Fungsi Obat Amoxicillin Serta Efek Samping yang Perlu Diketahui, Jangan Anggap Sepele

Rabu, 27 Mei 2020 11:10 Reporter : Ayu Isti Prabandari
Fungsi Obat Amoxicillin Serta Efek Samping yang Perlu Diketahui, Jangan Anggap Sepele Ilustrasi obat. shutterstock

Merdeka.com - Amoxicillin merupakan salah satu jenis obat yang banyak ditemui di pasaran. Tidak jarang, jenis obat yang satu ini diberikan kepada pasien yang sedang mengalami penyakit ringan. Mulai dari demam, radang tenggorokan, maupun penyakit akut lainnya. Bukan tanpa alasan, ternyata obat Amoxicillin ini mengandung bahan-bahan yang efektif untuk mengobati infeksi akibat bakteri.

Meskipun digunakan sebagai obat penyakit ringan, namun Amoxicillin ini termasuk golong jenis obat keras. Sehingga penggunaannya pun memerlukan resep dokter terlebih dahulu, dan tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan. Jika hal ini tidak diperhatikan dengan baik, bukan tidak mungkin akan menimbulkan berbagai efek samping yang bisa membahayakan bagi kesehatan.

Untuk itu, akan lebih baik setiap pasien mengetahui dan memahami secara jelas mengenai fungsi obat amoxicillin itu sendiri. Dengan begitu, pasien juga bisa mengetahui bagaimana obat Amoxicillin bekerja dalam menyembuhkan penyakit yang sedang diderita. Bukan hanya itu, efek samping dari konsumsi obat Amoxicillin juga perlu dipahami dengan baik.

Dilansir dari Liputan6.com, berikut kami telah merangkum fungsi obat Amoxicillin serta efek samping yang perlu Anda ketahui.

2 dari 5 halaman

Mengenal Tentang Obat Amoxicillin

011 febrianti diah kusumaningrum
shutterstock

Sebelum memahami fungsi obat Amoxicillin, akan lebih baik jika mengetahui obat Amoxicillin terlebih dahulu. Obat Amoxicillin merupakan obat antibiotik yang digunakan untuk membantu mengobati infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit dalam tubuh. Selain itu, Amoxicillin juga diracik dengan bahan-bahan yang bisa membantu mengurangi gejala tukak atau luka lambung maupun susu yang disebabkan oleh bakteri H. pylori.

Nama Amoxicillin merupakan nama generik yang diproduksi oleh banyak perusahaan farmasi. Biasanya obat Amoxicillin diproduksi dalam bentuk kaplet, kapsul, sirup kering, hingga injeksi. Karena digunakan untuk mengobati infeksi atau melawan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, maka obat Amoxicillin ini tidak bisa digunakan untuk mengobati penyakit akibat infeksi virus maupun jamur. Setidaknya, sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan kemampuan Amoxicillin untuk mengatasi penyakit akibat infeksi virus dan jamur.

3 dari 5 halaman

Fungsi Obat Amoxicillin

011 febrianti diah kusumaningrumshutterstock

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan obat Amoxicillin dan karakteristiknya, selanjutnya akan dijelaskan fungsi obat Amoxicillin untuk mengobati penyakit. Seperti diketahui, obat Amoxicillin berfungsi untuk meredakan gejala nyeri ringan hingga sedang khususnya yang berhubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dan dismenore primer. Selain itu, fungsi obat Amoxicillin juga berguna untuk mengurangi rasa nyeri akibat trauma, nyeri otot, juga nyeri pasca operasi.

Obat Amoxicillin akan bekerja menghambat pertumbuhan dinding sel bakteri sehingga dapat membunuh bakteri yang menginfeksi di dalam tubuh. Dalam penggunaannya, Amoxicillin bisa dikombinasikan dengan jenis obat lainnya untuk membantu mengatasi gejala penyakit yang diderita. Namun, konsumsi obat Amoxicillin perlu dilakukan dengan dosis yang tepat. Jika dikonsumsi sembarangan, maka bisa menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap obat sehingga mampu menurunkan efektivitas obat tersebut.

