Luweng di Wonogiri Hilang Selama Puluhan Tahun, Ternyata Ini Penyebabnya

Rabu, 17 Februari 2021 09:00 Reporter : Shani Rasyid
Luweng di Wonogiri Hilang Selama Puluhan Tahun, Ternyata Ini Penyebabnya Goa Jomblang. ©2014 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Saat musim hujan tiba, daerah di perbukitan kapur rawan terjadi banjir. Permukaan tanah yang tersusun dari lapisan kapur membuat air sulit meresap. Akhirnya air akan menggenang di permukaan dalam jangka waktu yang lama.

Biasanya di kawasan pegunungan kapur terdapat luweng. Luweng merupakan lubang resapan air yang terbentuk secara alami. Dengan adanya luweng, air hujan akan langsung masuk ke dalamnya dan jatuh ke dalam perut bumi. Tetapi karena ketidaktahuan masyarakat, terkadang luweng berubah fungsi menjadi tempat sampah. Bila hal ini terus dibiarkan, keberadaan luweng-luweng itu terancam hilang.

Di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, sebuah luweng diperkirakan telah hilang sejak puluhan tahun lalu. Hal itulah yang diungkapkan langsung oleh Kepala Desa Joho, Pracimantoro, Wonogiri, Samwari.

“Para sesepuh bilang kalau di lokasi yang kami keruk itu dulunya ada luweng. Karena saat ini sudah tertutup, maka dilakukan pengerukan. Nanti kalau hujan turun, airnya bisa masuk ke dalam luweng itu,” ungkap Samrawi mengutip dari Liputan6.com pada Senin (15/2). Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Kesulitan Mencari Luweng...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Banjir
  6. Wonogiri
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini