Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut

Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut

Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut

Setiap tahun, mereka bisa menghasilkan omzet mencapai Rp66 juta.

Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut

Sore itu hutan Alas Roban di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, baru saja diguyur hujan gerimis. Tak berselang lama, sekelompok peternak lebah madu tiba. Mereka tampak riang.

Hari itu adalah waktu panen madu yang dihasilkan oleh Lebah Apis Cerana. Jenis lebah ini biasanya tinggal di kawasan hutan hujan tropis. Salah satu lokasi di Pulau Jawa yang menjadi habitat Lebah Apis Cerana adalah Hutan Alas Roban.

Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut
Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut

Keberadaan Lebah Apis Cerana di Alas Roban dimanfaatkan warga setempat untuk memanen madunya. Biasanya kotak-kotak sarang lebah tergantung pada pohon-pohon karet yang berada di hutan itu.

Casman, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Alam Roban yang berada di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengatakan bahwa panen madu liar biasanya dilakukan tiga kali dalam setahun. “Jika cuaca sedang cerah, panen madu selama 1 tahun bisa dilakukan sebanyak 3 kali. Tapi kalau curah hujan tinggi, biasanya produksi agak menurun,” kata Casman dikutip dari Liputan6.com pada Senin (21/8).

Casman mengatakan, proses penyaringan madu di kelompoknya masih terbilang sederhana, terlebih sarang madu di sana terbentuk secara alami. Pertama-tama, sarang lebah diambil dan disaring isinya, kemudian sarang diekstrak kembali sehingga diperoleh madu berkualitas tinggi. Rasa madu yang dihasilkan sudah cukup manis tanpa tambahan gula.

Casman mengatakan bahwa perjalanan KTH Alam Roban dalam beternak madu liar sempat mengalami pasang surut. Namun dari keterpurukan, Casman dan kawan-kawan tidak patah semangat untuk terus memanfaatkan sumber daya yang mereka miliki.

Kisah Kelompok Tani di Batang Budidaya Madu Liar, Sempat Alami Pasang Surut

“Awal berdiri kelompok ini di tahun 2013, omzet yang kami peroleh dalam sekali panen terbilang cukup minim. Jumlahnya tak lebih dari Rp5-6 juta. Jadi tak sedikit petani-petani di sini yang menjadikan pekerjaan ini sebagai sampingan serta mengalami penurunan jumlah anggota dari 23 orang menjadi 15 orang,” ujar Casman dikutip dari Liputan6.com.

Sejak tahun 2021, KTH Alam Roban mendapatkan pendampingan dari PT Askrindo. Sejak saat itu, produktivitas KTH Alam Roban terus meningkat. Saat ini, omzet penjualan madu setiap anggota KTH Alam Roban sudah mencapai Rp22 juta. Jika tiap tahun terdapat 3 kali masa panen, maka omzet penjualan madu per tahun mencapai Rp66 juta. Hingga kini, madu liar dengan merek “Madu Mak Lebah” eksis mengikuti pameran. KTH Alam Roban optimistis bisa terus maju dan berkembang secara mandiri agar produk mereka bisa tersebar dan dikenal pada tingkat nasional maupun internasional.

Ditegur Pengurus karena Merokok Saat Puasa, Santri Bakar Pesantren di Sumedang

Ditegur Pengurus karena Merokok Saat Puasa, Santri Bakar Pesantren di Sumedang

Aksi pelaku itu diduga disebabkan emosi dan tidak terima ditegur pengurus pesantren karena merokok saat jam puasa.

Baca Selengkapnya
Raih Omzet Rp60 Juta per Bulan, Intip Kisah Sukses Petani Jambu Kristal di Kabupaten Kampar Riau

Raih Omzet Rp60 Juta per Bulan, Intip Kisah Sukses Petani Jambu Kristal di Kabupaten Kampar Riau

Ia pun mengajak anak-anak muda Indonesia untuk terjun di dunia pertanian karena hasilnya cukup menjanjikan.

Baca Selengkapnya
Kisah Pengusaha Percetakan di Jember Raup Omzet Rp400 Juta per Bulan, Rekrut Puluhan Tetangga jadi Karyawan Dadakan

Kisah Pengusaha Percetakan di Jember Raup Omzet Rp400 Juta per Bulan, Rekrut Puluhan Tetangga jadi Karyawan Dadakan

Ia kebanjiran pesanan berbagai alat peraga kampanye untuk Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Karyawan Bobol Gudang Sembako Milik Bosnya, Mentega Senilai Rp200 Juta Raib Dicuri

Karyawan Bobol Gudang Sembako Milik Bosnya, Mentega Senilai Rp200 Juta Raib Dicuri

Ada ratusan dus mentega yang berhasil digasak dengan nilai kerugian mencapai Rp 200 juta

Baca Selengkapnya
Selundupkan Kendaraan Curian dari Gudang TNI ke Timor Leste, Pelaku Raup Untung Rp4 Miliar Per Tahun

Selundupkan Kendaraan Curian dari Gudang TNI ke Timor Leste, Pelaku Raup Untung Rp4 Miliar Per Tahun

Besaran keuntungan dari pelaku pertahunnya bisa mencapai angka Rp 3 Miliar sampai 4 Miliar

Baca Selengkapnya
Banyak Sedekah Jadi Kunci Sukses Adibayu Bisnis Kentang, Kantongi Omzet Rp2,5 Miliar

Banyak Sedekah Jadi Kunci Sukses Adibayu Bisnis Kentang, Kantongi Omzet Rp2,5 Miliar

Memperluas jejaring dan perbanyak sedekah menjadi kunci yang Adibayu yakini menjadi perantara kesuksesannya saat ini.

Baca Selengkapnya
Pria ini Kena Tipu Ratusan Juta Malah Tambah Sukses, Padahal Cuma Jualan Bawang Goreng

Pria ini Kena Tipu Ratusan Juta Malah Tambah Sukses, Padahal Cuma Jualan Bawang Goreng

Sempat ditipu hingga ratusan juta, pengusaha bawang goreng satu ini justru makin sukses dengan penghasilan mencapai ratusan juta.

Baca Selengkapnya
Dulu Jualan di Kaki Lima, Kini Eks Pegawai BUMN Ini Sukses Punya Pabrik Kerupuk Kulit, Omzet Rp700 Juta Perbulan

Dulu Jualan di Kaki Lima, Kini Eks Pegawai BUMN Ini Sukses Punya Pabrik Kerupuk Kulit, Omzet Rp700 Juta Perbulan

Kisah pengusaha kerupuk kulit yang memulai bisnis dengan berjualan di pinggir jalan hingga dapat omzet ratusan juta.

Baca Selengkapnya
Kisah Pemuda Asal Bali Jual Tanaman Liar Senilai Rp10 Juta, Cuan Besar Bikin Ketagihan

Kisah Pemuda Asal Bali Jual Tanaman Liar Senilai Rp10 Juta, Cuan Besar Bikin Ketagihan

Sejak mengerti peluang bisnisnya, pemuda ini membudidayakan tanaman simbar.

Baca Selengkapnya