Obat Amoxicillin biasanya sering diberikan pada penderita penyakit abses gigi, infeksi saluran kemih, otitis media, sinusitis, infeksi pada mulut, faringitis/sakit tenggorokan, gonore, infeksi H.Pylori, tonsilitis, hingga infeksi saluran pernapasan, pneumonia.

4 dari 5 halaman

Aturan Penggunaan Obat Amoxicillin

011 febrianti diah kusumaningrumshutterstock

Setelah mengetahui fungsi obat amoxicillin dalam proses penyembuhan penyakit, selanjutnya perlu diketahui aturan penggunaan obat Amoxicillin secara tepat. Berikut beberapa aturan penggunaan obat Amoxicillin yang perlu diperhatikan:

  • Dewasa: 250-500 mg setiap 8 jam atau 500-875 mg setiap 12 jam.
  • Anak: berat badan kurang dari 40 kg dapat mengonsumsi 40-90 mg/kg dalam 2-3 dosis terbagi.
  • Amoxicillin bentuk injeksi: 500 mg setiap 8 jam secara Intramuskular atau Intravena.
  • Obat Amoxicillin dapat dikonsumsi maksimal 3 gram/hari.

Aturan konsumsi obat Amoxicillin tersebut harus digunakan dengan baik sesuai dengan dosis dan takaran masing-masing pasiennya. Jika tidak diperhatikan, maka bisa menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap obat dan penyakit pun sulit untuk disembuhkan. Untuk itu, agar fungsi obat Amoxicillin dapat bekerja secara efektif sebaiknya gunakan sesuai dosis dan aturan yang tepat.

5 dari 5 halaman

Efek Samping Obat Amoxicillin

002 destriyana©2015 Merdeka.com/shutterstock

Setelah mengetahui fungsi obat Amoxicillin beserta aturan penggunaannya yang tepat, selanjutnya perlu diketahui pula efek samping dari obat Amoxicillin yang terjadi pada tubuh. Seperti diketahui, bahwa konsumsi berbagai jenis obat kerap menimbulkan reaksi tertentu di dalam tubuh. Begitu pula dengan penggunaan obat Amoxicillin.

Konsumsi obat Amoxicillin dapat menimbulkan beberapa efek samping bagi pasiennya. Mulai dari mual, muntah, diare, ruam, pusing, hingga perubahan warna pada gigi. Sebagian gejala yang timbul dapat ditolerir, namun jika kondisi terus memburuk akan lebih baik untuk menghentikan penggunaan obat sesegera mungkin. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kondisi yang semakin parah hingga dapat mengganggu kesehatan.

Untuk itu, kembali lagi obat Amoxicillin tergolong sebagai obat keras sehingga penggunaannya tidak boleh sembarangan. Maka konsumsi obat jenis ini harus mendapatkan persetujuan dan petunjuk dari dokter terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko terjadinya efek samping yang parah setelah mengonsumsinya. [ayi]

Baca juga:
Penjelasan Lengkap Virus Corona Tak Bisa Dilawan dengan Antibiotik
Begini Cara Cegah Munculnya Penyakit Akibat Bakteri Tanpa Menggunakan Antibiotik
Resistensi Bakteri Bisa Sebabkan Penyakit Susah Disembuhkan Hingga Meninggal
Konsumsi Antibiotik Tak Terkendali Buat Indonesia Rentan Jadi Sumber Bakteri Resisten
Berbagai Penyalahgunaan Bakteri yang Kerap Dilakukan Ini Bisa Buat Bakteri Jadi Kebal
Waspadai Terjadinya Resistensi Antimikroba Akibat Gencarnya Konsumsi Antibiotik
Salah Gunakan Antibiotik Bisa Buat Bakteri Jadi Resisten Terhadap Obat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini