Kilas Balik Kondisi Jogja Luluh Lantak Saat Gempa 2006, Banyak Bangunan Hancur Rata dengan Tanah

Di sepanjang jalan, banyak bangunan luluh lantak. Bahkan bangunan bertingkat pun banyak yang hancur.

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Kilas Balik Kondisi Jogja Luluh Lantak Saat Gempa 2006, Banyak Bangunan Hancur Rata dengan Tanah
Kilas Balik Kondisi Jogja Luluh Lantak Saat Gempa 2006, Banyak Bangunan Hancur Rata dengan Tanah (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Delapan belas tahun yang lalu, Jogja luluh lantak akibat gempa berkekuatan 5,9 skala richter yang berlangsung selama 57 detik. Gempa itu membuat banyak rumah rata dengan tanah dan ribuan orang meregang nyawa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di sepanjang jalan, banyak bangunan luluh lantak. Bahkan bangunan bertingkat pun banyak yang hancur. Kepanikan terjadi di mana-mana. Kepanikan itu terlihat dalam beberapa video dari kanal YouTube.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemilik kanal YouTube Kusnan Alus membagikan video suasana Desa Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul lima menit setelah gempa.

Terlihat dalam video itu banyak rumah hancur. Perekam video bertanya tentang nasib tetangganya. Banyak warga yang mengalami luka dan langsung dibawa ke tanah lapang.

Mereka dievakuasi dengan peralatan seadanya. Ada yang digotong dengan tandu, ada yang dibawa pakai becak, mesin pembajak sawah, dan tak sedikit yang digotong beramai-ramai.

Di tengah luka yang ia derita, seorang pria tua masih sanggup mengkoordinasi warganya untuk melakukan pendataan.

Sementara di tempat lainnya, tampak warga bersedih di depan jenazah saudaranya yang meninggal dunia. Berbagai bala bantuan evakuasi berdatangan kemudian. 

Dalam video lain yang dibagikan kanal YouTube Balar Jogja, tampak bangunan-bangunan tua juga ikut runtuh akibat gempa besar itu di antaranya Taman Sari, Pojok Benteng Kulon, sebuah gong di Kraton Yogyakarta, dan bagian-bagian lainnya.
Sri Suryati, Arkeolog BP3 DIY sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat atas kondisi yang terjadi. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bangunan cagar budaya lain juga rusak akibat gempa itu seperti Panggung Krapyak, bangunan tua Kotagede, serta bangunan Makam Raja-Raja Imogiri. Bangunan Candi Sojiwan yang saat itu tengah diekskavasi, hancur lebur sehingga ekskavasi harus dilakukan lagi dari awal.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam video lain yang diunggah pemilik kanal YouTube Kusnan Alus, setelah gempa itu banyak warga yang hanya bisa meratapi rumah mereka yang telah hancur. Ada warga yang berusaha mengais-ngais harta tersisa yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut kesaksian warga, saat gempa terjadi air keluar dari dalam tanah. Hal ini membuat tanah yang sebelumnya padat berubah menjadi lumpur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Baru pada siang hari bala bantuan berdatangan. Posko-posko tenda didirikan. Sementara warga tetap bertahan di luar rumah. Para warga yang rumahnya hancur langsung menempati posko tenda tersebut. 

Rekomendasi