik tersebut, masih terbagi menjadi miliaran area yang sangat kecil. Setiap area tersebut dapat diberikan gaya magnet atau tidak diberikan gaya magnet.
Saat pengguna menyimpan data pada hardisk, data tersebut tidak langsung tertulis berhamburan begitu saja di platter. Tetapi, data tersebut akan disimpan dengan sangat rapi pada pola platter. Selain itu, bit data juga tersusun secara konsentris dan melingkar yang kemudian disebut sebagai track.
Di samping itu, hardisk juga memiliki sistem yang dapat menyimpan peta mengenai informasi dari seluruh sektor. Peta ini untuk mengetahui sektor mana yang telah digunakan dan yang masih kosong. Setelah itu, sistem tersebut akan menginstruksikan read/write head untuk berpindah melintasi platter dan akan menyimpan di sana.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya